Minggu, Oktober 07, 2007

Scale up Pabrik Etanol

Pada hari minggu ini dilakukan pelatihan scale up tentang pabrik etanol skala 8000 liter perhari dengan sistem daur ulang. pak Dr.Ir. kaseno juga memberikan duplikat laporan penelitian RUT (Pengembangan proses daur ulang untuk limbah fermentasi berbahan baku molase dengan teknologi membrab) tentang boetanol dengan teknologi membran.
Limbah di treatment dengan ultra filtrasi. Limbah fermentasi yang berupa sludge setelah dibakar kaya akan kalium sehingga dapat digunakan sebagai pupuk.
Pad unit pabrik etanol peralatan harus ada molases storage untuk satu bulan kerja, air , unit seedling untuk membiakan bakteri sendiri sehingga lebih murah kemudian fermentor.
Limbah harus ditampung dan berjalan kontinyu. pada pengolah limbah dilengkapi dengan unit ultra filtrasi limbah yang masuk harus tidak boleh mengandung partikel lebih dari 50 mikron. hasil dari UF masuk ke tangki vinae yang akan dicampur dengan molase.
dalam incenerator (berlangsung 24 jam), abu diolah sesuai kemauan pasar umumnya dalam bentuk granule.
Etanol yang dihasilkan adalah kualitas BBM. Dengan destilasi 78 celsius masih tercampur berbagai hasil fermentasi. Jika digunakan untuk industri maka destilasi terdiri dari 4 kolom.
Pelatihan berlangsung sampai hari senin.
selamat berlatih semoga bermanfaat.

3 komentar:

Bambang79 mengatakan...

Kepada Lab. Bioindustri TIP - FTP-UNIBRAW.
Dh.
Kami juga bergerak dalam bidang Bioetanol mulai dari design , pembuatan alat dan Operasional.
Kami beberja sama dengan majalah Trubus untuk mengadakan pelatihan pembuatan Bioetanol skala rumahan 200 s/d 4000 Lt / hari , sejak bulan Juli 2007 dengan setiap bulan 2 x pelatihan yang diikuti oleh peserta seluruh Indonesia.
Saat ini akami masih punya stok alat distilasi kapasitas s/d 40 Lt / jam , sebanyak 10 Bh dan kapasitas 5 s/d 8 Lt/jam : 15 Bh.
Mungkin kita bisa sharing Teknologi yang berbasis kemampuan sendiri yang berorientasi pada Comunity development.
Untuk Pembuatan pabrik skala 200 lt hari bahan baku molases : 50 juta , sedangkan bahan baku Ubi kayu sekitar 70 jt sedangkan kapasitas 300 s/d 400 lt / hari hanya 135 Jt
Terima kasih
Bambang Purnomo

Anonim mengatakan...

Pak, bambang saya sangat tertarik dgn pembuatan etanol berbahan baku ubi kayu, saya berasal dari maluku dan lahan tidur disana sangat banyak saya ingin mengembangkan teknologi ini di daerah saya. saya kepingin tau lebih banyak mengenai mesin dari pabrik ini karena saya berencana melakukan investasi di daerah saya. ini alamat email saya : wan_hoky@yahoo.com. saya sangat berharap dpt dihubungi oleh bapak

Anonim mengatakan...

Pak, bambang saya sangat tertarik dgn pembuatan etanol berbahan baku ubi kayu, saya berasal dari maluku dan lahan tidur disana sangat banyak saya ingin mengembangkan teknologi ini di daerah saya. saya kepingin tau lebih banyak mengenai mesin dari pabrik ini karena saya berencana melakukan investasi di daerah saya. ini alamat email saya : wan_hoky@yahoo.com. saya sangat berharap dpt dihubungi oleh bapak