By Kelompok 1
Asperigillus niger sangat bermanfaat dalam dunia industri. Jamur ini sering dimanfaatkan untuk pembuatan asam sitrat. Asam sitrat merupakan salah satu asam organik yang banyak digunakan di dalam industri kembang gula, makanan dan minuman, disamping industri-industri lain seperti industri farmasi, kosmetik dan sebagainya.
Berdasarkan kajian Direktur Eksekutif Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI), dan Peneliti PPKKI Jember, kulit buah kakao dan kopi banyak mengandung hara mineral khususnya kalium dan nitrogen dalam jumlah yang cukup tinggi dan jika diolah dengan teknologi khusus bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak yang memiliki prospek bagus.
Produksi enzim telah dilakukan melalui media fermentasi terendam dengan menggunakan jamur Aspergillus niger di dalam medium fermentasi yang mengandung dedak gandum sebagai substrat. Enzim yang dihasilkan antara lain enzim xylanase dalam jumlah besar dengan sedikit enzim selulase. Aspergillus niger ATCC 6275 di kultivasikan dalam erlenmeyer yang berisi substrat dedak gandum dan larutan medium fermentasi yang mengandung garam-garam mineral dan sumber nitrogen pada fermentasi terendam.
Cara pembuatannya adalah campurkan air dengan gula pasir, urea, NPK dan campur dengan Asperigillus Niger kemudian diaerasi 24-36 jam, dan setiap beberapa jam buihnya dibuang. Larutan Asperigillus siap dipakai. Limbah kopi dicampur dengan larutan Asperigillus yang siap pakai lalu didiamkan selama 5 hari, maka jadilah limbah kopi terfermentasi. Kemudiaan limbah ini dikeringkan, setelah limbah tersebut kering giling sehingga menjadi tepung limbah kering yang siap menjadi makanan ternak.