<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097</id><updated>2012-01-27T14:21:47.064+07:00</updated><category term='wirausaha'/><category term='wedding'/><category term='proposal'/><category term='pohon'/><category term='industri'/><category term='pertumbuhan'/><category term='wisata'/><category term='kertas'/><category term='jus'/><category term='springerlink'/><category term='palembang'/><category term='singkong'/><category term='iblis'/><category term='haram'/><category term='kulinologi'/><category term='sorbat'/><category term='Kuliah'/><category term='DNA'/><category term='jaringan'/><category term='spiritual'/><category term='membaca'/><category term='neneng'/><category term='waste'/><category term='hahal bi halal'/><category term='syukur'/><category term='burung'/><category term='bakpia'/><category term='Probiotik'/><category term='bu sri'/><category term='kecap'/><category term='jamur'/><category term='tape'/><category term='anak'/><category term='nomor'/><category term='PKM'/><category term='sungkem'/><category term='ibadah'/><category term='shalat'/><category term='makruh'/><category term='tahun baru'/><category term='glukomanan'/><category term='kanker'/><category term='praktikum'/><category term='cerevisiae'/><category term='saccaromyces'/><category term='mahasiswa'/><category term='PST'/><category term='Fed-batch'/><category term='Profesor'/><category term='limbah'/><category term='organisme'/><category term='rapat'/><category term='pancasila'/><category term='iso'/><category term='laktat'/><category term='internasional'/><category term='pemulung'/><category term='penyuluhan'/><category term='maha penyantun'/><category term='kedelai'/><category term='skripsi'/><category term='sri'/><category term='selulosa'/><category term='pelatihan'/><category term='UGM'/><category term='Tugas Belajar'/><category term='sayang'/><category term='bioarang'/><category term='islam'/><category term='nata'/><category term='jurnal'/><category term='sabar'/><category term='enzim'/><category term='demam berdarah'/><category term='pemasaran'/><category term='Bioindustri'/><category term='kasih'/><category term='lingkungnan'/><category term='monascus'/><category term='tempe'/><category term='interaction'/><category term='Mikrobiologi'/><category term='Scalling up'/><category term='virus'/><category term='udang enzim'/><category term='janji'/><category term='dokter'/><category term='karbondioksida'/><category term='mould'/><category term='sedekah'/><category term='dekarboksilase'/><category term='cacing'/><category term='hotel'/><category term='bacillus'/><category term='Prakerin'/><category term='obat'/><category term='nanas'/><category term='liburan'/><category term='gratis'/><category term='penghargaan'/><category term='domestik'/><category term='standar'/><category term='bantahan'/><category term='laboratorium'/><category term='jamun'/><category term='maha kaya'/><category term='wanita'/><category term='LKTI'/><category term='iman'/><category term='rokok'/><category term='kacang hijau'/><category term='xilanase'/><category term='LSIH'/><category term='isolasi'/><category term='kefir'/><category term='ZA'/><category term='indonrsia'/><category term='ransum'/><category term='kakao'/><category term='motivasi'/><category term='bioetanol'/><category term='fatwa'/><category term='manajemen'/><category term='maize'/><category term='masjid'/><category term='soybean'/><category term='xilosa'/><category term='yulia'/><category term='duka cita'/><category term='PERMI'/><category term='laboran'/><category term='ragi'/><category term='ampas tahu'/><category term='yuli'/><category term='bakteri'/><category term='leaders'/><category term='jogja'/><category term='monarkhi'/><category term='bisnis'/><category term='alkohol'/><category term='haji'/><category term='cair'/><category term='asmaul husna'/><category term='ganyong'/><category term='energi'/><category term='hak'/><category term='kurthia'/><category term='ghibah'/><category term='silaturahim'/><category term='ipteks'/><category term='jamaah'/><category term='aspergillus'/><category term='patpi'/><category term='esq'/><category term='chlorella'/><category term='sawit'/><category term='vucer'/><category term='tua'/><category term='LPPT'/><category term='antimicrobial'/><category term='Yogurt'/><category term='Muhammadiyah'/><category term='dadih'/><category term='stulabo'/><category term='demokrasi'/><category term='microbe'/><category term='semiloka'/><category term='serdos'/><category term='Magang'/><category term='pertama'/><category term='pathogens'/><category term='asam'/><category term='agama'/><category term='ginjal'/><category term='MUI'/><category term='penelitian'/><category term='seminar nasional'/><category term='kolesterol'/><category term='batu'/><category term='Tan'/><category term='fermentation'/><category term='program kerja'/><category term='mengkudu'/><category term='bayi'/><category term='rekombinan'/><category term='gravimetri'/><category term='phytosterol'/><category term='Degradation'/><category term='pangan'/><category term='UKM'/><category term='food'/><category term='metamorfosa'/><category term='fettucine'/><category term='plum'/><category term='alumni'/><category term='microflora'/><category term='limbha'/><category term='unggas'/><category term='payung'/><title type='text'>Catatan Ringan Nur Hidayat</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>205</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-926299184675035152</id><published>2012-01-19T11:54:00.000+07:00</published><updated>2012-01-19T11:55:48.271+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rapat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shalat'/><title type='text'>Shalat Diwaktu Rapat</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;“&lt;em&gt;peliharalah segala shalat(mu) dan (peliharalah) shalat wustha’. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’ &lt;/em&gt;(QS Al Baqarah: 238)”&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;Shalat adalah kewajiban bagi setiap muslim setelah kita bersyahadat. Dalam keseharian dan dengan alas an berbagai kesibukan dunia, seringkali dalam melaksanakan shalat kita terkesan sekedar melaksanakan kewajiban, bukan memelihara shalat.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;Perintah “&lt;em&gt;peliharalah segala shalat(mu)”&lt;/em&gt; mengindikasikan adanya kecenderungan kita untuk tidak shalat dengan benar. Memelihara shalat mestinya kita maknai bahwa kita mempersiapkan diri dengan baik sebelum menjalankan shalat. Sebelum shalat kita laksanakan, maka kita menghindarkan diri dari perbuatan-perbuatan yang mengarah pada pengabaian menuju shalat.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;Persiapan dan menjaga diri yang paling berat adalah disaat siang dan sore hari karena waktu tersebut adalah waktu yang paling sibuk bagi manusia untuk urusan dunia.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;Waktu shalat Dhuhur dan Ashar sering terabaikan dengan segala kesibukan. Jangankan mempersiapkan, bahkan sering kali terlewatkan atau setidaknya kita melaksanakan shalat dengan tergesa-gesa. Saat waktu shalat datang, kadang rapat sedang seru-serunya sehingga tidak mungkin ditinggalkan. Seringkali ketika terdengar kumandang adzan, rapat dihentikan sejenak dan saat adzan usai kegiatan berlangsung kembali dan bukannya mengerjakan shalat.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;Tentunya akan lebih nikmat jika saat terdengar adzan berkumandang, rapat dihentikan untuk mempersiapkan shalat berjamaah dan setelah itu rapat dapat dilangsungkan kembali. Andai cara ini dilakukan mungkin kita kita akan semakin memahami “&lt;em&gt;berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyuk”&lt;/em&gt;karena seluruh peserta rapat ikut berjamaan dan masuk kembali dengan kecerahan hati.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;Mampukan kita memelihara shalat dan berdiri dengan khusyuk disaat kita sibuk sehingga kita mamapu memelihara shalat &lt;em&gt;Wusthaa?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;Hanya hati dan kemauan diri kita yang harus menjawab.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;Semoga kita mampu memelihara shalat dan tidak sekedar mengerjakan shalat&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: 13px; line-height: 19px; text-align: -webkit-auto; "&gt;Mohon maaf jika ada salah dalam memahaminya, karena ini memang bukan tafsir tapi mencoba memahami ayat-ayar Al Qur’an dari hidup keseharian.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-926299184675035152?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/926299184675035152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=926299184675035152' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/926299184675035152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/926299184675035152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2012/01/shalat-diwaktu-rapat.html' title='Shalat Diwaktu Rapat'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-1646322781610788411</id><published>2012-01-09T14:36:00.001+07:00</published><updated>2012-01-19T11:52:29.510+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='maha penyantun'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='maha kaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='asmaul husna'/><title type='text'>3. Al Ghaniy (Maha kaya) dan Al Haliim (Maha Penyantun)</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:0in"&gt;Al Ghaniy (Maha kaya) dan Al Haliim (Maha Penyantun)&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:0in"&gt;Firman Allah SWT dalam Al Qur’an surah Al Baqarah 263:&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:0in"&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:0in"&gt;&lt;i&gt;"Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik darisedekah yang diiringi sesuatu yang menyakitkan (perasaan penerima). Allah Maha kaya lagi Maha Penyantun"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:0in"&gt;Sifat Allah Maha Kaya dan maha Penyantun terangkai sekaligus dalam ayat ini, suatu yang mestinya ada pada diri orang-orang yang memperoleh kelebihan dari Allah SWT. Penggabungan dua sifat yang sangat indah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:0in"&gt;Allah Maha Kayak arena Allah lah yang memiliki langit dan bumi dengan segala isinya. Kita diberi kesempatan oleh Allah sebagai makhluk yang mulia agar mampu mengolah sumberdaya alam yang disediakan Allah untuk kita semua.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:0in"&gt;Kemampuan manusia untuk mengolah alam sering menjadikan manusia serakah, seakan semua yang ia usahakan adalah hasil perjuangannya sehingga ia anggap aneh jika orang lain harus mendapatkan dari jerih payahnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:0in"&gt;Ia lupa bahwa semua yang ada di bumi dan langit adalah milik Allah SWT. Bahkan sebenranya ia juga tak akan dapat memperoleh sesuatu tanpa adanya campur tangan orang-orang disekelilingnya baik secara langsung atau tidak langsung.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:0in"&gt;Oleh sebab itu, sifat penyantun menjadi hal yang penting untuk kita miliki.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:0in"&gt;Sifat penyantun dapat diartikan sebagai sifat yang andap asor, sifat yang tidak menonjolkan diri, sifat yang menghormati dan menghargai orang lain. Seorang yang santun umumnya disenangi dan disegani orang lain.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:0in"&gt;Kata menyantuni diarikan memberikan sesuatu kepada yang lain dengan penuh kasih. Menyantuni sering diartikan memberikan sesuatu kepada kelompok yang sering kita anggap lebih rendah posisinya misal menyantuni anak yatim , menyantuni fakir miskin dan sebagainya. Oleh sebab itu sedekah yang diiringin dengan kata-kata yang menyakitkan tidak dapat dikatakan menyantuni dan bukan perbuatan santun jauh dari sifat santun. Sehingga amatlah tepat ketika ayat ini dimulai dengan “&lt;i&gt;Perkataan yang baik dan pemberian maaf (&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Informal Roman&amp;quot;"&gt;dua sifat yang menunjukkan jiwa yang santun) &lt;/span&gt; &lt;i&gt;lebih baik dari sedekah ( &lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Informal Roman&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Arial"&gt;pemberian dari orang yang memeiliki kelebihan/kaya) &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt; yang diiringi sesuatu yang menyakitkan ( &lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Informal Roman&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Arial"&gt;bentuk lain kesombongan, suatu sikaf yang dibenci Allah).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:0in"&gt;Semoga Allah member kita sifat santun sehingga kita menjadi santun dalam perbuatan dan mampu menyantuni dengan harta yang diamanahkan kepada kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-indent:0in"&gt;Ya Allah hanya kepada-Mu lah kami memohon.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-1646322781610788411?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/1646322781610788411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=1646322781610788411' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1646322781610788411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1646322781610788411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2012/01/3-al-ghaniy-maha-kaya-dan-al-haliim.html' title='3. Al Ghaniy (Maha kaya) dan Al Haliim (Maha Penyantun)'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-46406286433657527</id><published>2011-12-25T09:09:00.000+07:00</published><updated>2011-12-25T09:11:07.796+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bakteri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertumbuhan'/><title type='text'>Pertumbuhan bakteri</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Bakteri menunjukkan keragaman yang besar dalam aktivitas metabolisme, tetapi semuanya memiliki struktur seluler dan mekanisme reproduksi yang serupa dan diklasifikasikan sebagai organisme prokariot. Berbagai genus bakteri ada keterkaitan secara silsilah. Namun demikian, melalui evolusi, struktural dan fisologikal yang substansial mengalami perkembangan yang berbeda. Pada sel Gram-positif bentuk murein polisakarida lebih dari 30 lapisan molekular, sedang dalam sel Gram-negatif hanya memiliki lapisan murein tunggal sedang polisakarida dan lipoprotein merupakan komponen utama dinding selnya. Prokariot juga tidak memiliki membran inti atau organel-organel intraseluler lainnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bakteri umumnya melakukan proses reproduksi dengan cara pembelahan biner menghasilkan dua sel anakan dengan ukuran sama. Waktu yang diperlukan untuk membelah diri disebut &lt;b&gt;waktu generasi.&lt;/b&gt; Waktu generasi tidak selalu tetap tetapi tergantung pada faktor-faktor dalam medium, spesies dan umur bakteri. Sel yang tumbuh akan berkembang ukurannya. Selama tumbuh, komponen-komponen sel seperti protein, RNA dan sebagainya akan bertambah sampai siap membelah. Pembelahan sel diawali dengan pertumbuhan dinding sel ke arah dalam membentuk septa. Proses pemisahan dengan membelah sekat sehingga terbentuk dua sel anakan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; perbedaan antara  bakteri Gram-positif dan Gram-negatif  dalam pembelahan. Bakteri Gram-positif mensintesis dinding sel baru dalam zona equatorial sepanjang axis sedang bakteri Gram-negatif mensintesis dinding sel dengan interkolasi sepanjang dinding utuh. Pemisahan yang tidak sempurna dari septa akan menghasilkan bentuk rantai seperti yang terjadi pada Streptococci. Kehilangan kemampuan membelah septa ini juga dapat membuat struktur sel yang memanjang pada bakteri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Konsentrasi komponen-komponen sel seperti RNA, enzim, metabolit-metabolit, dan sebagainya pada masing-masing sel anakan akan sama dengan sel induknya. Namun demikian,  dalam perkembangannya akan dipengaruhi oleh lingkungan sehingga dimungkinkan terjadi perbedaan. Beberapa bakteri terutama dari familia &lt;i&gt;Bacilliaceae &lt;/i&gt;dan beberapa bakteri menggelincir mampu membentuk spora untuk pertahanan hidupnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pengukuran pertumbuhan atau perbanyakan bakteri dapat dilakukan dengan mengukur pertambahan berat (berat kering) bakteri atau perhitungan jumlah bakteri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pengukuran berdasar berat kering biasanya digunakan untuk penentuan jumlah jamur benang misalnya dalam industri mikrobiologi. Kenaikan berat kering suatu mikroorganisme berarti juga kenaikan sintesis dan volume sel yang dapat dipakai untuk menentukan jumlah mikroorganisme. Cara lainnya adalah dengan menggunakan sentrifus, 10 ml biakan cair mikroorganisme disentrifus dengan menggunakan sentrifus yang biasa digunakan untuk menentukan jumlah butir-butir darah. Supaya hasilnya dapat dipertanggungjawabkan maka kecepatan dan waktu sentrifus harus diperhatikan. Setelah diketahui volume mikroorganisme keseluruhan maka dapat dipakai untuk menentukan jumlah sel-sel mikroorganisme tiap ml, yaitu dengan membagi volume mikroorganisme keseluruhan dengan volume rata-rata sel mikroorganisme.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Penentuan  dengan menggunakan jumlah mikroorganisme biasanya dengan cara menghitung jumlah koloni yang hidup dalam suatu medium. Berdasar atas jumlah koloni dan faktor pengencerannya maka dapat dihitung jumlah bakterinya (Cara yang lebih jelas dapat dilihat pada petunjuk praktikum).&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:11.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:Calibri;mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-ansi-language:EN-US;mso-fareast-language:EN-US;mso-bidi-language:AR-SA"&gt;Analisis  pertumbuhan mikroorganisme merupakan aspek yang penting dalam mikrobiologi pada umumnya. Monod adalah orang yang pertama kali menyampaikan dasar-dasar dinamika pertumbuhan mikroorganisme, dan ini dikaitkan dengan dasar-dasar metodologi dalam mikrobiologi. Pada kultur murni menunjukkan bahwa komposisi dasar makromolekul pada organisme tergantung pada laju pertumbuhannya dan kondisi alami tempat tumbuh terutama pengaruh dari keterbatasan substrat. Banyak mikroorganisme memperlihatkan kondisi fenotipnya sebagai respon dari kondisi lingkungan yang berbeda di mana dalam beberapa kasus terjadi perbedaan morfologi yang nyata. Mikroorganisme dapat memiliki lebih dari satu jalur metabolisme di mana pengoperasiannya tergantung pada kondisi pertumbuhannya. Sebagai contoh: &lt;i&gt;Klebsiella pneumoniae.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-46406286433657527?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/46406286433657527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=46406286433657527' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/46406286433657527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/46406286433657527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2011/12/pertumbuhan-bakteri.html' title='Pertumbuhan bakteri'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-1650207021968905411</id><published>2011-12-08T12:34:00.001+07:00</published><updated>2011-12-08T12:34:58.151+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bioetanol'/><title type='text'>Bioetanol</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Bioetanol adalah bahan bakar yang dihasilkan memalui proses fermentasi, meskipun dapat dihasilkan secara kimia melalui rekasi etilen dengan uap air. Sumber utama yang dibutuhkan adalah gula yang berasal dari tanaman. Tanaman yang dapat digunakan untuk sumber energy ini antara lain jagung, singkong, gandum, sorgum, tebu dan sebagainya. Selain hasil dari tanaman dapat pula dipergunakan limbah seperti: jerami, serbuk gergaji, molase, limbah rumah tangga dan sebagainya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Etanol atau etil alcohol (C&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;H&lt;sub&gt;5&lt;/sub&gt;OH) adlah cairan jernih tidak berwarna, mudah dirombak, daya toksiknya rendah dan hanya sedikit mengakibatkan pencemaran lingkungan. Jika etanol dibakar akan menghasilkan karbon dioksida dan air. Etanol memiliki oktan yang tinggi sehingga dapat menggantikan timbal sebagai peningkat oktan pada bensin. Dengan mencampur etanol dan bensin maka akan terjadi oksigenasi pada campuran bahan bakar dan menjadikan pembakaran lebih sempurna sehingga mengurangi emisi polusi. Campuran etanol dengan bensin telah lama dijual di Amerika serikat dengan campuran umumnya mengandung 10 % etanol atau yang disebut E10. Indonesia baru mengenalkan bio-premium yang mengandung etanol 5 %. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bio-etanol memiliki sejumlah keuntungan dibandingkan bahan bakar konvensional. Etanol menggunakan bahan baku yang dapat diperbaharuiseperti tanaman dan tanaman tersebut dapat dari tanaman local. Bioetanol memiliki cemaran lebih rendah daripada bahan bakar konvensional. Bio-etanol juga dapat meningkatkan perekonomian pedesaan melalui pola kemitraan yaitu masyarakat menyediakan bahan baku berupa hasil tanaman dan pengusaha atau pemerintah mengolahnya menjadi bio-etanol. Bio-etanol mudah dirombak dan tidak setoksik bensin serta dapat memperpanjang umur mesin dan mengurangi produksi karbon monoksida.&lt;/p&gt;  &lt;h2 style="margin-left:1.0in;text-indent:-.75in;mso-list:l0 level3 lfo1"&gt;&lt;a name="_Toc294422519"&gt;Produksi Bioetanol&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Etanol dapat dihasilkan dari biomassa melalui proses hidrolisis dan fermentasi gula. Limbah biomassa menandung campuran polimer karbohidrat yang kompleks dari dinding sel tanaman yang dikenal sebagai selulosa, hemisellosa dan lignin. Untuk menghasilkan gula dari biomassa, maka biomassa harus diberi perlakuan pendahuluan dengan asam atau enzim untuk mereduksi ukuran dan struktur polimernya.&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:11.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:Calibri;mso-fareast-theme-font:minor-latin;mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-bidi-theme-font:minor-bidi;mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;mso-bidi-language:AR-SA"&gt;Selulosa dan hemiselulosa adalah bagian yang harus dipecah (hidrolisis) oleh enzim  atau larutan asam menjadi gula sukrosa yang kemudian difementasi menjadi etanol. Lignin yang juga terdapat dalam biomassa umumnya digunakan sebagai bahan bakar boiler pada produksi etanol. Terdapat tiga prinsip dalam ekstraksi gula dari biomasas yaitu: hidrolisis dengan asam pekat, hidrolisis dengan larutan asamdan hidrolisis enzimatik.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-1650207021968905411?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/1650207021968905411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=1650207021968905411' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1650207021968905411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1650207021968905411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2011/12/bioetanol.html' title='Bioetanol'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-735972326200811635</id><published>2011-11-16T12:58:00.000+07:00</published><updated>2011-11-16T13:00:58.682+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ghibah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bantahan'/><title type='text'>ANTARA BANTAHAN DAN GHIBAH</title><content type='html'>&lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0;" align="center"&gt;Oleh :&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0;" align="center"&gt;Abu Abdirrahman bin Thayib, Lc.&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom: 0; font-style: italic;" align="left"&gt;&lt;span &gt;&lt;strong&gt;                 &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0;" align="justify"&gt;Sering kita mendengar &lt;span class="style4"&gt;perkataan&lt;/span&gt;  sebagian orang jika dia menyaksikan seseorang membantah/menyingkap  kesesatan kelompok-kelompok/dai-dai yang menyelisihi al-Qur’an dan  Sunnah serta manhaj salaf (ahli sunnah wal jama’ah), dia mengatakan  (entah dimimbar-mimbar jum’at atau dimajlis-majlisnya) : “Jagalah  lisanmu, janganlah engkau mengghibah (ngrasani) saudaramu sendiri sesama  muslim, bukankah Allah berfirman : ‘Janganlah sebagian kamu menghibah  (menggunjing) sebagian yang lain sukakah salah seorang diantara kamu  memakan daging saudaranya yang sudah mati?’”. (QS. Al-Hujurat : 12).&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0.3cm;text-indent:0.6cm;" align="justify"&gt;Apakah benar &lt;span class="style4"&gt;perkataan&lt;/span&gt; mereka ini??? Mari kita simak bersama sebagian ucapan-ucapan emas &lt;span class="style6"&gt;(penjelasan)&lt;/span&gt;  para ulama ahlus sunnah dalam masalah ini. Selamat menikmati -semoga  Allah menampakkan yang benar itu benar dan memberi kita kekuatan untuk  mengikutinya dan semoga Allah menampakkan yang batil itu batil serta  memberi kita kekuatan untuk menjauhinya- :&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0.2cm;margin-left:0.6cm;text-indent:-0.6cm;" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;1.  Imam Nawawi v (salah seorang ulama madzhab Syafi’i yang meninggal tahun  676 H) mengatakan dalam kitabnya “Riyadhus Shalihin” bab “penjelasan  ghibah yang dibolehkan” : &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0.1cm;text-indent:0.6cm;" align="justify"&gt;“Ketahuilah  bahwa ghibah dibolehkan untuk tujuan yang benar dan disyariatkan, yang  tidak mungkin tujuan itu tercapai kecuali dengan ghibah tersebut. Hal  ini ada dalam enam perkara :&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0.1cm;margin-left:0.5cm;text-indent:-0.5cm;" align="justify"&gt;a.  Mengajukan kedzaliman orang lain. Dibolehkan bagi orang yang didzalimi  untuk mengajukan yang mendzaliminya kepada penguasa atau hakim dan  selain keduanya dari orang-orang yang memiliki kekuasaan atau kemampuan  untuk mengadili sidzalim itu. Orang yang didzalimi itu boleh mengatakan  si fulan itu telah mendzalimi/menganiaya diriku.&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0.1cm;margin-left:0.5cm;text-indent:-0.5cm;" align="justify"&gt;b.  Meminta pertolongan untuk merubah kemungkaran dan mengembalikan orang  yang berbuat dosa kepada kebenaran. Seseorang boleh mengatakan kepada  yang memiliki kekuatan yang ia harapkan bisa merubah kemungkaran: si  fulan itu berbuat kejahatan ini dan itu, maka nasehati dia/dan larang  dia berbuat jahat. Maksud ghibah disini adalah merubah  kemungkaran/kejahatan, jika tidak bermaksud seperti ini maka ghibah  tersebut haram.&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0.1cm;margin-left:0.5cm;text-indent:-0.5cm;" align="justify"&gt;c.  Meminta fatwa. Orang itu mengatakan kepada sang pemberi fatwa : ayahku  atau saudaraku atau suamiku telah mendzalimi diriku, apakah hal ini  boleh? Bagaimana jalan keluarnya? dll. Ghibah seperti ini boleh karena  suatu kebutuhan/tujuan (yang syar’i-pent). Tapi yang lebih utama tidak  disebutkan (personnya/namanya) semisal: Bagaimana pendapat Syaikh  tentang seorang suami atau ayah yang begini dan begitu? Hal ini juga  bisa dilakukan dan dapat mencapai tujuan yang diinginkan meskipun tanpa  menyebut nama/personnya. Tapi menyebutkan nama/personnya dalam hal ini  hukumnya boleh seperti yang akan disebutkan dalam hasits Hindun -insya  Allah-&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0;margin-left:0.5cm;text-indent:-0.5cm;" align="justify"&gt;d.  Memperingatkan kaum Muslimin dari bahaya kesesatan  (seseorang/kelompok-pent) dan sekaligus dalam rangka saling menasehati.  Yang demikian itu mencakup beberapa hal:&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0;margin-left:1cm;text-indent:-1cm;" align="justify"&gt;-  Mencela para perawi-perawi (hadits) atau para saksi yang tidak memenuhi  syarat. Hal ini dibolehkan secara ijma’ kaum muslimin bahkan bisa jadi  hal tersebut wajib hukumnya.&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0;margin-left:1cm;text-indent:-1cm;" align="justify"&gt;-  Meminta pendapat/musyawarah orang lain dalam hal menikahi seseorang  atau bergaul dengannya atau meninggalkannya atau dalam hal bermuamalah  dengannya dll. Maka wajib bagi yang diajak bermusyawarah untuk tidak  menyembunyikan sesuatupun tentang keadaan orang tersebut bahkan dia  harus menyebutkan semua kejelekannya dengan niat saling menasehati.&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0;margin-left:1cm;text-indent:-1cm;" align="justify"&gt;-  Apabila seseorang melihat penuntut ilmu sering berkunjung kepada ahli  bid’ah (dai penyesat-pent) atau fasik untuk mengambil ilmu darinya dan  dia khawatir si penuntut ilmu itu akan terkena racun kesesatan orang  tersebut maka wajib baginya untuk menasehati si penuntut ilmu dengan  menjelaskan hakekat (kesesatan) sang guru/dai penyesat itu dengan syarat  tujuannya untuk menasehati. Dalam hal ini ada sebagian orang yang salah  mempraktekkannya, dia tujuannya bukan untuk menasehati tapi karena  hasad/dengki dengan orang yang ditahdzir (dighibahi itu), yang telah  dihiasi oleh syaitan seolah-olah dia menasehati tapi hakekatnya dia  hasad dan dengki.&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0.2cm;margin-left:1cm;text-indent:-1cm;" align="justify"&gt;-  Seseorang yang memiliki tanggung jawab/tugas tapi dia tidak  menjalankannya dengan baik atau dia itu fasik dan lalai dll. Maka boleh  bagi yang mengetahuinya untuk menyebutkan keadaan orang tersebut kepada  atasannya agar memecatnya dan menggantinya dengan yang lebih baik atau  agar hanya diketahui keadaannya saja lalu diambil tindakan hingga  atasannya tidak tertipu dengannya atau agar atasannya tersebut  menasehatinya kepada kebaikan&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0.2cm;margin-left:0.5cm;text-indent:-0.5cm;" align="justify"&gt;e.  Menyebutkan aib orang yang menampakkan kefasikan dan bid’ahnya seperti  orang yang bangga meminum khomer, menganiaya orang lain, merampas harta  dan melakukan hal-hal yang batil. Boleh bagi orang yang mengetahui  keadaan orang diatas untuk menyebutkan aib-aibnya (agar orang lain  berhati-hati darinya-pent)&lt;/p&gt;         &lt;p class="snap_preview" style="margin-bottom:0.2cm;margin-left:0.5cm;text-indent:-0.5cm;" align="justify"&gt;f.  Mengenalkan orang lain dengan menyebut gelar (laqob) nya yang sudah  terkenal misalnya Al-A’masy (yang cacat matanya), Al-A’raj (yang  pincang), Al-Ashom (yang tuli) dan selainnya. Boleh mengenalkan dengan  julukan-julukan diatas tapi tidak untuk mencela/mengejeknya dan  seandainya mengenalkan tanpa menyebutkan julukan-julukan tersebut ini  lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-735972326200811635?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/735972326200811635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=735972326200811635' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/735972326200811635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/735972326200811635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2011/11/antara-bantahan-dan-ghibah.html' title='ANTARA BANTAHAN DAN GHIBAH'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-1090927086470673184</id><published>2011-11-13T06:49:00.000+07:00</published><updated>2011-11-13T06:50:43.963+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='metamorfosa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wirausaha'/><title type='text'>Bangsa Wirausaha</title><content type='html'>&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;strong&gt;H&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;D. Iriyanto&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;em&gt;(Inspirator Metamorphosis; Dosen STMIK AMIKOM Yogyakarta)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Salam Metamorfosa, Salam Perubahan…&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Sabtu malam, 29 Oktober 2011. Bertempat di MT. Haryono Square Jakarta, saya dan beberapa rekan lain dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, diundang untuk menerima anugerah dari PT. Cordova Indonesia. Di &lt;em&gt;backdrop&lt;/em&gt; yang berwarna merah putih terpampang tulisan yang menggugah, &lt;em&gt;‘We Are Entrepreneur Nation.’&lt;/em&gt; Iringan musik yang disajikan sebelum acara dimulai, kental dengan nuansa nusantara. Ada irama Melayu, Sunda, Jawa, dan lain-lain.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Malam itu memang terasa Indonesia banget. Lagu Indonesia Raya berkumandang mengawali acara. Begitu pula lagu-lagu wajib selalu mengiringi acara penganugerahan, saat satu persatu peserta dipanggil untuk tampil di panggung menerima penyematan pin dan karangan bunga. Dalam kata sambutannya, Presiden Direktur PT. Cordova Indonesia, mengungkapkan bahwa apa yang sedang kami lakukan bukanlah sekedar menjalankan bisnis. Tetapi sedang bersama-sama membangun karakter. Yakni membangun karakter sebagai bangsa pengusaha.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Para pembaca yang siap berubah menjadi lebih baik…&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Mentransformasi karakter diri sebagai bangsa wirausaha, yang lebih kreatif, lebih ulet dan lebih produktif, memang terasa menjadi kian mendesak. Bukan saja karena rasio jumlah wirausaha dengan jumlah penduduk masih sangat minim, tetapi juga karena selama ini kita terus terlena dan terninabobokkan sebagai bangsa konsumtif. Akibatnya kita terus-terusan menjadi pasar dan sasaran tembak yang empuk bagi produk-produk asing.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Proses transformasi karakter dari pembeli ke penjual, dari konsumtif ke produktif, tentu saja tidak seperti membalik telapak tangan. Ia selalu membutuhkan waktu. Tetapi berusaha untuk meningkatkan akselerasi juga menjadi sebuah pilihan yang mungkin saja kita lakukan. Lalu  dari mana proses akselerasi itu kita mulai?&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Pertama, tentu saja dari lingkungan keluarga. Mental dan jiwa wirausaha harus terus diajarkan dan diajakkan oleh setiap orangtua kepada anak-anaknya. Sehingga orangtua tidak perlu malu jika, misalnya, anaknya pergi ke sekolah sambil berjualan sesuatu.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Yang kedua adalah lingkungan pendidikan, baik formal maupun non formal. Ini berarti sejak PAUD hingga Perguruan Tinggi, sejak sekolah umum sampai dengan sekolah alternatif, sama-sama memiliki peran yang strategis dalam mewujudkan karakter anak didik sebagai bangsa wirausaha. Dari aspek kurikulum maupun praktek pembelajaran, harus saling menguatkan, agar mental dan jiwa wirausaha menjadi kian dimiliki oleh peserta didik.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 12px; line-height: 18px; color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Dan yang ketiga harus ditumbuhsuburkan di lingkungan birokrasi pemerintahan dan dunia perbankan. Dukungan dalam bentuk kebijakan atau peraturan yang memberi kemudahan akses permodalan dan pemasaran produk/jasa kepada para wirausaha, harus terus diperkuat secara sungguh-sungguh. Khususnya kepada para wirausaha yang secara riil berupaya untuk mengangkat daya saing produk lokal terhadap produk-produk asing. Dengan demikian, ketika Presiden meminta jajaran TNI untuk melengkapi alutsista (alat utama sistem senjata) dengan produk-produk bangsa sendiri saat berkunjung ke PT. Dirgantara Indonesia, pantas untuk kita beri dukungan sepenuhnya. &lt;em&gt;Keep spirit &amp;amp; be better&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-1090927086470673184?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/1090927086470673184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=1090927086470673184' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1090927086470673184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1090927086470673184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2011/11/bangsa-wirausaha.html' title='Bangsa Wirausaha'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-2364870582312791142</id><published>2011-11-10T05:10:00.000+07:00</published><updated>2011-11-10T05:11:31.852+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mengkudu'/><title type='text'>cara menyiasati bau tajam mengkudu</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Buah ini adalah buah yang paling laris untuk pengobatan. Konon, mengkudu memiliki khasiat untuk menyembuhkan bermacam-macam penyakit, di antaranya adalah penyakit darah rendah, darah tinggi, arthritis, alergi, kanker, diabetes, stroke, jantung koroner, dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Buah ini biasa bertekstur padat dan keras, berwarna putih kekuningan saat masih mentah, dan akan berubah menjadi kekuningan saat sudah mulai tua. Semakin tua, buah ini akan menimbulkan aroma tidak sedap yang tajam yang disebabkan oleh campuran antara bau asam kaproat dan bau asam kaprik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Karena itulah banyak orang merasa enggan untuk mengkonsumsinya karena baunya yang tidak enak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Untuk mengurangi bau yang tidak enak saat dibuat jus, pilihlah buah mengkudu yang sudah masak tetapi masih berwarna hijau. Buah mengkudu yang seperti itu memiliki kandungan bioaktif yang paling tinggi, namun baunya yang tidak enak berada dalam kadar yang terendah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Saat membuat jus, Anda dapat mencampurnya dengan buah-buahan yang lain seperti anggur atau apel sehingga aromanya yang tidak sedap ini dapat berkurang. Yang perlu diingat adalah jangan mengkonsumsi jus mengkudu bersama dengan air kopi, teh, atau minuman berakohol.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Khasiat jus mengkudu akan mulai tampak setelah Anda mengkonsumsinya selama beberapa hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Semoga tips ini berguna&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Salam sejahtera&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Tim Makanan.us &amp;amp; ResepMasakan.us&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; text-align: -webkit-auto; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-2364870582312791142?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/2364870582312791142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=2364870582312791142' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/2364870582312791142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/2364870582312791142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2011/11/cara-menyiasati-bau-tajam-mengkudu.html' title='cara menyiasati bau tajam mengkudu'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-4134763577253437120</id><published>2011-11-01T20:24:00.000+07:00</published><updated>2011-11-01T20:25:30.521+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='haji'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ibadah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='spiritual'/><title type='text'>Empat bekal Spiritual Ibadah Haji</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Kultum subuh Ust Khusnul Fathoni&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;(Ahad, 23 Oktober 2011)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;“Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah (lillah), yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam”. (QS 3:97)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;"Haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal”. (QS 2:197)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Ibadah haji adalah ibadah istimewa. Oleh karena itu perlu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, tidak cukup dengan mempelajari manasik haji, tetapi perlu juga difahami dan dihayati bekal spiritual yang diperlukan untuk kesempurnaan ibadah haji tersebut. Paling tidak ada empat bekal spiritual yang diperlukan dalam melaksanakan ibadah haji:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;1. Bekal niat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Niat sangat menentukan dalam kehidupan kita, termasuk ibadah haji. Tak ada satu ayatpun dalam Al Quran yang secara tersurat menekankan niat melaksanakan suatu ibadah, kecuali ibadah haji. “… walillahi ‘alaannaasi hijjul bayti manistathaa’a lilyhi sabbiilaan wa man kafara fainnallaha ghaniyyun ‘anil ’aalamiina” (QS 3:97). Perintah untuk ibadah-ibadah lain seperti shalat, puasa, zakat, tidak ada kata "lillah" (karena Allah) seperti itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Bekal utama dan pertama yang diperlukan dalam melaksanakan ibadah haji adalah niyat ikhlas semata-mata mencari ridla Allah. Jangan heran kalau salah memasang niyat, jangan-jangan ibadah kita itu ditolak Allah. Bayangkan kalau kita bertamu ke rumah orang, lalu tuan rumah menolak kehadiran kita... Sebaliknya, kalau niyat kita benar maka Allah menyatakan "Orang yang pergi berhaji adalah tamuKu, apapun yang diminta pasti Aku berikan..." Jadi janganlah kita berangkat haji hanya karena ingin mendapat gelar "haji", prestise, atau hal-hal lain. Kita harus ikhlas karena Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Menurut ulama tasawuf ada 3 klasifikasi derajat keikhlasan seseorang, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;a. Ikhlasul 'abdi (keikhlasan buruh pada majikannya), yaitu ikhlas karena mengharapkan balasan berupa upah, gaji, bonus dsb. Ini derajat yang paling rendah. Misalnya mengharapkan pahala 100 ribu kali lipat kalau shalat di Masjidil Haram. Menurut Nurcholish Madjid, jangan jadikan pahala itu sebagai tujuan, tapi jadikanlah sekadar motivasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;b. Ikhlasul muhibbin (keikhlasan seseorang kepada apa yang dicintainya). Keikhlasan ini setingkat lebih tinggi, rela mengerjakan perintah karena kecintaannya pada yang menyuruh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;c. Ikhlasul 'aarifiin (keikhlasan orang-orang yang arif), yaitu taat melakukan sesuatu bukan karena mengejar pahala dan mengharapkan surga atau takut neraka, tetapi karena semata-mata mengharapkan ridla Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;2. Bekal taqwa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Bekal taqwa dalam berhaji ini disuruh langsung oleh Allah dalam firman QS 2:197 di atas: "Berbekallah kamu, dan sebaik-baik bekal adalah taqwa, bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal (uulil albaab)".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Mengapa tidak cukup bekal ikhlas saja, tetapi harus pula disertai dengan bekal taqwa? Karena dalam ibadah haji ini merupakan "ta'abudi" (ibadah yang menuntut ketaatan secara penuh/total, tidak ada tawar-menawar, tidak boleh ditambah, tidak boleh dikurangi). Ibadah haji tidak perlu dirasional-rasionalkan, karena banyak yang tidak mungkin dirasionalkan. Karena sejak berangkat, mengenakan pakaian ihram dari miqat, kita sudah harus melepaskan symbol-simbol prestise berupa pakaian kita, semata-mata karena ketaatan kita pada Allah swt. Juga melaksanakan thawaf tujuh kali berjalan keliling Ka’bah, dan sa’I berjalan dari Shafa ke Marwah tujuh kali, semuanya harus kita laksanakan semata-mata karena ketaatan kita pada Allah swt. Pengamat Barat mengatakan bahwa tidak ada ritual ibadah yang demikian ditaati sepenuhnya selain ibadah haji. Tanggal 8 Dzulhijjah, semua jamaah meninggalkan Makkah menuju Mina, dan tanggal 9 Dzulhijjah semuanya menuju Arafah. Tidak ada alasan untuk tidak menaatinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;3. Bekal sabar dan tawakkal. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Sabar dan tawakkal ini selalu bergandengan. Bekal ini sudah harus kita miliki mulai kita berangkat meninggalkan rumah, menuju asrama haji Sukolilo... Di sana keadaannya tentu berbeda dengan rumah kita, semua harus antre, masuk kamar yang berisi 3-4 tempat tidur susun berkasur tipis, semalam menginao di sana... kita rasakan bagaimana nyamuknya, bagaimana gerahnya udara, dsb. Kita menerima paspor, kartu kesehatan, boarding pass, living cost, dicek satu-persatu, harus antre. Diperlukan kesabaran... Masuk ke bus-bus yang ditentukan, juga harus sabar, menunggu semua penumpang lengkap 1 kloter (450 orang) bus baru bisa berangkat. Di pesawat pun juga harus sabar. Dalam perjalanan yang makan waktu sekitar 10 jam itu dituntut kesabaran. Mendarat di bandara King Abdul Aziz, juga dituntut kesabaran, karena semua penumpang dicek satu persatu paspornya, menunggu dan mencari koper masing-masing, perlu kesabaran. Di pemondokan pun dituntut untuk sabar, karena mungkin saja kita terpisah dari kelompok kita. Semuanya harus kita terima dengan penuh kesabaran dan berserah diri (tawakkal) kepada Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Berserah diri pada Allah (tawakkal) akan memberikan ketenangan dan kekhusyukan dalam beribadah. Jangan sampai apa yang kita tinggal di tanah air mengganggu kekhusyukan dalam beribadah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;4. Bekal penghayatan makna dan pesan moral haji.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;a. Al hajj madrasatul hayat (Ibadah haji adalah pelajaran hidup). Dalam ibadah haji kita dapat mempelajari kehidupan Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, Ibu Siti Hajar, Nabi Muhammad, penduduk Mekkah dan Madinah, bahkan bangsa-bangsa lain dari seluruh penjuru dunia yang tentunya sangat berbeda dengan kita dalam hal warna kulit, postur tubuh, bahasa, cara berpakaian, dll. Oleh karena itu sepulang haji nanti kita seharusnya menjadi paling dewasa dalam menghadapi perbedaan-perbedaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;b. Ali Syariati mengatakan, haji adalah merupakan proses evolusi sempurna menuju Allah. Proses ini kita lalui sebagai manusia. Jangan berhenti hanya "sebagai" manusia, tetapi terus berproses untuk "menjadi" manusia sempurna ketika menuju Allah nanti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;c. Wuquf di padang Arafah, harus difahami sesuai makna sebenarnya wuquf, yaitu mewakafkan hidup kita ini kepada Allah swt, sebagaimana doa iftitah yang kita baca pada saat shalat: "inna shalaati wa nusukii, wamahyaaya, wama maati lillaahi rabbil 'aalamiin (sesungguhnya dhalatku, ibadatku, hidup dan matiku semata hanya untuk Allah seru sekalian alam)".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Sedangkan "arafah" artinya mengenal (ta'aruf). Di situ kita berkesempatan untuk lebih mengenal Rabb (Tuhan) kita, mengenal nafs (diri) kita, mengenal (urusan) dunia kita, dan mengenal musuh-musuh kita. Oleh karena itu sebaiknya kita isi saat-saat wuquf di Arafah itu dengan bermuhasabah (evaluasi diri), dan banyak-banyak berdoa untuk diri kita, keluarga kita, karib kerabat kita, bangsa kita dsb, termasuk doa-doa yang dititipkan oleh sanak saudara kita...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 14px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;Wallahua'lam&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-4134763577253437120?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/4134763577253437120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=4134763577253437120' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4134763577253437120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4134763577253437120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2011/11/empat-bekal-spiritual-ibadah-haji.html' title='Empat bekal Spiritual Ibadah Haji'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-7007758208783463091</id><published>2011-10-25T05:51:00.000+07:00</published><updated>2011-10-25T05:53:42.082+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iblis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='metamorfosa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemasaran'/><title type='text'>Pemasaran Iblis</title><content type='html'>HD Iriyanto&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; line-height: 16px; background-color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;(Inspirator Metamorphosis; Dosen STMIK AMIKOM Yogyakarta)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Salam Metamorfosa, Salam Perubahan…&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Hari Jumat pekan lalu, menjadi hari yang cukup istimewa bagi saya. Bukan karena saya mendapatkan undian berhadiah, melainkan karena saya kedatangan tamu yang berilmu. Tamu saya tadi adalah seorang doktor lulusan Timur Tengah, yang sehari-harinya mencurahkan perhatian kepada pengembangan pesantren, dan membina pengembangan bisnis yang dijalankan oleh UMKM.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Di tengah perbincangan yang kami lakukan, saya mendapatkan bahan renungan yang sekarang saya bagikan kepada Anda. Bahan renungan itu kurang lebih bagini. Kalau para pemasar produk atau jasa sukses menawarkan produk atau jasanya yang memiliki kualitas bagus, itu hal yang biasa. Kalau para ustad, kyai, atau ulama sukses memasarkan ajakan atau ajaran berbuat baik, itu juga hal yang biasa. Tetapi kalau iblis sukses memasarkan kesesatan dan kemungkaran kepada manusia, itu baru namanya luar biasa.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Para pembaca yang siap berubah menjadi lebih baik…&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Apa yang membuat iblis tersebut sukses? Menurut tamu saya tadi, karena iblis menawarkan kenikmatan atau kesenangan yang bersifat segera atau instan. Sedangkan para nabi dan rasul yang dilanjutkan oleh para ulama, kyai, ustad, dan guru atau dosen lebih banyak menawarkan kebaikan yang dampaknya lebih untuk jangka panjang.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Saya pun teringat dengan berbagai peristiwa yang sering menimpa orang yang hendak mencari pekerjaan, mencari kesembuhan, atau orang yang pengin memperoleh rizqi atau kekayaan dalam waktu singkat. Mereka semua pada umumnya terjebak dan tertipu pada iming-iming jangka pendek. Karena tergiur dengan proses yang cepat, tanpa harus bersusah payah, mereka pun menerima tawaran tersebut, kendati menurut akal sehat  iming-iming tersebut sebenarnya termasuk kategori tidak masuk akal.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Cobalah Anda amati iklan-iklan penyembuhan atau seminar-seminar bisnis. Tabib A menawarkan sanggup menyembuhkan berbagai penyakit dalam waktu singkat. Tabib B mengaku bisa membantu mempercepat suami istri yang belum memiliki keturunan, hanya dengan dua kali terapi. Bahkan sampai hari ini di Jogja masih terpampang iklan seminar hypnosis yang nempel di tiang-tiang &lt;em&gt;traffic light&lt;/em&gt;, yang menjanjikan kepada orang cara instan untuk menguasai kemampuan hypnosis. Belum lagi yang menggunakan cara gila untuk menjadi pengusaha, atau yang mengajak masyarakat untuk tidak usah takut berhutang.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Ketika pada akhirnya orang mau menerima berbagai penawaran tadi, sebagian dari mereka pun merasa kecewa karena menganggap telah menjadi korban penipun atau kebohongan. Namun anehnya tidak membuat orang kapok. Masih saja datang berbondong-bondong orang yang menginginkan segala sesuatunya dengan cara-cara instan, yakni cara-cara yang (maaf) dipakai iblis untuk menawarkan kemaksiatan, kesesatan, dan kemungkaran.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Hanya orang-orang yang selalu memohon perlindungan Allah SWT dan diikuti oleh keikhlasan untuk mengikuti &lt;em&gt;sunatullah&lt;/em&gt;-Nyalah yang akan terbebas dari pemasarannya iblis. Semoga kita menjadi salah satu di antaranya. &lt;em&gt;Keep spirit &amp;amp; be better&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-7007758208783463091?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/7007758208783463091/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=7007758208783463091' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/7007758208783463091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/7007758208783463091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2011/10/pemasaran-iblis.html' title='Pemasaran Iblis'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-3149782482536137399</id><published>2011-10-02T06:23:00.002+07:00</published><updated>2011-10-02T06:27:02.110+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bayi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hak'/><title type='text'>Hak Anak</title><content type='html'>&lt;ol&gt;&lt;li&gt;saat lahir kumandangkan adzan dan iqomah di telinganya agar ia mendengar suara pertama adalah takbir.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gembirakan dengan aqiqah dan bagikan ke tetangga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;berikan nama yang baik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;didik anak untuk mengenal Allah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;tumbuhkan dengan yang halal dan toyib&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ajarkan anak sesuai dengan zamannya bukan zaman orang tuanya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;nikahkan anak dengan yang shalih atau shalihah&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;anak adalah titipan Allah untuk menguji kita sejauh mana kita mampu mendapatkan amanah.&lt;br /&gt;selamat menjadi oarng tua yang penuh kasih sayang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-3149782482536137399?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/3149782482536137399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=3149782482536137399' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3149782482536137399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3149782482536137399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2011/10/hak-anak.html' title='Hak Anak'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-2144873890804689619</id><published>2011-09-27T11:28:00.002+07:00</published><updated>2011-09-27T11:37:55.590+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='silaturahim'/><title type='text'>Faedah-faedah Menyambung tali silarurrahim</title><content type='html'>&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menjadikan Allah sebagai penyambung antara keduanya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;menjadi sebab masuk ke dalam syurga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;sebagai bentuk menjalankan perintah Allah (QS Ar Raad)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bukti beriman kepada Allah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Termasuk amalan yang dicintai Allah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;melaksanakan wasita Rasulullah SAW&lt;/li&gt;&lt;li&gt;menjadikan panjang umur dan lapang rizqi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;pahala di dunia disegerakan dan disimpan untuk akherat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;akhlaq yang afdol&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-2144873890804689619?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/2144873890804689619/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=2144873890804689619' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/2144873890804689619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/2144873890804689619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2011/09/faedah-faedah-menyambung-tali.html' title='Faedah-faedah Menyambung tali silarurrahim'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-1541900239677210521</id><published>2011-09-17T10:46:00.000+07:00</published><updated>2011-09-17T10:47:37.804+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hahal bi halal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sungkem'/><title type='text'>Sejarah Asal Mula Halal Bihalal, Sungkem dan Makna Unjung-unjung (silaturahmi)</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin:0in;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Seorang&lt;b&gt; &lt;/b&gt;budayawan terkenal Dr Umar Khayam (alm), menyatakan bahwa tradisi Lebaran merupakan terobosan akulturasi budaya Jawa dan Islam. Kearifan para ulama di Jawa mampu memadukan kedua budaya tersebut demi kerukunan dan kesejahteraan masyarakat. Akhirnya tradisi Lebaran itu meluas ke seluruh wilayah Indonesia, dan melibatkan penduduk dari berbagai pemeluk agama. Untuk mengetahui akulturasi kedua budaya tersebut, kita cermati dulu profil budaya Islam secara global. Di negara-negara Islam di Timur Tengah dan Asia (selain Indonesia), sehabis umat Islam melaksanakan salat Idul Fitri tidak ada tradisi berjabatan tangan secara massal untuk saling memaafkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Yang ada hanyalah beberapa orang secara sporadis berjabatan tangan sebagai tanda keakraban.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Menurut tuntunan ajaran Islam, saling memaafkan itu tidak ditetapkan waktunya setelah umat Islam menyelesaikan ibadah puasa Ramadan, melainkan kapan saja setelah seseorang merasa berbuat salah kepada orang lain, maka dia harus segera minta maaf kepada orang tersebut. Bahkan Allah SWT lebih menghargai seseorang yang memberi maaf kepada orang lain (Alquran Surat Ali Imran ayat 134).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Budaya sungkem&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam budaya Jawa, seseorang “sungkem” kepada orang yang lebih tua adalah suatu perbuatan yang terpuji. Sungkem bukannya simbol kerendahan derajat, melainkan justru menunjukkan perilaku utama. Tujuan sungkem, pertama, adalah sebagai lambang penghormatan, dan kedua, sebagai permohonan maaf, atau “nyuwun ngapura”. Istilah “ngapura” tampaknya berasal dari bahasa Arab “ghafura”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Para ulama di Jawa tampaknya ingin benar mewujudkan tujuan puasa Ramadan. Selain untuk meningkatkan iman dan takwa, juga mengharapkan agar dosa-dosanya di waktu yang lampau diampuni oleh Allah SWT. Seseorang yang merasa berdosa kepada Allah SWT bisa langsung mohon pengampunan kepada-Nya. Tetapi, apakah semua dosanya bisa terhapus jika dia masih bersalah kepada orangorang lain yang dia belum minta maaf kepada mereka?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Nah, di sinilah para ulama mempunyai ide, bahwa di hari Lebaran itu antara seorang dengan yang lain perlu saling memaafkan kesalahan masingmasing, yang kemudian dilaksanakan secara kolektif dalam bentuk halal bihalal. Jadi, disebut hari Lebaran, karena puasa telah lebar (selesai), dan dosa-dosanya telah lebur (terhapus).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Dari uraian di muka dapat dimengerti, bahwa tradisi Lebaran berikut halal bihalal merupakan perpaduan antara unsur budaya Jawa dan budaya Islam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Sejarah halal bihalal&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;Sejarah asal mula halal bihalal ada beberapa versi. Menurut sebuah sumber yang dekat dengan Keraton Surakarta, bahwa tradisi halal bihalal mula-mula dirintis oleh KGPAA Mangkunegara I, yang terkenal dengan sebutan Pangeran Sambernyawa. Dalam rangka menghemat waktu, tenaga, pikiran, dan biaya, maka setelah salat Idul Fitri diadakan pertemuan antara Raja dengan para punggawa dan prajurit secara serentak di balai istana. Semua punggawa dan prajurit dengan tertib melakukan sungkem kepada raja dan permaisuri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Apa yang dilakukan oleh Pangeran Sambernyawa itu kemudian ditiru oleh organisasi-organisasi Islam, dengan istilah halal bihalal. Kemudian instansi-instansi pemerintah/swasta juga mengadakan halal bihalal, yang pesertanya meliputi warga masyarakat dari berbagai pemeluk agama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Sampai pada tahap ini halal bihalal telah berfungsi sebagai media pertemuan dari segenap warga masyarakat. Dan dengan adanya acara saling memaafkan, maka hubungan antarmasyarakat menjadi lebih akrab dan penuh kekeluargaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Karena halal bihalal mempunyai efek yang positif bagi kerukunan dan keakraban warga masyarakat, maka tradisi halal bihalal perlu dilestarikan dan dikembangkan. Lebih-lebih pada akhir-akhir ini di negeri kita sering terjadi konflik sosial yang disebabkan karena pertentangan kepentingan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Makna Idul Fitri&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga pengertian tentang Idul Fitri. Di kalangan ulama ada yang mengartikan Idul Fitri dengan kembali kepada kesucian. Artinya setelah selama bulan Ramadan umat Islam melatih diri menyucikan jasmani dan rohaninya, dan dengan harapan pula dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT, Maka memasuki hari Lebaran mereka telah menjadi suci lahir dan batin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Ada yang mengartikan Idul Fitri dengan kembali kepada fitrah, atau naluri religius. Hal ini sesuai dengan Alquran Surat Al-Baqarah ayat 183, bahwa tujuan puasa adalah agar orang yang melakukannya menjadi orang yang takwa atau meningkat kualitas religiusitasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Ada pula yang mengartikan Idul Fitri dengan kembali kepada keadaan di mana umat Islam diperbolehkan lagi makan dan minum siang hari seperti biasa. Di kalangan ahli bahasa Arab, pengertian ketiga itu dianggap yang paling tepat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Dari ketiga makna tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam memasuki Idul Fitri umat Islam diharapkan mencapai kesucian lahir batin dan meningkat kualitas religiusitasnya. Salah satu ciri manusia religius adalah memiliki kepedulian terhadap nasib kaum yang sengsara. Dalam Surat Al-Ma’un ayat 1 -3 disebutkan, adalah dusta belaka kalau ada orang mengaku beragama tetapi tidak mempedulikan nasib anak yatim. Penyebutan anak yatim dalam ayat ini merupakan representasi dari kaum yang sengsara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Oleh karena itu dapat kita pahami, bahwa umat Islam yang mampu wajib memberikan zakat fitrah kepada kaum fakir miskin, dan pemberian zakat tersebut paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Aturan ini dimaksudkan, agar pada waktu umat Islam yang mampu bergembira ria merayakan Idul Fitri jangan ada orang-orang miskin yang sedih, atau sampai menangis, karena tidak ada yang dimakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Agama Islam sangat menekankan harmonisasi hubungan antara si kaya dan si miskin. Orang-orang kaya diwajibkan mengeluarkan zakat mal (harta), untuk dibagikan kepada delapan asnaf (kelompok), di antaranya adalah kaum fakir miskin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;mso-ansi-language:EN-US;mso-fareast-language: EN-US;mso-bidi-language:AR-SA"&gt;Dari uraian di muka dapat disimpulkan, bahwa Idul Fitri merupakan puncak dari suatu metode pendidikan mental yang berlangsung selama satu bulan untuk mewujudkan profil manusia yang suci lahir batin, memiliki kualitas keberagamaan yang tinggi, dan memelihara hubungan sosial yang harmonis.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-1541900239677210521?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/1541900239677210521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=1541900239677210521' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1541900239677210521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1541900239677210521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2011/09/sejarah-asal-mula-halal-bihalal-sungkem.html' title='Sejarah Asal Mula Halal Bihalal, Sungkem dan Makna Unjung-unjung (silaturahmi)'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-4628679892723927220</id><published>2011-02-20T21:38:00.003+07:00</published><updated>2011-02-20T21:54:38.612+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamaah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shalat'/><title type='text'>Keutamaan Shalat berjamaah</title><content type='html'>dari Ibnu Umar r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda: "&lt;em&gt;Shalat berjamaah itu lebih utama daripada shalat sendirian sebanyak 27 derajat"&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;HR Bukhari dan Muslim).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits di atas menunjukkan bahwa Islam mengajarkan pada umatnya untuk menjalin kebersamaan, menghilangkan sifat individualis.&lt;br /&gt;shalat berjamaah menjadikan kita saling kenal dengan tetangga&lt;br /&gt;shalat berjamaah menjadikan kita mau dipimpin&lt;br /&gt;dalam shalat berjamaah seorang pimpinan (imam) harus tahu kondisi jamaahnya. itulah teladan bagi pimpinan&lt;br /&gt;makmum boleh menegur pimpinan dengan cara yang santun, bukan seperi sekarang sedikit2 demo, protes dan seakan pimpinan adalah tempat segala kesalahan dan makmum adalah segala kebenaran.&lt;br /&gt;Dalam shalat berjamaah makmum harus merapatkan shaf, bukan saling gontok2an seakan ia yang paling berhak dalam barisan shaf.&lt;br /&gt;Ah ..................&lt;br /&gt;andai kegiatan shalat berjamaah diterapkan dalam kehidupan keseharian kita,mungkin negeri ini, akan damai dan Islam benar2 sebagai rahmatan lil alamin&lt;br /&gt;semoga.........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-4628679892723927220?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/4628679892723927220/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=4628679892723927220' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4628679892723927220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4628679892723927220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2011/02/keutamaan-shalat-berjamaah.html' title='Keutamaan Shalat berjamaah'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-5066929079579230072</id><published>2010-12-05T05:00:00.004+07:00</published><updated>2010-12-05T05:29:17.518+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='monarkhi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pancasila'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Musyawarah Bukan demokrasi?</title><content type='html'>Mengikuti polemik antara SBY dan masyarakat Jogja kadang sungguh menggelikan bagiku.&lt;br /&gt;Aku yang lama tinggal di Jogja sering bingung jadinya.&lt;br /&gt;UU mensyaratkan Gubernur, Bupati, Walikota dipilih langsung (katanya amanat undang2 sebagai negara demokrasi)&lt;br /&gt;lalu?&lt;br /&gt;apakah kalau rakyat menghendaki penetapan artinya melanggar?&lt;br /&gt;lihatlah sila 4 Pancasila: musyawarah lebih dikedepankan daripada voting&lt;br /&gt;kita selalu menganggap voting lebih hebat dari musyawarah:&lt;br /&gt;segala keputusan diambil lewat voting&lt;br /&gt;apa maknanya?&lt;br /&gt;semua yg mayoritas adalah kebenaran meskipun itu adalah bohong belaka&lt;br /&gt;janganlah minoritas memiliki kebenaran, karena ia adalah pelengkap penderita saja.&lt;br /&gt;inikah demokrasi negara kita?&lt;br /&gt;agama mengajarkan untuk musyawarah&lt;br /&gt;Pancasila mengajarkan musyawarah&lt;br /&gt;tapi pembesar kita mengajarkan voting karena musyawarah dianggap monarkhi bukan demokrasi&lt;br /&gt;hebat.... hebat...... hebat&lt;br /&gt;artinya &lt;span style="font-size:180%;"&gt;HE&lt;/span&gt;ran................. orang kok suka main ba&lt;span style="font-size:180%;"&gt;BAT&lt;/span&gt; , merasa dirinya paling hebat&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;tahu dampak voting?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Pilkada menghambur-hamburkan uang dan sumber konflik ataupun pertengkaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;pilkada sering menghasilkan orang2 yang selalu curiga dan menuduh curang pada yg menang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;inikah yg kita harapkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;jika kita telah menyetujui seseorang untuk memimpin kita haruskah dilarang?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;justru orang yg dipilih rakyat itu lebih baik drpd orang yang mengajukan diri untuk dipilih rakyat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;semoga para pembesar negeri ini dapat kembali ke ajaran agama dan Pancasila&lt;/span&gt; yakni mengutamakan musyawarah daripada voting yng dianaggap paling demokratis&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;amiin&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-5066929079579230072?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/5066929079579230072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=5066929079579230072' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5066929079579230072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5066929079579230072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/12/musyawarah-bukan-demokrasi.html' title='Musyawarah Bukan demokrasi?'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-2771043778209252579</id><published>2010-12-04T09:44:00.002+07:00</published><updated>2010-12-04T10:02:42.544+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sayang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kasih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tahun baru'/><title type='text'>menjelang tahun baru</title><content type='html'>tak terasa tahun baru hijriah akan muncul.&lt;br /&gt;saya katakan tak terasa karena hampir tak ada gemanya sedikitpun baik dari umat Islam ataupun yang lain.&lt;br /&gt;Mungkin ini disebabkan adanya pemahaman bahwa memperingati tahun baru adalah bid'ah bahkan ada yang mengatakan itu adalah manifestasidari penyembahan terhadap dewa api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sayangnya....&lt;br /&gt;diantara kita ternyata tetep saja asyik denan meringatan tahun baru masehi dan bahkan telah mempersiapkan segala rencana.&lt;br /&gt;umat kita memang beragam.....&lt;br /&gt;maka sayapun tidaklah heran ketika berbagai hari penting selalu jadi perdebatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika para wali memasukkan ajaran Islam, beliau2 menyatukan dengan budaya. mungkin oleh para ulama jaman sekarang para wali ini akan dianggap sebagai pewaris ahli bid'ah.&lt;br /&gt;segampang itukah kita menuduh?&lt;br /&gt;akankah Islam akanberkembang pesat diIndonesia tanpa upaya keras para wali?&lt;br /&gt;kini&lt;br /&gt;ketika Islam telah mengakar di bumi pertiwi&lt;br /&gt;justru perpecahan muncul&lt;br /&gt;banyak yang begitu garang, seakan hanya ia yang paling benar&lt;br /&gt;banyak yg saling menyalahkan seakan takada kebenaran selaindari dirinya&lt;br /&gt;tidak adakah ruang berbagi?&lt;br /&gt;katanya kita selalumengucapkan basmallah setiap akan berbuat yang maknanya selalu dengan aksih dan sayang&lt;br /&gt;lalu dimana kasih dan sayang kita?&lt;br /&gt;jika setiap tindakan, kita selalu menyakiti yang lain?&lt;br /&gt;aku tetap tak dapat mengerti&lt;br /&gt;bahwa saudara-sauaraku seakan lebih hebat keislamanya dibandingan dengan Rasulullah, para sahabat, tabiin dan wali sehingga mereka dapat berbuat menyakit pada sesama dan juga yang lain agama&lt;br /&gt;semoga datangnya tahun baru  ini menjadikan islam sebagai agama rakhmatan lil alamain bukan agama yang menyakiti segenap ciptaan Allah.&lt;br /&gt;amiin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-2771043778209252579?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/2771043778209252579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=2771043778209252579' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/2771043778209252579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/2771043778209252579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/12/menjelang-tahun-baru.html' title='menjelang tahun baru'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-4343228961480538604</id><published>2010-08-13T05:09:00.001+07:00</published><updated>2010-08-13T05:20:58.515+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sabar'/><title type='text'>Macam - macam sabar</title><content type='html'>macam-macam sabar yang kita perlukan:&lt;br /&gt;1.    Bersabar dari hasrat seksual yang terlarang&lt;br /&gt;2.    Bersabar dar keinginan perut&lt;br /&gt;3.    Bersabar untuk tidak mengeluarkan kata dan ucapan yang tidak baik&lt;br /&gt;4.    Bersabar terhadap kelebihan penghidupan (zuhud)&lt;br /&gt;5.    Sabar terhdap kecukupan duniawai (qona’ah = merasa cukup)&lt;br /&gt;6.    Sabar terhadap rasa marah (hilm = tidak membalas kejahatan apdahal mampu)&lt;br /&gt;7.    Sabar untuk tidak tergesa-gesa, tegar dan tenang (waqar dan tsabit)&lt;br /&gt;8.    Sabar untuk tidak memenuhi ajakan melarikan diri&lt;br /&gt;9.    Sabar untuk tidak memenuhi ajakan balas dendam&lt;br /&gt;10.    Sabar untuk tidak memenuhi ajakan kikir&lt;br /&gt;11.    Sabar untuk tidak memenuhi ajakan yang menyimpang dari ajaran agama islam meski nampaknya baik dari sisi adat&lt;br /&gt;12. dsb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah SWT dalam QS Al Ra'ad 22:&lt;br /&gt;Dan orang-orang yang sabar untuk mencari ridha Allah, mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rizqi yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan, serta membalas kejahatan dengan kebaikan. Mereka itulah yang mendapatkan negeri kesudahan”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-4343228961480538604?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/4343228961480538604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=4343228961480538604' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4343228961480538604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4343228961480538604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/08/macam-macam-sabar.html' title='Macam - macam sabar'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-319684097703488288</id><published>2010-07-23T06:14:00.002+07:00</published><updated>2010-07-23T06:26:58.045+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sayang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iman'/><title type='text'>Beriman</title><content type='html'>Dalam sebuah Hadits riwayat Muslim dinyatakan bahwa" &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kamu tidak akan masuk syurga hingga kamu beriman, dan kamu tidak akan beriman hingga saling cinta pada sesama. Maukah aku tunjukkan sesuatu sesuatu yang jika kamu kerjakan akan timbul rasa cinta di antara kamu? sebarkanlah salam di antara&lt;/span&gt; kamu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai orang muslim tentunya kita tidak ingin dikatakan sebagai Islam KTP yakni Islam yang hanya sebagai identitas kertas bukan identitas diri. banyk ayat-ayat Al Qur'an yang memerintahkan kita berbuat sesuatu dengan diawali "Hai orang-orang yang beriman...." ini menunjukkan bahwa orang beriman punya kedudukan khusus&lt;br /&gt;dan kita sering menyebut sebagai orang beriman namun kadang tidak melaksanakan apa yang diharuskan untuk dilaksanakan bagi orang beriman&lt;br /&gt;kita menyebut beriman namun sering menyakiti kelompok lain&lt;br /&gt;kita menyebut diri beriman sehingga kita musuhi yang kita anggap tidak beriman&lt;br /&gt;padahal rasa cinta adalah bukti berimannya seseorang&lt;br /&gt;setiap kita baca ayat Al Qur'an kita mulai dengan menyebut Allah yg maha pengasih lagi maha Penyayang sayang tak pernah dimaknai&lt;br /&gt;maukah kita memaknai sesua ucapak kita?&lt;br /&gt;menjadi orang yang pengasih dan penayayang?&lt;br /&gt;lakukan dengan menyebarkan salam sebagai bukti bahwa kita adalah penuh kasih sayang.&lt;br /&gt;ah seandainya.................&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-319684097703488288?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/319684097703488288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=319684097703488288' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/319684097703488288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/319684097703488288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/07/beriman.html' title='Beriman'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-1690343021364058572</id><published>2010-07-09T16:07:00.002+07:00</published><updated>2010-07-09T16:12:52.472+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hotel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masjid'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='esq'/><title type='text'>ESQ</title><content type='html'>Baru-baru ini di TV diberitakan bahwa ESQ dianggap sesat oleh salah satu ulama di Malaysia. lalu ada komentar macam2 baik yang setuju maupun yang tidak setuju terhdp ESQ&lt;br /&gt;marilah kita belajar agama pada ahlinya. yang gratis banyak kok&lt;br /&gt;datanglah ke pengajian2 di Masjid2 InsyaAllah gratis karena gak perlu sewa hotel. masjid adalah rumah Allah. kenapa untuk memuliakannya kita tidak datang ke rumah Allah&lt;br /&gt;sudahkan kita anti apda Masjid dan suka dengan tempat2 lain?&lt;br /&gt;baik di masyarakat rendah berada ataupun yang kurang mampu banyak yang takut dengan masjid.&lt;br /&gt;sebagai contoh untuk tahlilan mereka tidak mau ke masjid tapi kalo di rumah seseorang banyak yang datang.&lt;br /&gt;apakah rumah Allah itu menakutkan?&lt;br /&gt;apakah kita mau berkata cinta Allah jika datang ke  masjid saja malas&lt;br /&gt;apakah hotel lebih mulia dariapda masjid?&lt;br /&gt;mungkin ini juga yang melandasi kenapa banyak masjid bersolek&lt;br /&gt;ayo ke masjid&lt;br /&gt;hiasi hati kita dengan suara masjid bukan suara hotel&lt;br /&gt;maaf jika tidak berkenan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-1690343021364058572?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/1690343021364058572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=1690343021364058572' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1690343021364058572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1690343021364058572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/07/esq.html' title='ESQ'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-8788437707877582851</id><published>2010-06-21T18:28:00.003+07:00</published><updated>2010-06-21T18:41:10.763+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelatihan'/><title type='text'>Pelatihan Nata decoco</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/TB9PAPEFBkI/AAAAAAAAAF8/bCSHKj2rE0I/s1600/nata1.JPG"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 320px; height: 180px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/TB9PAPEFBkI/AAAAAAAAAF8/bCSHKj2rE0I/s320/nata1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485189736622786114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 17 - 18 Juni 2010, aku diberi kepercayaan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang untuk memberikan pelatihan pembuatan nata de coco bagi IKM dan ibu2 PKK sekota Malang.&lt;br /&gt;dalam pelatihan ini aku dibantu oleh&lt;br /&gt;1. Ir. Sutrisno yg membantu pelaksanaan praktek dan menyediakan bahan praktek&lt;br /&gt;2. Hendrix STP, MSi, yang menjelaskan pembuatan inokulum&lt;br /&gt;3. Wike Agustin Prima Dania, STP, M.Eng yang menjelaskan kelayakn Finansial&lt;br /&gt;4. Dani membantu pelaksanaan praktikum&lt;br /&gt;aku sendiri menjelaskan cara pembuatan dan menjawab pertanyaan2&lt;br /&gt;hari kedua pertanyaan jadi melebar ke berbagai hal&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-8788437707877582851?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/8788437707877582851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=8788437707877582851' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/8788437707877582851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/8788437707877582851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/06/pelatihan-nata-decoco.html' title='Pelatihan Nata decoco'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/TB9PAPEFBkI/AAAAAAAAAF8/bCSHKj2rE0I/s72-c/nata1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-6642578943074103140</id><published>2010-06-10T13:03:00.000+07:00</published><updated>2010-06-10T13:04:05.912+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syukur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sabar'/><title type='text'>sabar dan syukur</title><content type='html'>nur hidayat&lt;br /&gt;&lt;div class="post-bodycopy clearfix"&gt;&lt;p&gt;Sabar dan syukur adalah wujud dari keshalihan seseorang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;sebagaimana bunyi sebuah hadits : Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu’min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” (HR. Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;kini mampukah kita menunjukkan diri kita sebagai seorang muslim?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;yang selalu bersyukur ketika mendapatkan kebahagiaan dan bukan malah bersombong ria menyatakan sebagai keberhasilannya? seakan ialah yang hebat?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;dan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;sanggupkah kita bersabar ketika ada musibah? dan bukannya menyalahkan keadaan atau malah menyalahkan Allah?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;kadang kita memang merasa paling benar dan harus selalu dibenarkan tanpa mau menyadari bahwa kita hanyalah seorang hamba yang harus selalu besujud pada-Nya.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-6642578943074103140?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/6642578943074103140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=6642578943074103140' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/6642578943074103140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/6642578943074103140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/06/sabar-dan-syukur.html' title='sabar dan syukur'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-9145814549002305657</id><published>2010-05-08T05:40:00.002+07:00</published><updated>2010-05-08T05:46:50.313+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='plum'/><title type='text'>Kakadu Plum</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/S-SYR2l54UI/AAAAAAAAAF0/eSU7OyNRheQ/s1600/terminalia.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 288px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/S-SYR2l54UI/AAAAAAAAAF0/eSU7OyNRheQ/s320/terminalia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468663280014319938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh: A. Muzi Marpaung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakadu plum. Pernah dengar nama ini? Nama ilmiahnya lumayan indah :  Terminalia ferdinandiana. Kemungkinan besar ia masih asing bagi  kebanyakan kita. Buah ini adalah pemegang rekor tertinggi untuk  kandungan vitamin C. Setiap 100 gram buah ini (100 gram kira-kira  seukuran separuh jeruk kupas) mengandung 5000 mg vitamin C, atau setara  dengan 5 butir Redoxon!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, buah ini sudah dikenal sejak jaman prasejarah sebagai buah yang  hebat yang dapat menyembuhkan beragam penyakit. Terkesan dengan cerita  ini Dr George Kowalski menghabiskan waktu sekitar 10 tahun dengan  helikopter untuk menyusuri  jejak tanaman ini di seluruh wilayah  Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, kakadu plum berhasil dipelajari dengan baik dan sekarang  menjadi salah satu super food paling spektakuler di dunia. Tidak cuma  vitamin C, kakadu plum juga mengandung antioksidan, bermacam vitamin  lain, serat, dan asam lemak omega 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya amat sangat yakin, yang semacam kakadu plum ini, ada di  Indonesia. Itulah sebabnya, saya kira, mengapa salah satu kompetensi  dasar dari pembelajaran sains di SD kelas 2 adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"mengenal bagian-bagian utama hewan dan tumbuhan DI SEKITAR RUMAH DAN  SEKOLAH  melalui pengamatan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita ingin membangun sebuah bangsa yang inventif dan inovatif, maka  cara berpikir ilmiah perlu dibangun sejak pendidikan dasar. Salah satu  keterampilan ilmiah yang perlu dimiliki adalah mengamati. Dan yang  paling utama untuk diamati adalah yang ada di sekitar anak-anak. Maka  seyogyanyalah obyek pembelajaran sains di masing-masing daerah BERBEDA  satu sama lain, meskipun topiknya sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil contoh lagi, pembelajaran tentang tumbuhan yang menguntungkan.  Apakah anak-anak yang tinggal di Jakarta tahu, bahwa pada suatu masa  dulu (mungkin juga masih tersisa sekarang) cairan kembang teleng yang  berwarna biru digunakan sebagai obat tetes mata bayi yang bermanfaat  untuk membersihkan mata dari kotoran dan membuatnya jernih. Apakah  kembang teleng ini diperkenalkan kepada anak-anak SMA kita sebagai  indikator asam dan basa alami? Atau akan seterusnya kita selalu  mencontohkan red cabbage (kol merah/kol ungu) sebagai indikator alami?  Apakah kembang teleng tanaman asli Indonesia. Coba kita lihat nama  latinnya : Clitoria ternatea&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anak-anak di wilayah Jawa masih mengenal buah duwet (ada yang  menyebutnya juwet) atau anggur jawa yang berwarna ungu tua, masam dan  sepet? Atau mereka malah lebih mengenal anggur beneran yang aslinya  adalah tanaman subtropis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anak-anak di pulau Bintan masih mengenal buah kemunting atau buah  letup-letup? apakah buah-buah ini pernah dibawa ke dalam kelas sebagai  objek pembelajaran sains? Atau mereka lebih akrab dengan buah apel  washington yang diimpor lewat Singapura?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anak-anak Sumatera Barat tahu bahwa tanaman khas propinsi mereka  adalah Kayu Manis, dan apakah anak-anak Kalimantan Selatan tahu bahwa  tanaman khas propinsi mereka adalah saga hutan (Adenanthera pavonina)?  Apakah kayu manis atau saga pernah dibawa keruang kelas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tingkat yang lebih tinggi, apakah mbok jamu pernah diundang ke  sekolah (SMA) atau perguruan tinggi untuk bercerita tentang khasiat dari  jamu-jamu itu serta memperkenalkan bahan-bahan yang digunakan dalam  pembuatan jamu gendong?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberagaman Indonesia adalah sebuah kekayaan. Akan tetapi, kita  menyeragamkannya lewat buku-buku sains. Semua anak, dari sabang sampai  merauke diperkenalkan kepada tanaman dan hewan yang sama. Semua anak di  Indonesia melihat gambar kuda pada buku sains mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesudah ini saya akan sempatkan menulis tentang betapa konyolnya kita di  dalam menggunakan buku-buku sains terjemahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam, muzi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-9145814549002305657?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/9145814549002305657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=9145814549002305657' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/9145814549002305657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/9145814549002305657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/05/kakadu-plum.html' title='Kakadu Plum'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/S-SYR2l54UI/AAAAAAAAAF0/eSU7OyNRheQ/s72-c/terminalia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-165789776724808398</id><published>2010-04-26T06:24:00.001+07:00</published><updated>2010-04-26T06:38:22.735+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='demam berdarah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bacillus'/><title type='text'>Bacillus thuringiensis</title><content type='html'>nur hidayat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face  {font-family:"Cambria Math";  panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:roman;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face  {font-family:Garamond;  panose-1:2 2 4 4 3 3 1 1 8 3;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:roman;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-unhide:no;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  margin:0in;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman","serif";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:IN;} .MsoChpDefault  {mso-style-type:export-only;  mso-default-props:yes;  font-size:10.0pt;  mso-ansi-font-size:10.0pt;  mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1  {size:8.5in 11.0in;  margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;  mso-header-margin:.5in;  mso-footer-margin:.5in;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin:0in;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bacillus thuringiensis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN"&gt; telah diisolasi pada awal abad ke-20 di Jepang dari penyakit ulat sutra dan di Jerman dari penyakit “mealmoth”. Bakteri ini bermanfaat sebagai agen pengontrol bagi pertumbuhan Lepidoptera yang kemudian diketahui lebih lanjut setelahnya, dan baru dikembangkan secara komersial 40 tahun kemudian. Bacillus juga merupakan sumber antibiotik, penghasil flavor seperti nukleosida purin, surfaktan dan beberapa produk lainnya (Rehm, &lt;i style=""&gt;et. al&lt;/i&gt;, 1999).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bacillus thuringiensis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN"&gt; termasuk ke dalam grup &lt;i style=""&gt;Bacillus substilis&lt;/i&gt; yang memiliki karakteristik diantaranya: memproduksi asam dari berbagai jenis gula bahkan glukosa, organisme fakultatif an aerob, dapat tumbuh dengan cukup baik jika terdapat nitrat, sporanya berbentuk elips dan tidak dapat memperbesar diri, serta dapat menghasilkan enzim ekstraseluler seperti amylase, β-glukonase, dan protease (Rehm, &lt;i style=""&gt;et. al&lt;/i&gt;, 1999).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bacillus thuringiensis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN"&gt; tidak hanya digunakan sebagai pengontrol Lepidoptera, tapi juga dapat digunakan untuk membasmi larva koleoptera atau diptera (lalat, nyamuk). Produk ini digunakan pada tanaman atau lingkungan lainnya dimana terdapat larva insekta. Beberapa gen racunnya juga telah dikulturkan ke dalam beberapa tanaman pangan (Deacon, 2000).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Sel vegetatif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Bacillus thuringiensis&lt;/i&gt; memiliki lebar 1 mikron dan panjang 5 mikron, dan bergerak. &lt;i style=""&gt;Bacillus thuringiensis&lt;/i&gt; digunakan sebagai pengendali hama karena sifatnya yang spesifik terhadap hama dan tidak berbahaya bagi manusia, ikan, burung, anijng, babi, tikus, dll atau hama-hama tanaman lainnya, juga tidak bersifat karsinogenik. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kemampuannya sebagai pengendali hama disebabkan oleh kristal protein yang diproduksinya. Produk &lt;i style=""&gt;Bt &lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;komersial mengandung&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;spora &lt;i style=""&gt;Bt &lt;/i&gt;sebesar 2.5 x 10&lt;sup&gt;11 &lt;/sup&gt;spora / gram. Produk &lt;i style=""&gt;Bt &lt;/i&gt;berkurang efektifvitasnya jika disimpan lebih dari enam bulan (Annonymous, 2005&lt;sup&gt;a&lt;/sup&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bacillus thuringiensis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN"&gt; secara langsung dapat menyebabkan kematian pada insekta, dan isolasi racun dari beberapa strain menberikan pengaruh yang berbeda-beda. Bt memiliki pengaruh yang besar dalam pertanian. Pada tahun 1997, Bt digunakan untuk tanaman kapas, jagung dan kentang di Amerika ( Neppl, 2000).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bacillus thuringiensis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN"&gt; menghasilkan dua macam racun,. Racun yang utama disebut &lt;i style=""&gt;Cry &lt;/i&gt;(kristal)&lt;i style=""&gt; &lt;/i&gt;toksin, dikodekan dengan gen &lt;i style=""&gt;cry&lt;/i&gt; yang berbeda, dan inilah yang mendasari pengklasifikasian Bt. Tipe kedua adalah &lt;i style=""&gt;Cyt&lt;/i&gt; (cytolytic) toksin yang dapat menambah &lt;i style=""&gt;Cry &lt;/i&gt;toksin untuk mengontrol insekta (Deacon, 2000). Cry toksin hanya mengenali daerah tertentu dari insekta. Gen &lt;i style=""&gt;cyt&lt;/i&gt; dapat menyerang diptera dan koleptera, dan dapat juga menyerang hemiptera dan diktioptera (Frutos &lt;i style=""&gt;et&lt;/i&gt; &lt;i style=""&gt;al&lt;/i&gt;, 1999). &lt;i style=""&gt;Cyt&lt;/i&gt; toksin tidak seperti &lt;i style=""&gt;cry&lt;/i&gt; toksin karena tidak dapat mengenali daerah secara khusus (Lereclus &lt;i style=""&gt;et al&lt;/i&gt;, 1993).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Mekanisme kerja racun &lt;i style=""&gt;Bt&lt;/i&gt; adalah setelah &lt;i style=""&gt;Bt&lt;/i&gt; masuk ke dalam perut larva, maka kristalnya akan masuk kedalam usus larva. Kemudian enzim dalam usus akan memecah kristal dan mengaktivkan komponen insktisida &lt;i style=""&gt;Bt&lt;/i&gt; yang disebut &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="DE"&gt;δ&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;-endotoksin. Delta endotoksin berikatan dengan sel yang menempel pada dinding membran usus dan membentuk lubang pada&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;membrane, dan mengganggu keseimbangan ion dalam usus. Insekta akan berhenti makan dan kelaparan kemudain mati. Jika insekta tidak terpengaruh secara langsung oleh kerja &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="DE"&gt;δ&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;-endotoksin, kematian pada insekta terjadi setelah pertumbuhan vegetatif &lt;i style=""&gt;Bt&lt;/i&gt; di dalam usus insekta. Spora tumbuh setelah dinding usus hancur, dann kemudian memproduksi semakin banyak spora. Infeksi yang semakin meluas pada tubuh ensekta menyebabkan kematian pada insekta tersebut (Swadener, 1994). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Lebih dari 40 tahun formula &lt;i style=""&gt;Bt &lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dan &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;δ&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;-endotksin-nya telah diproduksi secara komersial. Beberapa diantaranya telah banyak diaplikasikan dalam pertanian untuk mengendalikan hama, tapi biayanya sangat tinggi terutama untuk Negara berkembang. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Sehingga perlu memproduksi &lt;i style=""&gt;Bt&lt;/i&gt; dengan menggunakan bahan-bahan lokal yang tersedia dan menguntungkan (Pragabaran, &lt;i style=""&gt;et al.&lt;/i&gt;, 2004)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Produksi &lt;i style=""&gt;Bt&lt;/i&gt; secara komersial sangat penting secara ekonomi dan dalam rangka meningkatkan produksinya dibutuhkan sumber daya manusia, teknologi alat produksi dan kontrol, bahan baku yang tersedia dan murah, mikroorganisme yang medah beradaptasi dan fasilitas bioassay. Hal tersebut akan mengurangi biaya produksi dan meningkatkan jumlah produk yang dihasilkan sehingga dapat digunakan baik untuk kepentngan pertanian atau program kesehatan (Behle, &lt;i style=""&gt;et al, &lt;/i&gt;1997;&lt;i style=""&gt; Kroeger, et al.&lt;/i&gt;, 1995).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Bacillus thuringiensis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;sorovar &lt;i style=""&gt;israelensis &lt;/i&gt;(&lt;i style=""&gt;Bti&lt;/i&gt;) telah digunakan secara luas sejak tahun 1980 dalam beberapa program pengendalian lalat buah dan nyamuk . Hal ini disebabkab karena kemampuan sracunnya yang tinggi terhadap organisme sasaran (spesifik) dan aman bagi lingkungan (Regis and Nielson-Leroux, 2000). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Bti&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt; adalah strain bakteri yang memproduksi kristal protein yang beracun bagi larva nyamuk dan lalat buah. Kristal ini berfungsi sebagai racun di dalam perut karena diaktivasi oleh enzim pencernaan alkalin yang terdapat dalam usus larva nyamuk. Binding usus akan pecah beberapa jam setelah &lt;i style=""&gt;Bti&lt;/i&gt; masuk ke dalamnya dan setelah 24 sampai 48 jam, larva nyamuk akan mati (Annoymous, 2005&lt;sup&gt;b&lt;/sup&gt;). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Bti&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt; memproduksi kristal protein insektisida (ICPs) yang memiliki kemampuan membasmi larva beberapa jenis dari ordo Diptera seperti lalat dan nyamuk. Hidrolisis ICP dalam usus larva akan menghasilkan empat protein utama dengan berat molekul 27, 65, 128 dan 135 kDa. Daya racunnya disebabkan karena interaksi sinergisme antara protein 25-kDa dan satu/lebih dari protein lainnya (Lee, &lt;i style=""&gt;et al&lt;/i&gt;., 2003).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Bti&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt; mengandung sedikitnya lima polipeptida yang menghasilkan kristal paraspora (&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="DE"&gt;δ&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;-endotoksin) yang dikodekan dengan gen-gen respektif yang banyak dihasilkan pada masa sporulasi (Federici, &lt;i style=""&gt;et al.&lt;/i&gt;, 1990; Porter, &lt;i style=""&gt;et al.&lt;/i&gt;, 1993). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Bti&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt; (sorovar H14) adalah bakteri yang khusus memproduksi &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="DE"&gt;δ&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;-endotoksin. Oleh karena itu &lt;i style=""&gt;Bti&lt;/i&gt; (sorovar H14) merupakan salah satu agen pengontrol biologi yang terbaik (de Barjac, and Sutherland, 1990). &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kemampuannya dalam membasmi nyamuk terdapat dalam lima polipeptida yang terdapat dalam tubuh kristalin paraspora (&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="DE"&gt;δ&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;-endotoksin) (Hofte and Whiteley, 1989; Margalit, &lt;i style=""&gt;et al&lt;/i&gt;., 1995). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Meskipun kemampuan racunnya terhadap larva nyamuk sangat bagus, tapi kemampuan &lt;i style=""&gt;Bti&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di lapang sangat terbatas karena partikel-partikelnya akan mengndap dengan cepat seiring dengan waktu pertumbuhan larva. Salah satu upaya untuk mengatasi keterbatasan ini adalah dengan kloning gen &lt;i style=""&gt;Bti&lt;/i&gt; pada organisme&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang hidup di daerah perkembangbiakan nyamuk dan menggunakannya sebagai sumber makanan (Boussiba, and Wu, 1995; Thiery &lt;i style=""&gt;et al.&lt;/i&gt;, 1991). Cyanobakteri dapat dipegunakan sebagai organismen yang cocok untuk tujuan ini (Zaritsky, 1995; Boussiba, and Wu, 1995; Boussiba, and Zaritsky, 1992). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk mengontrol larva nyamuk, &lt;i style=""&gt;Bti &lt;/i&gt;ditempatkan di daerah denangan air dimana larva hidup sepeti selokan dan danau yang dangkal. Bakteri ini menyebabkan kerusakan pada sistem pencernaan larva nyamuk dan menyebabkan kematian jika dimakan olehnya. Racun &lt;i style=""&gt;Bti&lt;/i&gt; dapat terbiodegradasi dengan cepat pada lingkungan karena pengaruh sinar matahari dan mikroorganisme sehingga aman bagi lingkungan (Annonymous, 2004).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-165789776724808398?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/165789776724808398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=165789776724808398' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/165789776724808398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/165789776724808398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/04/bacillus-thuringiensis.html' title='Bacillus thuringiensis'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-6827797675891142363</id><published>2010-04-14T05:51:00.001+07:00</published><updated>2010-04-14T05:52:44.127+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kulinologi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ganyong'/><title type='text'>Pati Ganyong Potensi Lokal yang Belum Termanfaatkan</title><content type='html'>Sumber: Majalah Kulinologi Indonesia edisi Maret 2010&lt;br /&gt;link: http://www.kulinologi.biz/preview.php?view&amp;amp;id=264&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Oleh Nur Hidayat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saatnya lebih memanfaatkan potensi lokal. Peluang besar menanti Anda.  Jangan takut berinovasi!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.kulinologi.biz/gambar/maret/tepung%20garut%20dan%20hasil%20olahannya%202.jpg" width="348" align="left" height="233" /&gt;Gandum sebagai bahan dasar tepung  terigu bukanlah tanaman lokal Indonesia. Makanya, untuk memenuhi  pasokannya kita masih harus mengimpor.&lt;br /&gt;Ide untuk menggantikan, atau paling tidak mengurangi ketergantungan pada  tepung terigu untuk produk-produk bakery sebenarnya sudah lama  tercetus. Singkong dan ubijalar pernah dicoba. Sayangnya, singkong dan  ubijalar ketika digunakan untuk membuat roti, memiliki kemampuan  mengembang yang rendah sehingga dianggap tidak layak digunakan, meskipun  kini telah berkembang tepung modifikasinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belakangan muncul lagi pemain baru, yaitu tanaman ganyong. Ganyong  merupakan tanaman semusim yang dibudidayakan masyarakat dengan cara yang  sederhana. Di Malang misalnya, tanaman ganyong ditanam ketika memasuki  musim penghujan dan setelah 7 – 10 bulan kemudian dilakukan pemanenan.  Selama penanaman tidak dilakukan pemupukan. Produksi umbi ganyong dapat  mencapai 2,5 -2,84 kg/ tanaman. Satu hektar lahan bisa menghasilkan umbi  kurang lebih 30 ton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tepung ganyong sangat mudah dicerna sehingga bisa dipakai untuk  makanan bayi, dimanfaatkan untuk bahan kue ataupun makanan pokok. Tepung  pati ganyong memiliki karakteristik yang cukup baik untuk dikembangkan  dalam industri bakery.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ganyong memiliki tekstur dan rasa mirip ubijalar. Hanya, kelemahan  ganyong jika dikonsumsi langsung adalah banyaknya kandungan serat di  dalamnya, sedang bentuk patinya akan membentuk gel ketika dimasak.  Masyarakat demikian, beberapa uji coba sudah membuktikan bahwa untuk  produksi cookies, tepung ganyong dapat diandalkan sebagai pengganti  tepung terigu, hingga 100%. Pada pembuatan cookies, jumlah pati ganyong  yang diperlukan bahkan hanya 1/3 dari jumlah terigu yang biasa dipakai.  Pembuatan kue dapat dilakukan dengan 100% pati ganyong, misalnya pada  kue ganyong pandan dan kue ulat sutera. Sedangkan dalam pembuatan  biskuit dapat dilakukan dengan mencampur 50% tepung atau pati ganyong  dan 50% tepung terigu. Pada pembuatan kue sus, tepung atau pati ganyong  dapat digunakan untuk membuat kulitnya dengan umumnya mengkonsumsi  bentuk gel ini bersama dengan larutan gula encer dicampur jahe dan  dikonsumsi untuk menghangatkan badan di suhu yang dingin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tepung ganyong selama ini oleh petani dijual langsung ke tengkulak  karena ketidaktahuan mereka mengenai pemanfatannya. Tengkulak umumnya  menyetor tepung ganyong ke produsen soun karena sifat gelatinisasinya  yang bagus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.kulinologi.biz/gambar/maret/tanaman%20ganyong.jpg" width="342" height="243" /&gt;&lt;img src="http://www.kulinologi.biz/gambar/maret/ganyong.jpg" width="250" height="167" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penelitian-penelitian tentang pemanfaatan tepung ganyong menjadi  produk roti belum banyak dilakukan sehingga tidak diketahui aplikasinya.  Namun demikian, beberapa uji coba sudah membuktikan bahwa untuk  produksi cookies, tepung ganyong dapat diandalkan sebagai pengganti  tepung terigu, hingga 100%. Pada pembuatan cookies, jumlah pati ganyong  yang diperlukan bahkan hanya 1/3 dari jumlah terigu yang biasa dipakai.  Pembuatan kue dapat dilakukan dengan 100% pati ganyong, misalnya pada  kue ganyong pandan dan kue ulat sutera. Sedangkan dalam pembuatan  biskuit dapat dilakukan dengan mencampur 50% tepung atau pati ganyong  dan 50% tepung terigu. Pada pembuatan kue sus, tepung atau pati ganyong  dapat digunakan untuk membuat kulitnya dengan jumlah separuh dari tepung  terigu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kajian tentang sifat-sifat fisiko kimia menunjukkan bahwa pati  ganyong memiliki potensi yang bagus untuk produk bakery karena memiliki  viskositas yang tinggi, gel yang kuat dan tinggi kandungan fosfornya.  Produk bakery yang dibuat dari pati ganyong lebih cerah, lebih crispy  dan lebih berasa dibandingkan yang dibuat dari gandum. Kelebihan ganyong dibandingkan dengan gandum adalah ganyong bebas  gluten. Gluten merupakan salah satu substansi allergen yang banyak  dijumpai di tepung terutama gandum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="style1"&gt;Modifikasi tepung ganyong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Potensi ganyong di Indonesia cukup tinggi. Kini banyak daerah yang  mengembangkan ganyong karena mudahnya cara budidaya. Sentra yang kini  dikembangkan untuk ganyong mencakup Jawa Tengah (Klaten, Wonosobo, dan  Purworejo), Jawa Timur (Malang dan Pasuruan), Daerah Istimewa  Yogyakarta, Jambi, Lampung, dan Jawa Barat (Majalengka, Sumedang,  Ciamis, Cianjur, Garut, Lebak, Subang, dan Karawang). Daerah Papua  sebenarnya merupakan daerah yang potensial untuk produksi ganyong,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pati alami dapat diperbaiki sifat-sifatnya agar sesuai dengan  harapan, melalui modifikasi pati. Di Indonesia produk pati modifikasi  yang sudah dikenal adalah MOCAF (MOCAL) dari singkong melalui fermentasi  menggunakan bakteri asam laktat. Pada dasarnya terdapat beberapa tipe  modifikasi, diantaranya adalah secara fisik, kimia dan enzimatis. Contoh  proses modifikasi adalah oksidasi, benzilasi, etoksilasi, dan  karboksimetilasi. Karboksimetilasi umumnya menggunakan sodium  monochloroacetate (SMCA) dan dihasilkan produk carboxymethyl starch  (CMS).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pati ganyong termodifikasi ini memiliki sifat yang beda dengan yang  bentuk alaminya, yaitu mudah larut dalam air dingin, sehingga cocok  untuk berbagai keperluan seperti pembuatan kertas, tekstil, absorben,  farmasi dan medis. Untuk keperluan produk bakery pati ganyong modifikasi  belum diuji coba.  Seperti halnya aplikasi singkong dan ubijalar, pemanfatan pati ganyong  dalam pembuatan kue memang perlu disosialisasikan lebih terpadu.  Pengenalan jenis-jenis olahan pati ganyong akan sangat mendukung petani  untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Pelatihan pembuatan produk  bakery langsung ke petani atau ibu rumah tangga mestinya secara intensif  dilakukan agar masyarakat terbiasa dan menyukai produk bakery dari  bahan lokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kreativitas masyarakat dalam mengembangkan produk dan kemampuan  marketing yang baik akan meningkatkan rasa cinta terhadap produk bakery  dari bahan lokal. &lt;/p&gt; &lt;p class="style1"&gt;Nur Hidayat     Staf Pengajar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya  Malang.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-6827797675891142363?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kulinologi.biz/preview.php?view&amp;id=264' title='Pati Ganyong Potensi Lokal yang Belum Termanfaatkan'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/6827797675891142363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=6827797675891142363' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/6827797675891142363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/6827797675891142363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/04/pati-ganyong-potensi-lokal-yang-belum.html' title='Pati Ganyong Potensi Lokal yang Belum Termanfaatkan'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-4476487049980088107</id><published>2010-04-05T13:48:00.002+07:00</published><updated>2010-04-05T13:52:07.853+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='obat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dokter'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tan'/><title type='text'>Dr. Tan Shoat Yen : “Obat BUKAN JAWABAN”</title><content type='html'>( Dari Majalah “PESONA” Maret 2010, Halaman 80 -- 82 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mendidik pasiennya agar mengubah gaya hidup, tak tergantung pada obat dan tidak dibohongin dokter. Prinsipnya, pasien harus punya otonomi terhadap tubuh sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah berkunjung ke klinik dr. Tan Shot Yen di wilayah Bumi Serpong Damai pada pukul 11 di hari kerja. Anda akan melihat dr. Tan menghadapi beberapa pasien. Sekilas, Anda mungkin berpikir dokter sedang marah - marah. Padahal ia sedang menjelaskan tentang gaya hidup sehat pada pasien barunya. Pasalnya, memang begitu gaya dr. Tan, menjelaskan dengan suara keras. Bila kita simak ucapannya, semua yang dijelaskannya sangat penting dan membukakan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kesalahan pasien dalam berobat hanyalah mencari tahu ‘bagaimana’. Bagaimana caranya menurunkan tensi, menurunkan kadar gula, menguruskan badan, menghilangkan senewen atau sakit di jemari. Jika Anda cuma tanya ‘bagaimana’, Anda akan jatuh menjadi sekadar konsumen. Pertanyaan terpenting adalah mengapa Anda sampai sakit ?” urainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita 45 tahun ini memang tak mau punya pasien yang mengharapkan pil atau tongkat ajaib untuk membereskan tubuhnya. “Saya mau pasien yang taking ownership of their own body. Itu badan anda. Buat apa dokter yang sok tahu menyuruh ini - itu ? Yang benar buat dokter belum tentu benar buat Anda.” Wah, dokter yang satu ini tampaknya memang lain dari yang lain.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff00ff;"&gt;&lt;br /&gt;Mendorong Gaya Hidup Sehat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan mencolok dr. Tan dibanding dokter lain pada umumnya adalah ia tidak mudah memberi obat. Rata - rata pasien yang keluar dari ruang prakteknya tidak menggenggam resep. Kalaupun ada resep, biasanya hanya vitamin dan omega-3, tergantung kondisi pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sampai kapan seseorang mau tergantung pada obat - obatan ? Apakah setelah mengonsumsi obat dia benar - benar sembuh ? Jawabannya tidak. Karena begitu obat berhenti, dia sakit lagi. Berapa banyak dokter hanya bertanya ‘sakit apa’ lalu berkata ‘ini obatnya’ ? Dia tidak memberikan pendidikan atau menjelaskan asal usul penyakit. Pasien juga bego, padahal dia harusnya memahami perannya dalam menciptakan penyakitnya,” jelas dr. Tan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ganti resep, dr. Tan memberikan pencerahan tentang gaya hidup sehat yang harus dijalani setiap orang. "Saya yakin semua dokter tahu bahwa diabetes, stroke, dan kanker adalah penyakit gaya hidup. Tapi pertanyaannya, seberapa jauh seorang dokter mau fight untuk memperbaiki gaya hidup pasiennya ? Karena, penanganan pertama pasien seharusnya perubahan gaya hidup. Bila gagal, baru obat - obatan boleh dicoba.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Tan mencontohkan, pasien yang sakit lutut akan disuruh minum obat, dioperasi, atau diganti tempurung lututnya. Padahal, titik beratnya adalah bobot tubuhnya. Jika si Pasien mengubah pola makan dan gaya hidup, berat badannya susut dan keluhan lututnya akan hilang. “Ibaratnya, mobil Mercedes pasti turun mesin kalau diisi bensin bajaj. Coba ganti dengan bensin super, pasti larinya kencang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan pola makan yang dianjurkan dr. Tan mungkin terdengar ekstrem. Ia mengimbau pasiennya untuk berhenti mengonsumsi gula, terigu, nasi, dan pati ( singkong, kentang, ubi, jagung, talas ). Pasalnya, di dalam tubuh, jenis makanan ini akan diproses 100 % menjadi gula dalam waktu dua jam. Benar, manusia butuh gula untuk energi. Tapi kenaikan kadar gula darah akibat empat jenis makanan ini sangat cepat, mengakibatkan insulin melonjak untuk menekan&lt;br /&gt;kenaikannya. Bersama insulin, keluar pula hormon eicosanoid buruk. Akibatnya, pembuluh darah menyempit, darah kental, daya tahan buruk, tubuh ‘memelihara’ bakteri, jamur, kista, tumor, dan kanker, serta timbul nyeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ganti nasi, ia meresepkan : satu ikat selada mentah atau dua cangkir brokoli setengah matang, 2 putih telur rebus, 2 tomat, 2 mentimun, setengah avokad, apel, atau pear. Dengan makanan ini, tak ada sisa gula yang tersimpan menjadi lemak. Kadar gula darah sebelum dan sesudah makan pun rata - rata sama. Dan, hormon eicosanoid buruk takkan keluar sehingga tak mengundang penyakit. ‘Menu’ ini perlu dilengkapi lauk - pauk yang diolah dengan berbagai cara, asal tidak ditumis atau digoreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita makan sayur bukan hanya demi seratnya. Sayur mentah mengandung enzim dengan life force energy yang penting buat tubuh. Inilah pola makan asal yang sesuai fitrah manusia. Siapa bilang tidak makan nasi jadi lemas ? Nenek moyang kita makan sayur dan buah tapi mereka kuat mendaki gunung dan berburu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff00ff;"&gt;Sakit adalah Introspeksi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang menarik dari dr. Tan adalah gelar M. Hum. Gelar itu didapat setelah ia mengambil pascasarjana filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta, tahun lalu. Menurutnya, kuliah S2 filsafat membuatnya memahami manusia secara mendalam dan holistic. Ia juga jadi mengerti ‘dosa ilmu kedokteran’ tentang mekanisasi tubuh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akibat perkembangan ilmu kedokteran – terutama setelah ditemukannya alat pacu dan cangkok jantung, tubuh manusia yang tadinya holistic lalu dipecah - pecah. Kalau kepala sakit yang diobati, ya kepala saja. Kita terlepas dari tubuh, emosi dan kecerdasan spiritual. Tubuh manusia hanya jadi seperangkat mesin. Kalau ada yang salah, kita pergi ke bengkel. Dan, rumah sakitlah bengkel terbesarnya. Betul, badan manusia terlalu kompleks untuk dipegang satu ahli saja. Manusia boleh dipegang beberapa ahli, asal mereka sama - sama sadar bahwa manusia&lt;br /&gt;diciptakan Tuhan. Masalahnya, dokter punya arogansi profesi. Seorang dokter biasanya susah dibilangin dan selalu merasa benar,” tuturnya lugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Tan juga menyanyangkan bila manusia zaman sekarang mati - matian melawan dan&lt;br /&gt;menolak sakit. Padahal, sakit adalah jalan untuk lebih memahami bahwa manusia tak selamanya di posisi atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sakit adalah introspeksi. Ketika sakit, saya berhenti dan menoleh ke belakang. Apa yang ‘jalan’ dan ‘nggak jalan’ selama ini ? Nah, menjadi sembuh adalah keberhasilan introspeksi dan menemukan cara untuk lebih maju lagi. Tapi bagaimana pasien bisa introspeksi bila tak dibimbing menemukan kesembuhannya dan hanya dininabobokan oleh obat ? Dunia yang mati rasa dan tak mau mengalami sakit adalah dunia yang melarikan diri, mengingkari diri sendiri,” lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dr. Tan, kita memasuki era kebablasan mengonsumsi obat. Akhirnya, obat dijadikan demand. Setelah demand melambung tinggi, masyarakat digenjot untuk mendapatkan penghasilan lebih yang tak perlu, demi obat. Lihatlah berapa banyak orang yang harus berusaha mati - matian demi keperluan berobat salah satu anggota keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff00ff;"&gt;Selalu Ingin Jadi Dokter&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dr. Tan Shot Yen lahir di Beijing, 17 September 1964 dan dibesarkan di Jakarta.&lt;br /&gt;Ia kuliah di Fakultas Kedokteran Universistas Tarumanegara dan lulus Profesi Kedokteran Negara FKUI pada tahun 1991. Sebagai siswi yang selalu mendapat nilai cemerlang dalam ilmu eksakta, menjadi dokter merupakan impiannya sejak dulu. Baginya, di bidang kedokteran, cara pikirnya yang eksakta bisa menemukan ‘kemanusiaannya’. Dalam diri pasien, ia menemukan benang merah antara fisik, emosi dan spiritual.&lt;br /&gt;"Ketika baru menjadi dokter, saya juga ngaco. Sekadar memberi obat pada pasien.&lt;br /&gt;Lama - lama saya pikir saya cuma perpanjangan pabrik obat,” kenangnya. Lalu ia pelan - pelan lebih menggunakan gaya hidup sehat. Perubahan ini dipicu oleh ayahnya, &lt;strong&gt;dr. Tan Tjiauw Liat&lt;/strong&gt;, tokoh inspiratif yang membuatnya maju untuk melihat apa sebenarnya kebutuhan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat begitu berapi - apinya dr. Tan saat memberikan pencerahan gaya hidup pada pasien, siapapun mungkin akan bertanya ‘apa tidak capek ?’. “Lebih capek mana dibandingkan dokter yang ditunggangi perusahaan obat dan makanan ? Saya mendapat energi bila melihat pasien sembuh. Mereka memegang kendali atas hidup mereka, tidak dibohongin dokter, dan tidak tergantung obat,” jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Tan mengakui, sepak terjangnya kerap dipandang sebelah mata oleh koleganya.&lt;br /&gt;“Ada yang bilang saya idealis, bahkan mission impossible. Tapi saya yakin, dalam hati kecil mereka mengatakan bahwa perubahan gaya hiduplah jawabannya.&lt;br /&gt;Masalahnya, mereka sendiri tidak menjalani gaya hidup itu. Ini membuat saya sebal. Kalau mereka merasa tidak bisa menjalani gaya hidup sehat, jangan mengecilkan pasien dengan menganggap pasien juga takkan bisa. Pasien yang sudah parah dikasih obat apapun pasti mau. Apalagi cuma disuruh ganti nasi dengan sayur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff00ff;"&gt;Keluarga Terpengaruh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pola makan asal yang meniadakan gula, terigu, nasi, pati dan susu yang dijalani dr. Tan juga dilakukan oleh suami – Henry Remanleh – dan anak tunggalnya, Cilla.&lt;br /&gt;Menurut dr. Tan, mereka tidak menjalaninya karena terpaksa, tapi karena merasakan manfaatnya. “Putri saya 17 tahun, kadang terpengaruh pola makan temannya. Dia lalu mengeluh susah konsentrasi atau pencernaannya terganggu.&lt;br /&gt;Setelah itu dia back on track. Dia sudah meengonsumsi raw food sejak SMP atas pilihan sendiri. Anak itu mencontoh orang tuanya. Jangan harap anak makan dengan baik kalau Anda sendiri amburadul.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suaminya, Henry, adalah kinesiologis yang berkutat dengan masalah gerak dan pengaruhnya terhadap aspek kehidupan manusia. Henry juga instruktur brain gym.&lt;br /&gt;Ia berpraktek di tempat yang sama. Dr. Tan sangat menghargai pekerjaan suaminya karena memberdayakan masyarakat. “Brain gym terbukti bisa meningkatkan konsentrasi. Dengan pola makan sehat sejak kecil dan gerakan olahraga terstruktur, Anda tak perlu lagi minum obat,” katanya tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sibuk berpraktek dan menjadi pembicara talkshow, dr. Tan menjadi contributor untuk tabloid dan majalah kesehatan. Selain itu, ia mengisi waktunya dengan membaca dan membuka jalur continuing medical education melalui internet.&lt;br /&gt;Karena itu, info dan data jurnal ilmiahnya selalu up to date – di samping buku - buku terbaru pemberian ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjalani pilates, terkadang berenang, dan sesekali bermain piano. Kini ia sedang mengumpulkan kisah - kisah kamar praktek untuk dijadikan tulisan inspiratif agar para dokter memandang pasien lebih dari sekumpulan diagnosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, sepertinya semangat dalam tubuh mungil ini seolah melonjak - lonjak dan tak&lt;br /&gt;pernah padam. Maju terus dr. Tan !&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-4476487049980088107?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/4476487049980088107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=4476487049980088107' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4476487049980088107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4476487049980088107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/04/dr-tan-shoat-yen-obat-bukan-jawaban.html' title='Dr. Tan Shoat Yen : “Obat BUKAN JAWABAN”'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-3463416890934444789</id><published>2010-03-16T10:14:00.000+07:00</published><updated>2010-03-16T10:21:46.387+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rokok'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makruh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='haram'/><title type='text'>Rokok, antara makruh dan haram</title><content type='html'>Nur Hidayat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim yang benar adalah muslim yang mengikuti Al Qur’an dan As Sunnah karena dua hal inilah yang diawriskan Rasulullah kepada umatnya untuk hidup dengan benar dunia dan akherat. Namun demikian, kadang betapa sukarnya melaksanakan hal tersebut. Dengan berbagai alasan sering kita menjadi ingkar terhadap sunnah bahkan sering pula ingkar terhadap Al Qur’an. Banyak kejadaian yang sebenarnya wujud pengingkaran kita pada sunnah dengan dibalut berbagai alasan  termasuk dengan balutan kata ijtihad.&lt;br /&gt;Suatu conton yang baru saja kita lihat. Muhammadiyah baru saja mengeluarkan fatwa haramnya merokok, mengikuti apa yang telah dilakukan oleh banyak Negara Islam. Tapi Indonesia memang bukan Negara Islam sehingga fatwa bukanlah hokum. Fatwa adalah hokum bagi pengikutnya. Sedang yang bukan Islam mestinya tidak perlu bingung. Hanya karena kepentingan bisnis yang terganggu saja maka mereka menentang atau mendukung.&lt;br /&gt;Yang aneh, justru pertentangan datang dari umat Islam sendiri, bagi yang setuju menyatakan akhirnya Muhammdiyah sadar juga. Bagi yang tidak setuju lebih banyak lagi alasan yang dikemukakan, mulai dari menyatakan tidak adanya ayat Al Qur’an dan Hadits yang menyebutkan tentang rokok. Adapula ulama yang menyatakan belum ada bukti bahwa merokok menyebabkan kanker seperti yang tertulis dalam bungkus rokok. Mereka berdalih dengan ungkapan yang lucu bagi mereka yang memahami pengetahuan. Ulama tersebut mengatakan tidak semua penderita kanker adalah perokok dan tidak semua perokok adalah penderita kanker. Jadi beliau simpulkan rokok bukanlah penyebab kanker.Beliau nampaknya lupa makna tulisan merokok dapat menyebabkan kanker, kata dapat bukanlah berarti harus.&lt;br /&gt;Ada sebuah kisah nyata yang terjadi. Seorang ibu menderita kanker stadium 3. Ibu tersebut bersuamikan dokter anak-anaknya dokter, menantunya juga dokter dan tidak satupun yang merokok. Apakah ini berarti rokok bukan penyebab kanker? Cerita inikemudian berkembang, dicarilah siapa perokok disekitarnya. Ternyata di kantor tempat ia bekerja sang pemimpinnya adalah perokok berat. Sehingga ia terkena dampak (sebagai peroko pasif), sang pemimpin ini merasa bersalah dan ia minta maaf. Pihak keluarga mengatakan, bukan salah bapak, mungkin itumemang kehendak Allah. Hanya teman pemimpin tadi menasehati, berhentilah merokok agar tidak ada korban akibat rokok anda.&lt;br /&gt;Haram artinya berdosa jika mengkonsumsinya. Muhammadiyah menyatakan haram bagi setiap warganya dan dalam setiap pertemuan berlabel Muhammadiyah, uniknya ada juga cabang yang menyerahkan keputusan pada warganya dan tidak mengikat. Nampaknya pimpinan cabang ini takut kehilangan jamaah atau dibrontak warga yang sebagian besar petani tembakau. Padahal tidakada hubungan haramnya rokok dengan larangan menanam tembakau. Tembakau dapat ditanaman bukan untuk rokok tapi dapat digunakan untuk produksi biopestisida suatu pemanfaatan yang sangat baik dan tidak bahaya. Semoga Muhammadiyah yang mengharamkan mampu memberi solusi ini sehinga dukungan semakin kuat.&lt;br /&gt;Makhruh artinya boleh namun sebaiknya tidak dilakukan dengan alasan2 ilmiah dan bukan agama. Makhruh boleh dilakukan untuk umat pada umumnya sedang ulama lebih dekat kearah haram agar umay tidak mengkonsumsinya. Dalam hal rokok ternyata para kyai banyak yang justru merokok disaat berceramah di dalam masjid pula. Kenapa perbuatan makruh dicontohkan? Dan salahkan umat jika mencontoh pemimpinnya?&lt;br /&gt;Andai anda tidak sepaham dengan haramnya rokok setidaknya janganlah merokok di tempat umum karena banyak pula yang terganggu. Rasulullah pernah melarang orang yang habis makan bawang shalat di masjid. Ini karena bau bukan bawangnya, dia boleh shalat dirumah. Apalagi rokok yang jelas sering mengganggu orang lain.&lt;br /&gt;Semoga ada keasadaran diantara kita untuk hiduplebih sehat, baik secara fisik atau nurani.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-3463416890934444789?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/3463416890934444789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=3463416890934444789' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3463416890934444789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3463416890934444789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/03/rokok-antara-makruh-dan-haram.html' title='Rokok, antara makruh dan haram'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-1615155340253983593</id><published>2010-03-11T10:34:00.000+07:00</published><updated>2010-03-11T10:37:16.470+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rokok'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='haram'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhammadiyah'/><title type='text'>Fatwa PP Muhammadiyah: Merokok Haram!</title><content type='html'>&lt;strong&gt;JAKARTA, KOMPAS.com &lt;/strong&gt;—&lt;br /&gt;&lt;div class="font12 c_abu pt_5"&gt;Laporan wartawan &lt;strong class="c_abu5"&gt;KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;            &lt;div class="c_blue_kompas font11 pb_10 pt_3"&gt;Selasa, 9 Maret 2010 | 10:12 WIB&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pimpinan Pusat Muhammadiyah, melalui Majlis Tarjih dan Tajdid, mengeluarkan fatwa baru terhadap hukum merokok. Setelah menelaah manfaat dan mudarat rokok, Majlis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah berkesimpulan bahwa merokok secara syariah Islam masuk dalam kategori haram. Keputusan ini diambil dalam &lt;em&gt;halaqoh &lt;/em&gt;tentang Pengendalian Dampak Tembakau yang diselenggarakan Majlis Tarjih dan Tajdid pada 7 Maret lalu di Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;”Fatwa ini diambil setelah mendengarkan masukan dari berbagai pihak tentang bahaya rokok bagi kesehatan dan ekonomi. Di samping itu, kami juga melakukan tinjauan hukum merokok. Berdasarkan masukan dari &lt;em&gt;halaqoh &lt;/em&gt;itu, kemudian dirapatkan oleh Majlis Tarjih dan Tajdid dan mengeluarkan amar keputusan bahwa merokok adalah haram hukumnya,” kata Ketua PP Muhammadiyah Bidang Tarjih Dr Yunahar Ilyas dalam jumpa pers di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Selasa (9/3/2010).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fatwa baru ini sekaligus merevisi fatwa sebelumnya yang menyatakan bahwa hukum rokok mubah. ”Fatwa bahwa merokok mubah selama ini terjadi karena berbagai dampak negatif merokok bagi kesehatan, sosial, dan ekonomi, semakin dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Yunahar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fatwa bahwa merokok mubah masih dipertahankan oleh PP Muhammadiyah hingga 2007. Artinya, boleh dikerjakan, tetapi lebih baik jika ditinggalkan. Perubahan fatwa menjadi haram dinilai sebagai keputusan yang akan membawa manfaat. Mengingat, banyaknya efek negatif akibat terpapar asap rokok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui fatwa ini, Yunahar mengatakan, PP Muhammadiyah ingin mengingatkan seluruh lapisan masyarakat akan bahaya mengisap lintingan tembakau ini. ”Karena dampak negatifnya, maka pembelanjaan uang untuk merokok adalah perbuatan mubazir,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam salah satu amar keputusannya, diimbau kepada yang belum merokok, wajib menghindarkan diri dari merokok. Bagi yang sudah merokok, wajib berupaya untuk menghentikan dari kebiasaan merokok. ”Dengan dikeluarkannya fatwa ini, maka fatwa tahun 2005 yang menyatakan merokok mubah dinyatakan tidak berlaku lagi,” kata Yunahar lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan Fatwa Haram Merokok yang dikeluarkan Majlis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah ini akan dibawa dan dikukuhkan dalam Rapat Pleno PP Muhammadiyah dan ditindaklanjuti dengan surat keputusan resmi. Dijelaskan Yunahar, surat keputusan tersebut berisi instruksi mengikat kepada seluruh jajaran organisasi, lembaga-lembaga amal usaha, seperti sekolah, universitas, rumah sakit, masjid, dan berbagai fasilitas Muhammadiyah di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-1615155340253983593?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://nasional.kompas.com/read/2010/03/09/10123349/Fatwa.PP.Muhammadiyah.Merokok.Haram.' title='Fatwa PP Muhammadiyah: Merokok Haram!'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/1615155340253983593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=1615155340253983593' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1615155340253983593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1615155340253983593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/03/fatwa-pp-muhammadiyah-merokok-haram.html' title='Fatwa PP Muhammadiyah: Merokok Haram!'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-6372792373091147239</id><published>2010-03-04T10:41:00.001+07:00</published><updated>2010-03-04T10:43:38.951+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dokter'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><title type='text'>HUKUM WANITA BEROBAT KE DOKTER LAKI-LAKI</title><content type='html'>Syaikh Bin Baaz rahimahullah ditanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"apa pendapat Syaikh yang mulia dalam perkara yang banyak ditanyakan dan sangat memberatkan kaum muslimin, yaitu masalah seorang wanita bersama dokter lelaki, dengan apa engkau menasehati para akhwat muslimah seputar masalah ini, demikian pula (nasehat buat) penguasa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab:&lt;br /&gt;Tidak diragukan lagi bahwa permasalahan seorang wanita dan dokter laki-laki adalah perkara yang penting, dan pada hakekatnya cukub banyak melelahkan, namun jika Allah memberi rezki kepada seorang wanita berupa ketakwaan dan ilmu,maka dia tentunya akan menjaga dirinya dan sangat memperhatikan hal ini. Tidak boleh seorang wanita berkhalwat dengan dokter&lt;br /&gt;laki-laki, dan tidak boleh pula seorang dokter lelaki berkhalwat dengannya dan telah terbit perintah dan penjelasan tentang terlarangnya hal itu dari penguasa (Arab Saudi,pen). Hendaknya seorang wanita memperhatikan masalah ini dan berusaha mencari dokter wanita yang mencukupi. Jika para dokter wanita itu telah ada alhamdulillah, sehingga tidak butuh lagi kepada dokter lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kebutuhan mendesak untuk mendatangi dokter lelaki disebabkan karena tidak adanya dokter wanita, maka tidak mengapa–dalam kondisi butuh tersebut- untuk membuka (aurat) dan berobat. Ini termasuk perkara yang dibolehkan disaat dibutuhkan, namun hendaknya tidak membuka aurat dalam kondisi khalwat, tapi harus disertai mahramnya,atau suaminya jika membuka aurat yang biasa nampak seperti kepala, tangan dan kaki, atau yang semisalnya. Namun jika yang disingkap adalah aurat-aurat tertentu (yang lebih sensitif,pen) maka hendaknya ditemani suaminya, atau seorang wanita, ini lebih baik dan lebih berhati-hati. Atau ditemani seorang perawat wanita atau dua orang yang hadir disitu, namun jika ada seorang wanita yang bersamanya selain perawat, hal itu lebih baik dan lebih berhati-hati dan lebih jauh dari hal yang meragukan. Adapun berkhalwat maka hal itu tidak boleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Fatawa wa maqalaat Syaikh Bin Baaz rahimahullah: 5/371, Syamilah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melihat lengkapnya di &lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://salafybpp.com/"&gt;http://salafybpp. com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://semenit.net/"&gt;http://semenit. net/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://warungislami.com/"&gt;http://warungislami .com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-6372792373091147239?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/6372792373091147239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=6372792373091147239' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/6372792373091147239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/6372792373091147239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/03/hukum-wanita-berobat-ke-dokter-laki.html' title='HUKUM WANITA BEROBAT KE DOKTER LAKI-LAKI'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-5688215509305168210</id><published>2010-02-16T09:11:00.000+07:00</published><updated>2010-02-16T09:12:00.596+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tempe'/><title type='text'>Proses Produksi Tempe</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: 150%;"&gt;Tempe secara mikrobiologis pada dasarnya dibuat melalui dua tahap proses, pertama adalah perendaman dan kedua adalah fermentasi jamur. Dalam fermentasi jamur bisanya tumbuh pula bakteri patogenik dan bakteri ini dapat dihambat oleh asam yang dihasilkan oleh bakteri asam laktat yang ada selama perendaman (Nout &lt;i style=""&gt;et al,&lt;/i&gt; 1987, 1988). Selain asam laktat kini juga diketahui adanya senyawa antagonis lain yaitu bacteriosin yang dihasilkan bakteri asam laktat dan mampu menghambat pertumbuhan bakteri Gram negative (Vandenbergh, 1993; Stiles, 1996).&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pada proses perendaman tradisional, keberadaan bakteri asam laktat tidak dapat diprediksikan. Ketergantungan pada alam dan tempat yang dipakai merendam kedelai menjadikan kondisi asam yang diharapkan kadang tidak tercapai karena lambatnya pertumbuhan (Nout and Rombouts, 1990). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Permasalahan yang ada saat ini adalah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;tempe&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; dari kedelai lokal lebih cepat busuk dibandingkan kedelai impor. Hal ini disebabkan kedelai lokal memiliki kadar air yang lebih tinggi dibandingkan kedelai impor sehingga dengan proses yang sama, maka kedelai lokal menjadi lebih lunak dan mempercepat pembusukan pada saat fermentasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Proses yang cukup berperan dalm kualitas &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;tempe&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; adalah perendaman. Perendaman yang makin lama akan makin memperlunak biji kedelai setelah perebusan dan kedelai menjadi lebih mudah busuk oleh bakteri kontaminan yang ada pada inokulum. Pengurangan waktu perendaman dan jumlah air yang digunakan perlu dilakukan agar kedelai tidak menjadi terlalu lunak sehingga &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;tempe&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; yang dihasilkan dapat lebih tahan lama dan jumlah limbah yang dihasilkan dapat diminimalkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Perendaman kedelai dengan cara inokulasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;lactobacillus plantarum&lt;/i&gt; disamping dapat mencegah kontaminan, juga mampu menurunkan pH dan mempermudah proses pengupasan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Wang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;et al&lt;/i&gt; (1972) melaporkan bahwa &lt;i style=""&gt;Rhizopus oligosporus&lt;/i&gt; dari &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;tempe&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; menghasilkan sejumlah antibakteri ketika ditumbuhkan pada medium kedelai. Mulyowidarso, &lt;i style=""&gt;et &lt;/i&gt;al (1989) melaporkan bahwa pada &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;tempe&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; ditemukan &lt;i style=""&gt;Bacillus pumilus &lt;/i&gt;dan &lt;i style=""&gt;B. brevis&lt;/i&gt; sebanyak 100 juta lebih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Morita &lt;i style=""&gt;et al&lt;/i&gt; (2004) melaporkan bahwa Rhizopus sp MKU 24 mampu menghasilkan substansi antibacterial yang mampu melawan &lt;i style=""&gt;B. subtilis &lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dan &lt;i style=""&gt;Micrococcus luteus.&lt;/i&gt; Kobayashi &lt;i style=""&gt;et al &lt;/i&gt;(1992) melaporkan bahwa antibiotic yang dihasilkan &lt;i style=""&gt;R. oligosporus&lt;/i&gt; IFO 8631 hanya mampu melawan spesies Bacillus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 125%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Penambahan bakteri pada inokulum &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;tempe&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; akan mempengaruhi kualitas &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;tempe&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;. Penggunaan &lt;i style=""&gt;Bacillus&lt;/i&gt; sp yang dicampur dengan &lt;i style=""&gt;Rhizopus peka &lt;/i&gt;akan menghambat pertumbuhan jamur jika jumlah bakteri mencapai 10&lt;sup&gt;8&lt;/sup&gt; namun tidak berpengaruh jika jumlah bakteri hanya 10&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; (Fukuda &lt;i style=""&gt;et al, &lt;/i&gt;2008). Panggunaan bakteri asam laktat pada inokulum &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;tempe&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; belum dilaporkan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-5688215509305168210?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/5688215509305168210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=5688215509305168210' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5688215509305168210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5688215509305168210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/02/proses-produksi-tempe.html' title='Proses Produksi Tempe'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-5046065727576776192</id><published>2010-02-12T13:00:00.001+07:00</published><updated>2010-02-12T13:05:07.276+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serdos'/><title type='text'>Penyerahan Sertifikat Dosen</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Arial,Helvetica;"&gt;&lt;span style=""&gt;11 Februari 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://prasetya.brawijaya.ac.id/image/serdos09.jpg" nosave="" align="left" height="240" hspace="3" width="321" /&gt;&lt;span style="font-family:Arial,Helvetica;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sebanyak 212 staf akademis Universitas Brawijaya (UB) menerima sertifikat dosen (serdos) dari 219 yang diajukan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional. Penyerahan serdos ini dilakukan secara simbolis oleh Rektor, Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito, Kamis (11/2) di gedung widyaloka. Dari jumlah tersebut, dosen Fakultas Kedokteran (FK) menduduki posisi teratas yaitu 42 orang dan disusul Fakultas Teknik (FT): 34. Berikut adalah rincian jumlah dosen yang menerima sertifikat pada tiap-tiap fakultas; Fakultas Hukum (FH): 18, Fakultas Ekonomi (FE): 13, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA): 20, Fakultas Pertanian (FP): 19, Fakultas Peternakan (FPt): 18, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK): 12, FMIPA: 28 dan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP): 8.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial,Helvetica;"&gt;&lt;span style=""&gt;Beberapa perguruan tinggi yang menjadi &lt;i&gt;reviewer&lt;/i&gt; untuk sertifikasi dosen UB adalah Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Udayana, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Negeri Surakarta serta Institut Pertanian Bogor.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial,Helvetica;"&gt;&lt;span style=""&gt;Menyampaikan pengarahannya, Rektor mengemukakan bahwa sertifikat dosen ini dapat diumpamakan sebagai SIM yang digunakan untuk mengajar. "Selama ini kita lebih banyak dididik untuk menjadi peneliti dan bukan guru", ujar Rektor. Dengan diserahkannya serdos ini, secara khusus Rektor mengharapkan agar para dosen dapat lebih meningkatkan kinerjanya dalam melakukan Proses Belajar Mengajar (PBM), penelitian maupun pengabdian masyarakat. "Sertifikasi dosen ini akan selalu dimonitor. Selama mereka mampu menunjukkan kinerja yang bagus maka akan tetap berlaku, tetapi jika kinerjanya buruk akan dicabut", Rektor memaparkan.  Bagi UB, serdos ini diharapkan juga dapat memajukan institusi terutama terkait masalah akademik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial,Helvetica;"&gt;&lt;span style=""&gt;Diwawancarai seusai acara, Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno mengatakan bahwa dengan diberikannya serdos ini maka kinerja akademisi akan lebih dihargai dengan memberikan &lt;i&gt;reward&lt;/i&gt; tambahan satu kali gaji pokok untuk yang bukan Guru Besar. Sementara bagi Guru Besar, &lt;i&gt;reward&lt;/i&gt; yang diberikan adalah satu kali gaji pokok ditambah tunjangan kehormatan senilai dua kali gaji pokok. "Tapi &lt;i&gt;reward&lt;/i&gt; ini pun memiliki konsekuensi, yaitu mereka harus mampu menunjukkan kinerja yang lebih baik diantaranya dengan meningkatkan penulisan buku dan publikasi ilmiah di jurnal internasional", kata dia. Ditanya mengenai persyaratan pengajuan sertifikasi, mantan Rektor UB periode 2002-2006 ini menyatakan beberapa kriteria diantaranya harus lulus S2 dan disesuaikan dengan urutan kepangkatan. Meskipun begitu, sampai 2014 nanti, menurutnya dosen yang masih bergelar sarjana pun akan diberikan sertifikat tetapi dengan beberapa syarat tambahan yaitu berpangkat minimum lektor kepala, masa kerja diatas 30 tahun dan umur lebih dari 60 tahun. [nok]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-5046065727576776192?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://prasetya.brawijaya.ac.id/feb10.html#serdos' title='Penyerahan Sertifikat Dosen'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/5046065727576776192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=5046065727576776192' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5046065727576776192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5046065727576776192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/02/penyerahan-sertifikat-dosen.html' title='Penyerahan Sertifikat Dosen'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-4896321157375294060</id><published>2010-01-31T06:30:00.002+07:00</published><updated>2010-01-31T06:35:42.801+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='membaca'/><title type='text'>Membaca dan membaca</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/S2TCJOu3KFI/AAAAAAAAAFs/vgIiB8HdtBc/s1600-h/pembinaan1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/S2TCJOu3KFI/AAAAAAAAAFs/vgIiB8HdtBc/s320/pembinaan1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5432680514344921170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Membaca adalah jendela pengetahuan. Dengan membaca maka kita akan dapat mengetahui apa yang memang ingin kita ketahui. Tanpa membaca mungkin dunia kita akan teras sempit karena banyaknya yang tidak kita ketahui atau kita menjadi sombong karena kita tidak tahu bahwa ada yang jauh lebih besar dari yang kita kenal.&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Begitu juga dalam beragama. Ayat pertama yang diturunkan pada Rasulullah SAW adalah Iqra’ (bacalah). Umat Islam diwajibkan membaca. Sayangnya makna membaca sering dianggap sekedar membaca tanpa makna. Akankah kita menganggap diri kita membaca kalo tidak tahu yang kita baca?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dari Abu Umamah ra.a, dia berkata: “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: “&lt;em&gt;Bacalah Al Qur’an karena sesungguhnya Al Qur’an itu akan datang pada hari kiamat sebagai syafaat bagi orang-orang yang senang membacanya.”&lt;/em&gt; (HR Muslim) &lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v id="_x0000_s1026" style="'position:absolute;margin-left:1843.35pt;margin-top:261.35pt;" allowincell="f" fillcolor="#4f81bd [3204]" stroked="f"&gt;  &lt;v type="perspective" color="#9bbb59 [3206]" origin="-.5,-.5" offset="-6pt,-6pt" matrix=".75,,,.75"&gt;  &lt;/v&gt;&lt;v style="'mso-next-textbox:#_x0000_s1026;mso-fit-shape-to-text:t'" inset="21.6pt,0,1in,0"&gt;   &lt; ![if !mso]&gt;&lt;br /&gt; &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt; ![endif]&gt; &lt;div&gt; &lt;div style="'mso-element:para-border-div;border:solid"&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="'background:black;mso-background-themecolor:text1;"&gt;&lt;i style="'mso-bidi-font-style:normal'"&gt;&lt;span style="'color:white;mso-thememso-no-proof:yes'color:background1;"&gt;&lt;v id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;      &lt;v joinstyle="miter"&gt;      &lt;/v&gt;&lt;v&gt;       &lt;v eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;       &lt;v eqn="sum @0 1 0"&gt;       &lt;v eqn="sum 0 0 @1"&gt;       &lt;v eqn="prod @2 1 2"&gt;       &lt;v eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;       &lt;v eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;       &lt;v eqn="sum @0 0 1"&gt;       &lt;v eqn="prod @6 1 2"&gt;       &lt;v eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;       &lt;v eqn="sum @8 21600 0"&gt;       &lt;v eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;       &lt;v eqn="sum @10 21600 0"&gt;      &lt;/v&gt;      &lt;v extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;      &lt;o ext="edit" aspectratio="t"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/table&gt; &lt;/v&gt;&lt;v id="Picture_x0020_11" spid="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="pembinaan1.JPG" style="'width:212.25pt;height:159pt;visibility:visible;"&gt;      &lt;v src="file:///C:\Users\HPCOMP~1\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image001.jpg" title="pembinaan1"&gt;     &lt;/v&gt;&lt;span style="'color:white;mso-themecolor:background1;"&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                &lt; ![if !mso]&gt;          &lt; ![endif]&gt;  &lt;w type="square" anchorx="page" anchory="page"&gt; &lt; ![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Hadits ini sering dimaknai membaca dengan mengerti atau tidak mengerti maknanya akan mendapat pahala. Memang demikian adanya namun menjadi syafaat dapatkan jika tidak memahami dan mengamalkannya, karena setiap surat dalam Al Qur’an yang kita baca dan amalkan akan menjadi syafaat sebagai mana hadits berikut:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dari Nuwwas bin Sam’an r.a dia berkata: “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: “&lt;em&gt;Nanti pada hari kiamat akan didatangkan Al Qur’an dan ahlinya yang senang mengamalkan petunjuknya di dunia, didahului dengan surat Al Baqarah dan surat Al Imran yang keduanya saling berbantah  mengenai ahli masing-masing (bahwa orang ini adalah ahli yang mengamalkan surat&lt;/em&gt;  Al Baqarah atau Al Imran).” (HR Muslim).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Membaca, memahami, mengamalkan dan mengajarkan itulah sebaik-baik umat. Sebagaimana sabda rasulullah SAW:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dari Utsman  bin Affan r.a. dia berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “&lt;em&gt;Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya.”&lt;/em&gt; (HR Bukhari)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mengajarkan bukan sekedar mengajarkan baca Al Qur’an namun mengajarkan bagaimana agar semua napas hidup kita dibimbing Al Qur’an. &lt;/p&gt;   Mampukan kita melakukannya?&lt;!--Session data--&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-4896321157375294060?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://nhidayat.blogsome.com/2010/01/30/membaca-dan-membaca/' title='Membaca dan membaca'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/4896321157375294060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=4896321157375294060' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4896321157375294060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4896321157375294060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/01/membaca-dan-membaca.html' title='Membaca dan membaca'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/S2TCJOu3KFI/AAAAAAAAAFs/vgIiB8HdtBc/s72-c/pembinaan1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-7549457888484592465</id><published>2010-01-24T05:25:00.002+07:00</published><updated>2010-01-24T05:29:28.111+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fatwa'/><title type='text'>Menolak Fatwa?</title><content type='html'>&lt;p&gt;akhir-akhir ini masyarakat sering mendiskusikan adanya fatwa MUI atau ulama yang lain, yang umumnya bersifat menolak karena tidak sesuai dengan apa yang sedang merka lakukan atau kerjakan. MUI atau ulama dianggap sebagai mengada-ada.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seorang ulama adalah penerus Nabi dan sahabat karena di pundak beliau-beliaulah ajaran agama akan tetap tersampaikan. jangan samapi kita menjadi tersesat karena kita merasa lebih tahu padahal tidak tahu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;"&lt;em&gt;Dan Allah sekali kali tidak akan menyesatkan suatu kaum sesuadah Allah memebri petunjuk kepada mereka hingga dijelaskan Nya kepada mereka apa yang harus mereka jauhi, sesungguhnya Allah Maha mengetahu sesgala sesuatu."&lt;/em&gt; QS At-Taubah: 115.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;memang ada ulama yang mencari sensasi tapi selama mereka menyampaikan kebenaran maka sebenarnya bukan sensai yang mereka sampaikan tapi masalah itu dianggap kelewat batas oleh ulama.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;kasus rebounding misalnya tersirat dalam pernyataan boleh untuk yg bersuami, intinya adalah lebih baik memakai jilbab daripada mempertontonkan keindahan untuk yang bukan berhak (mreka katakan keindahan ini kan dari Allah jadi harus kita pelihara lalu ditontonkan didepan banyak orang untuk mengundang decak kagum)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Aku pernah juga ditanya/ditegurseseorang "jangan kamu larang istri kamu untuk memakai cat rambut"&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Aku hanya heran saja kok begitu ya. dan aku hanya jawab: Uban adalah petunjuk bagi orang agar ia sadar bahwa ia sudah tua. buat apa istriku mengecat rambut toh aku lebih bahagia jika ia tidak mengecatnya dan ia juga tidak akan mengecat untuk orang lain karena ia berjilbab. lalu aku beritahu dalil tentang cat rambut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Msalah pre weeding adalah masalah kholwat dan meotret diri untuk berbangga. namun ulama agak berhati2 sehingga disampaikan setelah bulan2 orang ramai menikah. ulama2 shalaf bisanya tidak memasang goto di rumahnya seperti  tidak memasang patung.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;semua memang tergantung kita ketika kita menerima petunjuk apakah kita akan selalu membentengi diri kita dari kebenaran Al Qur’an dan Al hadits? &lt;/p&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-7549457888484592465?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://nhidayat.blogsome.com/' title='Menolak Fatwa?'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/7549457888484592465/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=7549457888484592465' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/7549457888484592465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/7549457888484592465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/01/menolak-fatwa.html' title='Menolak Fatwa?'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-3602956594301139462</id><published>2010-01-16T22:53:00.001+07:00</published><updated>2010-01-16T23:16:53.021+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wedding'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='haram'/><title type='text'>Ketua MUI Sependapat Foto Pre Wedding Haram</title><content type='html'>http://detiknews.com &lt;span class="date"&gt;Jumat, 15/01/2010 15:14 WIB&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="reporter"&gt;   &lt;strong&gt;Amanda Ferdina&lt;/strong&gt; - detikNews &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - Pengharaman kegiatan fotografi pra nikah (pre wedding) oleh forum bahtsul masail Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) se-Jawa Timur ke-12 di Ponpes Lirboyo, Kediri, diamini Ketua Majelis Utama Indonesia (MUI) Cholil Ridwan. Cholil setuju karena hal itu selaras dengan ajaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau dikembalikan ke syariat, saya tidak keberatan atas fatwa itu," ujar Cholil pada detikcom, Jumat (15/1/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika merujuk ke ajaran Islam, lanjut Cholil, foto laki-laki dan perempuan sebelum nikah seperti suami istri memang haram hukumnya. "Kalau sudah nikah difoto dengan pose suami istri itu tidak apa-apa. Itu tak langgar syariat," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Cholil, saat ini, seperti halnya pacaran, foto pre wedding sudah seperti budaya dan itu sebenarnya haram. "Karena sudah jadi budaya, sepertinya tidak haram. Masalahnya kan mereka foto berpose suami istri," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun begitu, Cholil mengaku MUI pusat tidak akan membahas hal itu sepanjang tidak ada permintaan ke masyarakat ke lembaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau ada lembaga atau pribadi meminta ke MUI agar memberikan fatwa, MUI ada kewajiban menjawabnya. Tapi selama tidak ada permintaan masyarakat, MUI sudah sibuk dengan permintaan (fatwa) yang menumpuk itu," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) se-Jawa Timur &lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2010/01/15/133419/1279223/10/ponpes-putri-jatim-haramkan-rebonding-foto-pre-wedding-pengojek-wanita"&gt;sebelumnya&lt;/a&gt; memberikan pengharaman pada beberapa hal, antara lain rebonding dan foto pra nikah. Cholil menganggap pengharaman terhadap rebonding berlebihan. &lt;b&gt; (amd/nrl)&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-3602956594301139462?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.detiknews.com/read/2010/01/15/151417/1279360/10/ketua-mui-sependapat-foto-pre-wedding-haram' title='Ketua MUI Sependapat Foto Pre Wedding Haram'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/3602956594301139462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=3602956594301139462' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3602956594301139462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3602956594301139462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/01/ketua-mui-sependapat-foto-pre-wedding.html' title='Ketua MUI Sependapat Foto Pre Wedding Haram'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-3339908753114416117</id><published>2010-01-09T23:57:00.001+07:00</published><updated>2010-01-20T14:14:07.559+07:00</updated><title type='text'>Kyai dan Genetika</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/S0i1_8gFA5I/AAAAAAAAAFU/sFxzaIo_Ofw/s1600-h/wayang03.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; FLOAT: left; CLEAR: both" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/S0i1_8gFA5I/AAAAAAAAAFU/sFxzaIo_Ofw/s320/wayang03.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;  Membicarakan sosok Kyai kadang memang mengasyikkan terutama dengan segala keunikannya. salah satu sosok Kyai yang mungkin sangat kita kenal adalah Gus Dur.&lt;br /&gt;Kali ini saya tidak bicara tentang Gus Dur karena ia telah tiada. semoga segala amal ibdahnya diterima Allah SWt Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mungkin sering mendengar bagaimana para Kyai berceramah. namun kadang kita melihat pentingnya pengetahuan terutama yang akan disampaikan agar tidak terkesan aneh. sebenarnya kalo hanya aneh sih tidak masalah tapi kalo yang mendengarkan juga tidak tahu masalahnya dan menganggap yang bicara pasti benar, lalu diikuti apa tidak masalah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu tetanggaku pernah bilang kalo rokok oleh sebagian masyarakt dianggap wajib karena kyainya kalo ceramah selalu merokok, nah umatnya melhat sang pimpinan. OOOOOOOOOOO kalogitu kita harus merokok, lihatlah panutan kita saja merokok. dan merokoklah mereka karena mencontoh ulamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu aku kebetulan melihat siaran langsung TV Lokal tentang ceramah sorang Kyai dari kota lain yang cukup terkenal. Aku mendapatkan ilmu baru yang belum pernah kupeoleh dari buku yang kubaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun aku sedikit banyak telah belajar mikrobiologi dan genetika sejak S1 tapi melihat dan mendengar ceramah ini sungg uh aku jadi perlu belajar lagi.&lt;br /&gt;Teori keturunan ternyata ada yang beda dari pemahamanku selama ini.&lt;br /&gt;Dalam ceramahnya sang Kyai menceritakan seorang suami istri yang membeli tempan tidur dari orang Belanda yang akan pulang ke negara asalnya. Nah suami istri yang pengantin baru ini tiap hari aktivitas suami istrinya di tempat tidur tersebut dan ketika lahir anak pertama,wajahnya mirip orang Belanda. sang suami jadi curiga sama istrinya. Lah orang kulit sawo matang asli seperti mereka kok anaknya bule. opo tumon pikir sang suami. Namun rasa itu disimpannya karena rasa sayang pada istinya. Eh anak kedua juga bule lagi. mereka pikir ada gen resesif pada mereka atau ada turunan Bule? setelah diselidik ternyata mereka Sawo matang tulen sama sekali gak ada gen bule. setelah dari dokter tidak membawa hasil lalu mereka ke ulama dan menceritakan semuanya. sang ulama bilang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" ini karena lingkungan akan membawa dampak pada kehidupan kita. lingkungan yang baik akan membawa kita pada kebaikan. Mendidik anak juga dimulai dari dalam kandungan. bacakan yang baik2 maka anak akan menjadi baik. jika selama mengandung orang tua berbuat jahat anak juga akan jadi jahat. kalo kita makan babi maka sifat kita jadi seperti babi, maka babi diharamkan. begitu juga dengan anda berdua. karena selama ini anda di lingkungan tempat tidur orang Belanda maka anak anda jadi seperti mereka. oleh sebab itu cobalah tempat tidurnya diganti."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu gantilah tempat tidur mereka dan ternyata anak ketiga mereka sekarang tidak bule lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sang ustadz menjelaskan pentingnya lingkungan yang mempengaruhi dengan teori genetika tempat tidur. saya tidak tahu apa begitu ilmunya yang dimiliki ustadz dan saya belum pernah baca karena sudah mulai malas baca.&lt;br /&gt;Kalo umat yang mendengar percaya dengan inilalu rame2 beli ranjang bekas artis kan repot.&lt;br /&gt;Makanya saya jadi tidak heran ketika ajudan Gus Dur berkunjung ke Pasuruan dan saat keluar bingung mencari sandalnya Gus Dur, ternyara sandal itujadi rebutan diciumi orang di dekat masjid.&lt;br /&gt;Mestinya kita tidak perlu ngomong jika kita tidakmengerti ilmunya agar tidak menjerumuskan umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memang saya juga melihat tayangan sebelumnya bahwa untuk memperoleh ilmu dapat dilewati dengan beberapa cara:&lt;br /&gt;cara pertama dilakukan oleh para sufi dan ulamadengan menyerahkan diri secara penuh pada Allah mempelajari kitab Al Qur'an dengan hati dan tindakan tanpa merubah makna dengan menambahi makna menurut penafsirannya.&lt;br /&gt;adapula yang mempelajari Al Qur'an dengan penelitian2 dengan rujukan2 penafsiran sehingga muncullah banyak madzab yang kadang saling menyalahkan. dan keduanya akan dapat mencapai kebenaran.&lt;br /&gt;hanya perlu dipikir apakah juga memperoleh kebenaran yangn benar? ataukah kebenaran yang benar-benar tidak benar?&lt;div style="clear:both; text-align:LEFT"&gt;&lt;a href="http://picasa.google.com/blogger/" target="ext"&gt;&lt;img src="http://photos1.blogger.com/pbp.gif" alt="Posted by Picasa" style="border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-origin: initial; -moz-background-inline-policy: initial;" align="middle" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-3339908753114416117?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/3339908753114416117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=3339908753114416117' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3339908753114416117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3339908753114416117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/01/kyai-dan-genetika.html' title='Kyai dan Genetika'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/S0i1_8gFA5I/AAAAAAAAAFU/sFxzaIo_Ofw/s72-c/wayang03.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-6202855901893598610</id><published>2010-01-05T12:24:00.001+07:00</published><updated>2010-01-05T12:28:04.243+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rokok'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kanker'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DNA'/><title type='text'>DNA Bermutasi per 15 Batang Rokok</title><content type='html'>Penulis : Ikarowina Tarigan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENELITI &lt;/span&gt;yang memetakan cetak biru genetik pasien kanker paru-paru menemukan bahwa perokok mengalami satu mutasi DNA per 15 batang rokok yang mereka hisap. Mutasi DNA, terang  Dr Andy Futreal dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wellcome Trust,&lt;/span&gt; akan terjadi karena asap rokok akan diturunkan ke setiap generasi sel selanjutnya, sehingga memicu kerusakan permanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam studi ini, para peneliti dari Inggris mengerjakan proyek besar skala internasional yang mengidentifikasi 23,000 mutasi yang memicu tanda kerusakan akibat zat-zat kimia pada asap tembakau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti menemukan bahwa kerusakan genetik bervariasi, mulai dari perubahan satu huruf pada kode genetik seseorang hingga penghapusan atau penyusunan ulang ratusan dari ribuan huruf-huruf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut peneliti, tidak ada mutasi tunggal yang berdiri sendiri dalam menyebabkan penyakit. Perkembangan kanker lebih dipengaruhi oleh kombinasi berbagai mutasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Temuan ini akan berpengaruh besar terhadap sistem pengobatan," tutur pemimpin studi Dr Peter Campbell dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wellcome Trust Sanger Institute&lt;/span&gt;, seperti dikutip situs &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dailymail&lt;/span&gt;."Dengan mengidentifikasi semua gen-gen kanker kita bisa mengembangkan obat baru untuk mengatasi mutasi gen tertentu."&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mutasi dan kanker&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kanker, terang peneliti, disebabkan oleh kesalahan kode genetik, yaitu mutasi DNA yang bisa dipicu oleh agen-agen dari lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker, terang Futreal yang juga dari Wellcome Trust, akan muncul saat kontrol tingkah laku sel tidak bisa dikendalikan."Sel-sel akan tumbuh dengan cara, waktu, dan tempat yang tidak seharusnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sama seperti arkeolog, kami bisa mulai merekonstruksi sejarah kanker, membuka catatan paparan asap rokok di masa lalu dan melihat kerusakan yang terakumulasi di genom."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peneliti berharap temuan ini bisa membantu mereka memahami penyebab kanker dan mengembangkan sistem pengobatan baru. (OL-08)&lt;br /&gt;Sumber: Media Indonesia.com Senin,  04 Januari 2010 09:00 WIB&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-6202855901893598610?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2010/01/04/1978/2/DNA-Bermutasi-per-15-Batang-Rokok' title='DNA Bermutasi per 15 Batang Rokok'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/6202855901893598610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=6202855901893598610' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/6202855901893598610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/6202855901893598610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/01/dna-bermutasi-per-15-batang-rokok.html' title='DNA Bermutasi per 15 Batang Rokok'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-1775434569098488674</id><published>2010-01-02T05:09:00.001+07:00</published><updated>2010-01-02T05:09:54.953+07:00</updated><title type='text'>:: Kapan suatu Dosa menjadi Besar? ::</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;br/&gt;Ketika hendak melakukan dosa, janganlah melihat kepada kecilnya dosa.&lt;br/&gt;Namun lihatlah, kepada siapa dia berbuat dosa? Patutkah bagi seseorang&lt;br/&gt;yang diciptakan dan diberi oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala sarana yang&lt;br/&gt;lengkap dan cukup, lantas melanggar larangan-Nya? !&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sesungguhnya suatu dosa bisa menjadi besar karena hal-hal berikut:&lt;br/&gt;1. Dosa yang dilakukan secara rutin. Sehingga dahulu dikatakan: "Tidak ada&lt;br/&gt;dosa kecil jika dilakukan terus menerus, dan tidak ada dosa besar jika&lt;br/&gt;diikuti istighfar (permintaan ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala)."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2. Menganggap remeh suatu dosa. Ketika seorang hamba menganggap besar dosa&lt;br/&gt;yang dilakukannya maka menjadi kecil di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.&lt;br/&gt;Namun jika ia menganggap kecil maka menjadi besar di sisi Allah Subhanahu&lt;br/&gt;wa Ta'ala. Disebutkan dalam suatu atsar bahwa seorang mukmin melihat&lt;br/&gt;dosa-dosanya laksana dia duduk di bawah gunung di mana ia khawatir gunung&lt;br/&gt;itu akan menimpanya. Sedangkan orang durhaka melihat dosa-dosanya seperti&lt;br/&gt;lalat yang hinggap di hidungnya lalu dia halau dengan tangannya. (Shahih&lt;br/&gt;Al-Bukhari no. 6308)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3. Bangga dengan dosa yang dilakukannya serta menganggap bisa melakukan&lt;br/&gt;dosa sebagai suatu nikmat. Setiap kali seorang hamba menganggap manis&lt;br/&gt;suatu dosa, maka menjadi besar kemaksiatannya serta besar pula pengaruhnya&lt;br/&gt;dalam menghitamkan hati. Karena setiap kali seorang berbuat dosa, akan&lt;br/&gt;dititik hitam pada hatinya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;4. Menganggap ringan suatu dosa karena mengira ditutupi oleh Allah&lt;br/&gt;Subhanahu wa Ta'ala dan diberi tangguh serta tidak segera dibeberkan atau&lt;br/&gt;diadzab. Orang yang seperti ini tidak tahu bahwa ditangguhkannya adzab&lt;br/&gt;adalah agar bertambah dosanya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;5. Sengaja menampakkan dosa di mana sebelumnya tidak ada yang&lt;br/&gt;mengetahuinya kecuali Allah Subhanahu wa Ta'ala, sehingga mendorong orang&lt;br/&gt;yang pada dirinya ada bibit–bibit kejahatan untuk ikut melakukannya.&lt;br/&gt;Demikian pula orang yang sengaja berbuat maksiat di hadapan orang.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Semua umatku dimaafkan oleh Allah kecuali orang yang berbuat (maksiat)&lt;br/&gt;terang-terangan. Dan di antara bentuk menampakkan maksiat adalah seorang&lt;br/&gt;melakukan pada malam hari perbuatan (dosa) dan berada di pagi hari Allah&lt;br/&gt;menutupi (tidak membeberkan) dosanya lalu dia berkata: 'Wahai Si fulan,&lt;br/&gt;tadi malam aku melakukan begini dan begini.' Padahal dia berada di malam&lt;br/&gt;hari ditutupi oleh Rabbnya namun di pagi hari ia membuka apa yang Allah&lt;br/&gt;Subhanahu wa Ta'ala tutupi darinya." (HR. Al-Bukhari no. 6069 dari Abu&lt;br/&gt;Hurairah radhiyallahu 'anhu)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ibnu Baththal rahimahullahu mengatakan: "Menampakkan maksiat merupakan&lt;br/&gt;bentuk pelecehan terhadap hak Allah Subhanahu wa Ta'ala, Rasul-Nya, dan&lt;br/&gt;orang–orang shalih dari kaum mukminin…" (Fathul Bari, 10/486)&lt;br/&gt;Sebagian salaf mengatakan: "Janganlah kamu berbuat dosa. Jika memang&lt;br/&gt;terpaksa melakukannya, maka jangan kamu mendorong orang lain kepadanya,&lt;br/&gt;nantinya kamu melakukan dua dosa."&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Orang–orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian&lt;br/&gt;yang lain adalah sama, mereka menyuruh berbuat yang mungkar dan melarang&lt;br/&gt;berbuat yang ma'ruf." (At-Taubah: 67)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;6. Dosa menjadi besar jika dilakukan seorang yang alim (berilmu) yang&lt;br/&gt;menjadi panutan. (Lihat Taujihul Muslimin ila Thariq An-Nashri Wat Tamkin&lt;br/&gt;hal. 29-32 karya Muhammad Jamil Zainu)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dikutip dari&lt;br/&gt;&lt;a target='_blank' href='http://www.majalahsyariah.com/syariah.php?menu=detil&amp;amp;id_online=619'&gt;http://www.majalahs yariah.com/ syariah.php? menu=detil&amp;amp; id_online= 619&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-1775434569098488674?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/1775434569098488674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=1775434569098488674' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1775434569098488674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1775434569098488674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2010/01/kapan-suatu-dosa-menjadi-besar.html' title=':: Kapan suatu Dosa menjadi Besar? ::'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-1854680569462978123</id><published>2009-12-24T22:53:00.003+07:00</published><updated>2009-12-24T23:01:14.345+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='burung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pohon'/><title type='text'>Pohon Tua</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SzOQM8OhlKI/AAAAAAAAAFE/Qc1jv-oPu2k/s1600-h/pohon.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SzOQM8OhlKI/AAAAAAAAAFE/Qc1jv-oPu2k/s320/pohon.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418833328656716962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hujan tak jua turun dengan riang&lt;br /&gt;seakan tahu kegundahan pohon tua&lt;br /&gt;yang tak lagi tahu kapan burung-burung enggan hinggap lagi&lt;br /&gt;satu per satu daun layu&lt;br /&gt;ia makin tak yakin&lt;br /&gt;akankah burung itu tetap mau hinggap&lt;br /&gt;kepak sayapnya yang makin kuat&lt;br /&gt;dan kicaunya nan makin riang&lt;br /&gt;ia memang siap terbang&lt;br /&gt;dan pohon itu sadar&lt;br /&gt;ia bukanlah tempat hinggap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat burung itu berteduh&lt;br /&gt;ia merasa daunnya bermakna&lt;br /&gt;bahkan saat burung itu keluarkan kotoran&lt;br /&gt;ia anggap kesuburan yang diberikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kini...............&lt;br /&gt;ketika daunnya tak lagi meneduhi&lt;br /&gt;ia hanya mampu menatap&lt;br /&gt;akankah bayang sayap itu lenyap?&lt;br /&gt;dan.................&lt;br /&gt;akankah ada burung-burung lagi yang sudi hinggap&gt;&lt;br /&gt;jika&lt;br /&gt;tebasan kapak siap menancap&lt;br /&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-1854680569462978123?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/1854680569462978123/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=1854680569462978123' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1854680569462978123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1854680569462978123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/12/pohon-tua.html' title='Pohon Tua'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SzOQM8OhlKI/AAAAAAAAAFE/Qc1jv-oPu2k/s72-c/pohon.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-8188511434153077214</id><published>2009-12-14T09:40:00.001+07:00</published><updated>2009-12-14T09:44:56.928+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sedekah'/><title type='text'>Sedekah</title><content type='html'>Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu : Dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: Seorang lelaki berkata: Sungguh aku akan mengeluarkan sedekah pada malam ini. Lalu ia keluar membawa sedekahnya dan jatuh ke tangan seorang wanita pezina.&lt;br /&gt;Pada pagi harinya, orang banyak membicarakan: Tadi malam, seorang wanita pezina mendapatkan sedekah. Lelaki itu mengucap: Ya Allah, hanya bagi-Mu segala puji, (sedekahku jatuh pada wanita pezina).&lt;br /&gt;Aku akan bersedekah lagi. Dia keluar membawa sedekahnya dan jatuh ke tangan orang kaya. Pada pagi harinya, orang banyak membicarakan: Sedekah diberikan kepada orang kaya. Orang itu mengucap: Ya Allah, hanya bagi-Mu segala puji, (sedekahku jatuh pada orang kaya).&lt;br /&gt;Aku akan bersedekah lagi. Kemudian ia keluar membawa sedekah dan jatuh ke tangan pencuri. Pada pagi harinya, orang banyak membicarakan: Sedekah diberikan kepada pencuri. Orang itu mengucap: Ya Allah, hanya bagi-Mu segala puji, sedekahku ternyata jatuh pada wanita pezina, pada orang kaya dan pada pencuri. Lalu ia didatangi (malaikat) dan dikatakan kepadanya: Sedekahmu benar-benar telah diterima. Boleh jadi wanita pezina itu akan menghentikan perbuatan zinanya, karena sedekahmu, orang kaya dapat mengambil pelajaran dan mau memberikan sebagian apa yang telah diberikan Allah kepadanya. Dan mungkin saja si pencuri menghentikan perbuatan mencurinya, karena sedekahmu.&lt;br /&gt;(HR. Bukhari, Muslim, Nasa’i dan Ahmad)&lt;br /&gt;sumber: http://semenit.net dan http://warungislami.com&lt;br /&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-8188511434153077214?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/8188511434153077214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=8188511434153077214' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/8188511434153077214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/8188511434153077214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/12/sedekah.html' title='Sedekah'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-4320147824120148288</id><published>2009-12-07T14:28:00.000+07:00</published><updated>2009-12-07T14:29:00.426+07:00</updated><title type='text'>Bersyukur karena Tidak Korupsi</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SxyuugZloCI/AAAAAAAAAE8/-yNeWcfFbh8/s1600-h/P1020399.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 0px 10px 10px; FLOAT: right; CLEAR: both" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SxyuugZloCI/AAAAAAAAAE8/-yNeWcfFbh8/s320/P1020399.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;  Aku bersyukur karena kini tiap siang telah ada lagi pengajian di televise sehingga siang hari di hari minggu tidak lagi harus melihat acara-acara yang tak bermakna bagi hati.&lt;br /&gt;Hari ini ada ilmu yang cukup menarik berkait dengan menyambut hari anti korupsi. Tema tentang korupsi dibahas dengan gamblang.&lt;br /&gt;Salah seorang yang juga ikut menyampaikan adalah mantan menteri olahraga (AD). Ada yang menarik yang ia sampaikan. Salah satu adalah cerita yang sudah sering kita dengar yaitu tentang seorang ibu dan anak gadisnya yang akan mencampur susu dengan air (mengurangi timbangan?). Namun keshalihan anak gadis ini menjadikan sang khalifah menjadikan ia sebagai menantunya hingga akhirnya melahirkan seorang ulama yang sangat terkenal hingga kini Umar bin Abdul Aziz.&lt;br /&gt;Cerita yang juga tak kalah menariknya, meskipun telah kudengar berulang-ulang namun tetap menimbulkan getar di hati,yaiti kisah seorang pemuda yang menemukan apel kemudian dimakan dan saat separuh termakan ia baru ingat belum minta ijin dengan pemiliknya (kita juga baru saja melihat kasus seorang ibu yang mengambil biji kakao,orang yang mengambil semangka, pisang dsb). Setelah berjalan dan tertanya akhirnya ia ketemu dengan sang pemilik kebun. Sayang permohonan maaf dan ijin karena apel separuh telah masuk perutnya tidak diterima oleh pemilik kebun. Pemilik kebun mau memaafkan dan mengikhlaskan asal ia mau menikahi anaknya yang lumpuh, buta dan tuli. Pemuda ini kaget, namun karena ia meras berdosa dan tidak ingin hidupnya dilumuri dosa maka ia dengan tegas menjawab ia sanggup asal terampuni dosanya. Saat telah menikah ia kaget ternyata gadis itu amatlah cantik dan yang dimaksud lumpur adalah karena tidak pernah berjalan ketempat maksiat, buta karena tidak pernah melihat barang yang diharamkan untuk dilihat dan tuli karena tidak pernah mendengarkan omongan-omongan yang menyesatkan hati. Dan dari mereka kemudian lahirlah ulama yang amat terkenal Abu Hanifah.&lt;br /&gt;Menjelang akhir ceramah ada cerita yang cukup menarik. Seekor binatang ditanya oleh malaikat: “Hai kerbau, ridhlokah engkau atas nikmat Allah yang engkau terima karena hanya mandi dikubangan? Kerbau itu menjawab: “Ya Malaikat, aku ridlho atas nikmat ini, dibandingkan kelelawar yang mandi dengan air kencingnya sendiri?. Lalu malaikat menemui kelelawar: Hai kelelawar ridhokah kamu yang mandi dengan air kecingmu sendiri? Kelelawar itu menjawab: “aku ridlho atas nikmat ini karena aku tetap dapat menikmati alam dengan kelebihan inderaku sehingga dapat terbang di malam hari dan mencari buah yang nikmat di alam bebas dibandingkankan cacing yang selalu di dalam tanah dan berjalan dengan perutnya. Lalu malaikat datang ke cacing: Hai cacing ridhlokan kamu dengan nikmat yang diberikan Allah ini? Cacingpun menjawab: “Aku ridhlo ya Malaikat atas nikmat ini dibandingkan dengan manusia yang tahu bahwa yang dimakan itu haram karena hasil korupsi namun ia tetap serakah memakannya.&lt;br /&gt;Jadi? Jika kita ditanya malaikat apa jawaban kita?Semoga kita tidak termasuk yang disindir oleh cacing tersebut. Insya Allah.&lt;div style='clear:both; text-align:RIGHT'&gt;&lt;a href='http://picasa.google.com/blogger/' target='ext'&gt;&lt;img src='http://photos1.blogger.com/pbp.gif' alt='Posted by Picasa' style='border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-origin: initial; -moz-background-inline-policy: initial;' align='middle' border='0' /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-4320147824120148288?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/4320147824120148288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=4320147824120148288' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4320147824120148288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4320147824120148288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/12/bersyukur-karena-tidak-korupsi.html' title='Bersyukur karena Tidak Korupsi'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SxyuugZloCI/AAAAAAAAAE8/-yNeWcfFbh8/s72-c/P1020399.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-5637975375200319641</id><published>2009-11-24T14:10:00.000+07:00</published><updated>2009-11-24T14:10:57.641+07:00</updated><title type='text'>Barang yang sudah dibeli tak dapat dikembalikan?</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SwuHACyPyyI/AAAAAAAAAE0/XLFyxYUdhLw/s1600/pembungkus+snack.JPG"&gt;Kalimat di atas sudah jamak kita dengar dan baca pada nota penjualan. Kalimat yang memenjarakan hak konsumen, meskipun ada ungkapan pembeli adalah raja. Yah Raja memang tak pernah ngembalikan ya?&lt;br /&gt;Dalam strategi pemasaran, peran aktif konsumen menjadi andalan bagi perusahaan untuk menjaga kualitas dan meningkatkan kepercayaan konsumen pad produk sehingga menjadi pembeli yang setia. Konsumen akan menjadi enggan membeli manakala pengaduan yang ia lakukan tidak mendapat tanggapan bahkan terkesan disalahkan. Pembeli yang apatis akan membiarkan dan dia beralih ke produk pesaing dan rugilah sang produsen.&lt;br /&gt;Kekecewaan pembeli karena adanya ketidaksesuaian janji dari produsen sering menjadi permasalahan dan umumnya konsumen pada pihak yang lemah. Bagaimana Islam mengajarkan hal ini? Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa menjual buah-buahan lalu buah itu rusak (mis: busuk) maka dilarang menerima uang penjualannya. Mengapa dia mengambil dengan tidak sah uang saudaranya semuslim?” (HR Ibnu Majah).&lt;br /&gt;Hadits ini hendaknya jangan disikapi hanya untuk penjual buah dan tidak untuk yang lain, tapi hendaknya disikapi untuk jual beli. Saya jadi teringat ketika beli buah, sang penjual selalu mengatakan ini masak pohon, manis dan sebagainya padahal dia tidak tahu dimana buah itu dipetik. Dan saat diprotes karena ada yang masam, dengan santai ia menjawab, ya kan saya tidak mungkin mencoba satu persatu untuk tahu mana yang manis dan tidak, bahkan dalam guyonan dikatakan. “bapak masih untung beli satu kilo, saya yang beli satu kranjang dan masam semua saja tidak marah kok” nah salah lagi kita.  Padahal kalau kita menyimak hadits di atas jika ketahuan buahnya sudah tidak sesuai dengan yang dijanjikan maka sebenarnya ia tidak berhak menerima uang pembelian. Sayangnya banyak pedagang yang menyebut dirinya muslim tetap menerapkan aturan barang yang sudah dibeli tidak dapat ditukar atau dikembalikan dan bukannya mengikuti ajaran Rasulullah. Lalu? Bagaimana ia mengatakan kalo dirinya adalah mengikut Rasulullah?&lt;br /&gt;Sedihnya lagi kini untuk ambil uangpun ada tulisan: “hitung di depan kasir, pengaduan setelah meninggalkan loket tidak ditanggapi.”&lt;br /&gt;Aku tak tahu dimana salahnya atau memang tidak ada yang salah?&lt;img style="MARGIN: 0px 0px 10px 10px; FLOAT: right; CLEAR: both" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SwuHACyPyyI/AAAAAAAAAE0/XLFyxYUdhLw/s320/pembungkus+snack.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style='clear:both; text-align:RIGHT'&gt;&lt;a href='http://picasa.google.com/blogger/' target='ext'&gt;&lt;img src='http://photos1.blogger.com/pbp.gif' alt='Posted by Picasa' style='border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-origin: initial; -moz-background-inline-policy: initial;' align='middle' border='0' /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-5637975375200319641?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/5637975375200319641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=5637975375200319641' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5637975375200319641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5637975375200319641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/11/barang-yang-sudah-dibeli-tak-dapat.html' title='Barang yang sudah dibeli tak dapat dikembalikan?'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SwuHACyPyyI/AAAAAAAAAE0/XLFyxYUdhLw/s72-c/pembungkus+snack.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-3144489867260444702</id><published>2009-11-20T06:41:00.000+07:00</published><updated>2009-11-20T06:42:09.152+07:00</updated><title type='text'>Kiamat 2012?</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SwXXz9SsuFI/AAAAAAAAAEs/N81aE8eDWAY/s1600/P1080020+%5BDesktop+Resolution%5D.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; FLOAT: left; CLEAR: both" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SwXXz9SsuFI/AAAAAAAAAEs/N81aE8eDWAY/s320/P1080020+%5BDesktop+Resolution%5D.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;  Seperti hari minggu yang lain, pada hari minggu ini saya hadir pada suatu pengajian meskipun pada masjid dan kota yang berbeda dari biasanya. Jika biasanya dihadiri oleh jamaah yang relative muda dan didominasi mahasiswa maka kali ini didominasi para pensiunan sehingga hamper semuanya sudah udzur sehingga yang dibahaspun berbeda. Hari pembahasan tentang tanda kiamat terutama atas permintaan panitia akan adanya isu kiamat tahun 2012.&lt;br /&gt;Aku juga heran, kok yang banyak yang percaya pada ramalan meski ada yang bilang ilmiah dan sebagainya. Diramalkan kiamta terjadi pada 21 Desember 2012. Kenapa bukan 20 – 12 – 2012 ya? Kan bagus angkanya? Atau 12 – 12 – 12 ? tapi katanya itu sudah tertulis dalam prasastu suatu suku.Dalam film digambarkan kejadian menjelang kiamat.menurut ustadz adalah kejadian-kejadian bencana di bumi bukan dunia seperti gempa, gunung meletus, tanah merekah dan sebagainya.&lt;br /&gt;Lalu Ustadzpun menjelaskan tanda-tanda kiamat dari Al Qur’an dan hadits agar menambah keimanan kita.Sesampai di rumah aku baca buku “Terjemah Syarah Shahih Muslim karya Imam An-Nawawi” yang baru saja aku beli dari pameran buku dan aku coba bab I ternyata ada juga bercerita tentang ciri-ciri kiamat.&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits yang cukup panjang yang setahu saya juga terdapat dalam Hadits Arbain juga di Bab I yaitu membahas tentang rukun Islam dan rukun Iman sekaligus melalui kedatangan Malaikat Jibril yang mengajukan pertanyaan ke Rasulullah SAW. Berkait dengan tema renungan ini saya tidak menukil keseluruhan bunyi hadits apalgi dengan perawinya namun hanya sepotong yang berkait dengan kiamat. “……..  Lelaki itu berkata lagi ‘Beritahukan kepadaku tentang hari kiamat” Rasulullah menjawab: ‘Tidaklah orang yang yang ditanya lebih mengetahui dibandingkan dengan yang bertanya.” Lelaki itu berkata: ‘Kalau begitu beritahukan tentang tanda-tandanya saja.’ Rasulullah bersabda: ‘Kalau sudah ada budak perempuan melahirkan tuannya, kalau kamu telah menyaksikan orang-orang yang tidak beralas kaki dan tidak berbusana dari kalangan orang-orang melarat penggembala domba saling berlomba-lomba  mendirikan bangunan yang tinggi.’ ………….. dan seterusnya. (HR Muslim)&lt;br /&gt;Dalam hadits ini bukan menjelaskan kejadian-kejadian alam yang menghancurkan tapi justru kehancuran moral manusia yang tidak lagi memperhatikan perilaku nafsunya baik nafsu sex, serta nafsu pamer dan sombong. Itulah sebenarnya tanda-tanda kiamat yang sebenarnya yaitu hilangnya iman dihati manusia. Manusia lebih mengedepankan akalnya daripada imannya.&lt;br /&gt;Saya mohon maaf jika kesimpulan saya ini beda dengan para ustadz dan pensyarah hadits, ini memang hanya sebuah perenungan untuk memantapkan hati agar selalu menjaga iman.&lt;br /&gt;Berikut artikel bantahan NASA tentang kiamat 2012&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASA Menjawab Pertanyaan Seputar Ramalan Kiamat 2012&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik.com - Selasa, 17 November 2009&lt;br /&gt;Demam film bertema kiamat, "2012" tengah melanda. Banyak pertanyaan muncul terkait ramalan kiamat tahun 2012 itu.Salah satunya mengenai kisah munculnya prediksi kiamat tersebut. Awal prediksi kiamat tersebut bermula dari klaim bahwa Nibiru, planet yang diduga ditemukan Bangsa Sumeria tengah melaju menuju Bumi. Bencana awalnya diprediksi datang pada Mei 2003. Namun karena tidak ada yang terjadi pada hari yang ditentukan itu, prediksi kiamat beralih ke Desember 2012. Kemudian dihubungkanlah dengan kisah berakhirnya sistem penanggalan suku Maya kuno pada musim dingin 2012 dan diprediksi tanggal kiamat jatuh pada 21 Desember 2012.&lt;br /&gt;Tapi benarkah ada planet bernama Nibiru atau Planet X atau Eris yang sedang mendekati Bumi dan mengancam planet kita dengan kerusakan luas? Menurut NASA dalam situsnya, Nibiru dan kisah lainnya mengenai planet yang tengah menuju Bumi hanyalah hoax internet. Tak ada dasar untuk mendukung klaim tersebut.&lt;br /&gt;Lebih lanjut dinyatakan NASA, jika Nibiru atau Planet memang ada dan tengah akan menuju Bumi pada tahun 2010, maka para astronom pasti sudah akan mengetahuinya setidaknya pada satu dekade terakhir. Dan planet itu harusnya bisa terlihat dengan mata telanjang saat ini.Jelas sekali itu tidak nyata. Sedangkan Eris meski nyata adanya, namun itu merupakan planet kecil mirip dengan Pluto yang akan tetap berada jauh dari Bumi. Jarak terdekat dengan Bumi yang mungkin adalah sekitar 4 miliar mil.Banyak pula yang menanyakan tentang teori pergeseran kutub.&lt;br /&gt;Mungkinkah itu terjadi?&lt;br /&gt;Menurut NASA, pergeseran rotasi Bumi mustahil terjadi. Memang ada pergerakan lamban benua-benua (misalnya Antartika yang dekat dengan ekuator ratusan juta tahun silam), namun ini tidak relevan dengan klaim pergeseran kutub.Lantas apakah Bumi terancam ditabrak oleh meteor pada tahun 2012? Menurut NASA, Bumi memang akan selalu bisa mengalami tubrukan dengan komet dan asteroid, meskipun tabrakan besar sangat jarang terjadi.Tabrakan besar terakhir adalah 65 juta tahun lampau. Dan itu menyebabkan musnahnya dinosaurus.&lt;br /&gt;Kini para astronom NASA sedang melakukan survei yang disebut Spaceguard Survey untuk menemukan ada tidaknya asteroid-asteroid besar dekat Bumi sebelum menabrak Bumi."Kami telah memastikan bahwa tak ada ancaman asteroid sebesar asteroid yang memusnahkan dinosaurus," demikian NASA dalam statemennya."Semua pekerjaan ini dilakukan secara terbuka dengan temuan-temuan diposting setiap hari di situs  NASA NEO Program Office. Jadi Anda bisa melihat sendiri tak ada yang diprediksi akan menabrak Bumi pada tahun 2012," tandas NASA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUI Malang Larang Masyarakat Nonton '2012'&lt;br /&gt;detikcom - Senin, 16 November 2009.&lt;br /&gt;Dunia saat ini sedang tersihir dengan film '2012'. Tak hanya di dunia tapi juga di Indonesia. Antrian panjang pun terjadi di bioskop-bioskop yang memutar film tentang kiamat yang melanda bumi.Namun bagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang film yang dibintangi John Cusack adalah tontonan yang menyesatkan. Film itu tak pantas ditayangkan."Film itu tidak pantas untuk ditayangkan, karena dapat mempengaruhi pemikiran orang," kata Ketua MUI Kabupaten Malang KH Mahmud Zubaidi kepada wartawan saat ditemui di rumahnya Jalan Raya Pakisaji, Senin (16/11/2009).&lt;br /&gt;Menurut Zubaidi, sebagai orang islam memang seharusnya mempercayai adanya hari kiamat. Namun, untuk kepastian terjadinya merupakan kuasa dari yang maha kuasa.Mahmud mengimbau kepada kaum muslim untuk tidak mempercayai gambaran hari kiamat yang difilmkan sesuai dengan kalender Maya kuno yang meramalkan terjadinya bencana pada saat titik balik matahari di musim dingin tahun 2012."Kapan hari kiamat itu terjadi merupakan kuasa dari sang pencipta. Jadi kita tidak boleh menentukan hari itu. Jika ada seperti itu, maka itu menyesatkan," tuturnya.Dari milis semenitCukuplah Al-Qur'an dan AsSunnah untuk membungkam yang mengatakan Kiamatakan terjadi tahun 2012. Inilah sekelumit dalil untuk mereka.&lt;br /&gt;“Manusia bertanya kepadamu tentang (kapan datangnya) hari kiamat.Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang kapan datangnya hari kiamatitu hanyalah di sisi Allah.’ Dan tahukah kamu (wahai Muhammad) boleh jadihari kiamat itu sudah dekat waktunya?” (Al-Ahzab: 63)&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang HariKiamat, dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang adadalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apayang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahuidi bumi mana dia akan mati” (QS. Luqman : 34)&lt;br /&gt;“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: ‘Kapankah terjadinya?’Katakanlah: ’Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisiRabb-ku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannyaselain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang dilangit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengantiba-tiba’” (QS. Al-A’raaf : 187)&lt;br /&gt;Sahabat yang mulia Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu mengabarkan bahwaNabi Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda:“Diutusnya aku dengan datangnya hari kiamat seperti dua jari ini.” Beliaumemberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengahnya. (HR. Al-Bukharidan Muslim)&lt;br /&gt;Hari kiamat ini tidak akan menimpa kecuali sejelek-jelek manusia, karenaorang-orang yang memiliki iman walaupun sangat tipis telah diwafatkansebelumnya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengabarkan:“Tidak akan datang hari kiamat kecuali pada sejelek-jelek manusia.” (HR.Muslim)&lt;br /&gt;--&lt;a href="http://semenit/"&gt;http://semenit&lt;/a&gt;. net/&lt;a href="http://warungislami/"&gt;http://warungislami&lt;/a&gt; .com/ &lt;div style='clear:both; text-align:LEFT'&gt;&lt;a href='http://picasa.google.com/blogger/' target='ext'&gt;&lt;img src='http://photos1.blogger.com/pbp.gif' alt='Posted by Picasa' style='border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-origin: initial; -moz-background-inline-policy: initial;' align='middle' border='0' /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-3144489867260444702?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/3144489867260444702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=3144489867260444702' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3144489867260444702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3144489867260444702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/11/kiamat-2012.html' title='Kiamat 2012?'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SwXXz9SsuFI/AAAAAAAAAEs/N81aE8eDWAY/s72-c/P1080020+%5BDesktop+Resolution%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-5108693678415296485</id><published>2009-11-17T23:55:00.000+07:00</published><updated>2009-11-17T23:56:26.520+07:00</updated><title type='text'>Antara Kyai dan Kodok</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SwLVuWGt-lI/AAAAAAAAAEk/sh0unU6TUp4/s1600/trotoar.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; FLOAT: left; CLEAR: both" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SwLVuWGt-lI/AAAAAAAAAEk/sh0unU6TUp4/s320/trotoar.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;  Mendengarkan ceramah para ulama memang dapat menyejukkan hati. Hati yang tiap hari diguyur oleh kepentingan duniawi seakan terobati oleh fatwa-fatwa ulama. Namun demikian, di jaman seperti sekarang ini, sering para da’i banyak memberikan improvisasi dalam berda’wah agar menarik audiencenya. Sayangnya, kadang improviasasi itu lebih menonjol daripada ceramah itu sendiri akibatnya yang ditanngkap jama’ah adalah guyonannya.&lt;br /&gt;Pada suatu acara di televisi lokal aku melihat seorang kyai melakukan da’wah dengan banyak guyonan yang khas dari model pengajian masyarakat pedesaaan. Materi yang disampaikan sebenarnya cukup menarik, sayangnya yang dijadikan contoh adalah togel. Togel jika sebagai contoh keburukan tentu saja baik namun jika untuk menjelaskan sifat tauhid, pantaskah?&lt;br /&gt;Dalam ceramahnya sang kyai menjelaskan tentang kodok yang dibolak balik tetap saja dibaca kodok dalam bahasa Indonesia (benarkah?) ditulis katak dan jika dibalik juga tetap katak. Yang menyedihkan sang kyai mengatakan kodok dalam ramalan togel memiliki nomor 24 (hapal betul kyai ini). Lalu apa hubungannya?Menurut beliau penomoran itu tidak sembarangan tetapi memiliki makna. Yaitu 24 dari dua gabungan artinya dapt dibolak balik yaitu 12 dan 12. Nah 12 itu menurut beliau berasal dari (huruf arab) untuk kalimat syahadat. Yang masing-masing terdiri dari 12 huruf. Jadi kertas ramalan togel itu adalah bagian dari da’wah (hebat kan).  12 juga dapat dibaca 1 dan 2 dan ni digunakan dalam baris berbaris dengan lafal tu wa tu wa dst hebat ya.&lt;br /&gt;Nah kalau ulama cara ceramahnya begini, bagaimana Islam akan berkembang dengan baik dan maju? Ulama tidak mengajarkan Al Qur’an dan al hadits tapi membenarkan bahwa togel juga dapat digunakan atau bagian dari syiar? Selama ceramah saya hampir tidak mendengar hadits yang disampaikan apalagi diriwayatkan oleh siapa? Kadang saya juga sering berpikir, apakah jamaah juga tahu apa itu perawi hadits? Siapa periwayat hadits? Apalagi siapa itu Abu Hurairah? Padahal warisan yang ditinggalkan Rasulullah SAW adalah Al Qur’an dan al Hadits bukan harta dan guyonan.&lt;br /&gt;Ulama adalah panutan jamaah dalam beribadah. Kesalahan ulama akan menjadi kesalahan jamaah dan sulit diperbaiki. Andai saja para ulama dalam berceramah bukan ingin terkenal tapi ingin menyadarkan umat, tentulah tidak akan menggunakan model-model guyonan yang menyesatkan apalagi menggunakan contoh-contoh yang tidak semestinya.&lt;br /&gt;Bagaimana akan mengenal apa itu bid’ah jika yang benar saja tidak tahu?Aku kadang jadi berpikir, apakah aku yang sok tahu saja? Atau aku yang iri dengan kehebatan sang kyai dalam berda’wah dengan penuh guyonan? Hanya Allah lah yang mengetahui hati ini.&lt;br /&gt;Ya Allah jauhkan aku dari sifat iri. Dan bimbnglah hati ini agar selalu dalam petunjukMu.&lt;br /&gt;Amiin.&lt;div style='clear:both; text-align:LEFT'&gt;&lt;a href='http://picasa.google.com/blogger/' target='ext'&gt;&lt;img src='http://photos1.blogger.com/pbp.gif' alt='Posted by Picasa' style='border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-origin: initial; -moz-background-inline-policy: initial;' align='middle' border='0' /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-5108693678415296485?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/5108693678415296485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=5108693678415296485' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5108693678415296485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5108693678415296485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/11/antara-kyai-dan-kodok.html' title='Antara Kyai dan Kodok'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SwLVuWGt-lI/AAAAAAAAAEk/sh0unU6TUp4/s72-c/trotoar.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-2643662056207512730</id><published>2009-11-13T22:13:00.000+07:00</published><updated>2009-11-13T22:13:59.055+07:00</updated><title type='text'>Antara dusta dan jujur</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/Sv13thdMqlI/AAAAAAAAAEc/t7LQJYo2owc/s1600-h/IMG_0117.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 0px 10px 10px; FLOAT: right; CLEAR: both" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/Sv13thdMqlI/AAAAAAAAAEc/t7LQJYo2owc/s320/IMG_0117.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;  Akhir-akhir ini masyarakat dibikin bingung dengan berita-berita yang sangat menyita perhatian dari masyarakat bawah hingga petinggi-petinggi Negara. Seolah negeri ini disibukkan oleh fenomena mencari kebenaran. Kebenaran seakan sesuatu yang hilang. Manusia sibuk mencari siapakan yang benar. Kebenarana mestinya memang ada dalam diri kita sebagaimana sabda Rasulullah SAW:&lt;br /&gt;“Hendaklah kamu selalu benar. Sesungguhnya kebenaran membawa kepada kebajikan dan kebajikan membawa ke surga. Selama seorang benar dan selalu memilih kebenaran dia tercatat di sisi Allah seorang yang benar (jujur). Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta, dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong).” (HR Bukhari).&lt;br /&gt;Merujuk pada hadits di atas maka, keributan yang selama ini terjadi tentulah disebabkan adanya kedustaan di salah satu pihak. Sebagai contoh bagaimana seorang saksi mencabut BAP yang telah dibuat dan kemudian mengemukakan fakta baru. Fakta baru ini kemudian dibantah oleh pejabat yang berwenang. Siapakah yang melakukan kedustaan?&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda: “Tanda-tanda oran munafik ada tiga, yaitu bila berbicara dusta, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat.” (HR Muslim).&lt;br /&gt;Dalam pembicaraan di persidangan ada sesuatu yang menarik yang dikemukakan oleh saksi. Dia diminta untuk berdusta (mengatakan sesuatu yang tidak dilakukan terdakwa), karena dia diberi janji namun kemudian ia merasa dikhianati. &lt;br /&gt;Adakah pengkhianatan? Siapakah yang berkhianat? Andai mereka tahu apa yang disabdakana Rasulullah SAW: “suatu khianat besar bila kamu berbicara kepada kawanmu dan dia mempercayai kamu sepenuhnya pdahal dalampembicaraan itu kamu berbohong kepadanya.” (HR Ahmad dan Abu Dawud)&lt;br /&gt;Dari kisah yang sedang terjadi selama ini kita akan disuguhi sesuatu yang bagus tentunya yati semakin mengetahui cirri-ciri orang munafik. Akankah terungakap siapa yang munafik? Ataukah justru tertutupi oleh kekuatan sehingga kita makin dibutakan?&lt;br /&gt;Semoga negeri ini kembali memperoleh rahmat Allah dengan pemimpin-peminpin yang amanah.&lt;br /&gt;Amiin.&lt;div style='clear:both; text-align:RIGHT'&gt;&lt;a href='http://picasa.google.com/blogger/' target='ext'&gt;&lt;img src='http://photos1.blogger.com/pbp.gif' alt='Posted by Picasa' style='border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-origin: initial; -moz-background-inline-policy: initial;' align='middle' border='0' /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-2643662056207512730?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/2643662056207512730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=2643662056207512730' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/2643662056207512730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/2643662056207512730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/11/antara-dusta-dan-jujur.html' title='Antara dusta dan jujur'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/Sv13thdMqlI/AAAAAAAAAEc/t7LQJYo2owc/s72-c/IMG_0117.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-4065566065741495499</id><published>2009-11-11T22:15:00.000+07:00</published><updated>2009-11-11T22:16:18.099+07:00</updated><title type='text'>Cicak dan Buaya</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SvrVQCVYCQI/AAAAAAAAAEU/hc3zdSnnWgc/s1600-h/ikan.JPG"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; FLOAT: left; CLEAR: both" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SvrVQCVYCQI/AAAAAAAAAEU/hc3zdSnnWgc/s320/ikan.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;  Binatang cicak dan buaya kini menjadi pembicaraan banyak orang meskipun tidak dalam arti yang sesungguhnya. Cicak dan buaya hanya diwujudkan untuk personifikasi. Tepatkah mengunakan istilah cicak dan buaya?&lt;br /&gt;Saya tidak dalam kapisitas membahas hal tersebut karena itu memang bukan bidang saya. Saya hanya ingin menulis apa itu cicak dan buaya.&lt;br /&gt;Cicak merupakan binatang yang mampu merayap di dinding dan masyarakat meyakini bahwa cicak memiliki manfaat yaitu makan nyamuk. Seperti sebuah lagu anak-anak “Cicak cicak di dinding, diam-diam merayap, dating seekor nyamuk, hap, lalu ditangkap”  lagu ini kemudian dilecehkan oelh iklan sebuah obat nyamuk yang menjadikan sang cicak frustasi karena asap itu lebih cepat mematikan nyamuk.&lt;br /&gt;Selain kelebihan di atas, ada sebuah hadits yang cukup panjang tentang cicak. Intinya cicak ternyata ikut berpartisipasi saat Nabi Ibrahim dimasukkan dalam api melalui peniupan. Meskipun tiupan cicak itu tidak bermakna, namun dianggap cicak juga membantu untuk membakar Nabi Ibrahim. Dalam menyikapi hadits ini ulama bepeda pendapat. Ada yang mengatakan halal membunuh cicak bahkan dapat pahala karena sikap cicak yang melawan nabi Ibrahim. Ulama lain mennganggap hadits inisebagai teladan bahwa masyarakat kecil sering ikut2an memperkeruh peristiwa meski ia sendiri sebenarnya tak mengetahui maknanya.&lt;br /&gt;Itu sekelumit tentang cicak&lt;br /&gt;Buaya, kita kenal sebagai binatang buas. Kesitimewan buaya adalah ia tidak memiliki lidah sehingga dapat ditanwilkan ia tak mampu bersilat lidah namun akan memburu mangsanya dengan cara mengendap2 dan dengan tiba-tiba menyergapnya. Buaya juga punya sifat spesifik. Saat ia melakukan pencernaan ia membutuhkan energy dari luar agar panas tubuhnya meningkat dengan cara berjemur. Jadi sebenarnya buaya adalah suatu makhluk yang tidak mandiri meskipun ia dikenal buas. Adakah keutamaan buaya? Saat ini belum diketahui secara pasti. Yang sering jadi bahan julukan misalnya buaya darat dan sebagainya.Semoga catatan ringan ini menjadi renungan bagi kita bahwa cicak dan buaya adalah reptilian dengan sifat-sifatnya, telepas dia setuju atau tidak namanya dicatut oleh manusia&lt;div style='clear:both; text-align:LEFT'&gt;&lt;a href='http://picasa.google.com/blogger/' target='ext'&gt;&lt;img src='http://photos1.blogger.com/pbp.gif' alt='Posted by Picasa' style='border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-origin: initial; -moz-background-inline-policy: initial;' align='middle' border='0' /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-4065566065741495499?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/4065566065741495499/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=4065566065741495499' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4065566065741495499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4065566065741495499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/11/cicak-dan-buaya.html' title='Cicak dan Buaya'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SvrVQCVYCQI/AAAAAAAAAEU/hc3zdSnnWgc/s72-c/ikan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-4172799642239700955</id><published>2009-11-09T05:51:00.000+07:00</published><updated>2009-11-09T05:52:52.919+07:00</updated><title type='text'>Industri Roti</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SvdLw9rbyUI/AAAAAAAAAEM/rddQEzithg8/s1600-h/monev21.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; FLOAT: left; CLEAR: both" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SvdLw9rbyUI/AAAAAAAAAEM/rddQEzithg8/s320/monev21.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;  Roti memang bukan makanan asli Indonesia. Hal ini disebabkan bahan baku utamanya yaitu tepung trigu tidak dihasilkan dari tanaman yang tumbuh di Indonesia. Sehingga sebenarnya semakin tinggi tingkat konsumsi roti maka juga akan semakin tinggi pula impor gandum kita. Selain dari bahan impor, dalam pembuatan roti juga menggunakan bahan lokal. bahkan saat ini mulai digunakan bahan--bahan pengganti terigu.&lt;br /&gt;beberapa hari yang lalu, dalam kaitan dengan program IPTEKDA kami melakukan pelatihan tentang pentingnya sanitasi industri&lt;br /&gt;Materi diberikan oleh ibu Masdiana Padaga dari Universitas Brawijaya. dalam penyajiannya beliau banyak membicarakan masalah kebersihan personil selain lingkungan kerja. Masalah personil menjadi perhatian utama karena ini memang yang paling kurang diperhatikan oleh industri kecil.&lt;br /&gt;Industri kecil sering menganggap remeh hal ini. Padahal kebersihan pekerja dapat mempengaruhi kualitas produk.&lt;br /&gt;Dalam presentasinya beliau juga banyak menoroti sumber-sumber kontaminan.&lt;br /&gt;Selain pelatihan di Roti Said's jember kita juga mengunjungi Tape 96 milik Pak Ibnu Cahyono yang juga binaan kita di kota Jember. sebelum pulang ditraktir beliau makan sate di sate pak Pri.&lt;br /&gt;terima kasih Pak Ibnu.&lt;div style='clear:both; text-align:LEFT'&gt;&lt;a href='http://picasa.google.com/blogger/' target='ext'&gt;&lt;img src='http://photos1.blogger.com/pbp.gif' alt='Posted by Picasa' style='border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-origin: initial; -moz-background-inline-policy: initial;' align='middle' border='0' /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-4172799642239700955?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/4172799642239700955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=4172799642239700955' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4172799642239700955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4172799642239700955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/11/industri-roti.html' title='Industri Roti'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SvdLw9rbyUI/AAAAAAAAAEM/rddQEzithg8/s72-c/monev21.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-1362467359123091919</id><published>2009-11-06T21:13:00.000+07:00</published><updated>2009-11-06T21:14:26.118+07:00</updated><title type='text'>Mikrobiologi Industri</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SvQvP6egPEI/AAAAAAAAAD8/lAeAJ3m_0YU/s1600-h/mikroindustri.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 0px 10px 10px; FLOAT: right; CLEAR: both" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SvQvP6egPEI/AAAAAAAAAD8/lAeAJ3m_0YU/s320/mikroindustri.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;  Mikrobiologi Industri merupakan cabang dari Mikrobiologi yang mengkaji pemanfaatan mikrobia untuk kebahagiaan manusia.&lt;br /&gt;berbagai jenis mikroorganisme seperti bakteri, khamir, jamur dan sebagainya.&lt;br /&gt;dalam blog saya yang lain pembahasan tentang jamurtiram sangat banyak diminati sehingga kalau search dari google dengan kata kunci jamur tiram akan muncul blog saya http://permimalang.wordpress.com&lt;br /&gt;dengan mempelajari manfaat mikrobia maka kita akan mensyukurinikmat Allah. bahwa dalam ciptaannya tedapat tanda-tanda kebesaran Allah.&lt;br /&gt;Mikrobia yang beitu kecil ternyata banyk membantu kehidupan manusia.&lt;br /&gt;Banyak proses-proses pangan mempergunakan aktivitas mikrobia seperti tape, tempe, keju, roti, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;dalam bidang lingkungan banyak mikrobia yang mampu mengurangi pencemaran lingkungan sehingga limbah yang dibuang jdi aman bagi lingkungan.&lt;br /&gt;dalam bidang kesehatan banyk antibiotika yng dihasilkan oleh mikrobia.&lt;br /&gt;jadi?&lt;br /&gt;akankah kita sombong bahwa kita manusia adalah serba bisa?&lt;div style='clear:both; text-align:RIGHT'&gt;&lt;a href='http://picasa.google.com/blogger/' target='ext'&gt;&lt;img src='http://photos1.blogger.com/pbp.gif' alt='Posted by Picasa' style='border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-origin: initial; -moz-background-inline-policy: initial;' align='middle' border='0' /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-1362467359123091919?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/1362467359123091919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=1362467359123091919' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1362467359123091919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1362467359123091919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/11/mikrobiologi-industri.html' title='Mikrobiologi Industri'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SvQvP6egPEI/AAAAAAAAAD8/lAeAJ3m_0YU/s72-c/mikroindustri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-3911201453091270322</id><published>2009-11-02T14:13:00.001+07:00</published><updated>2009-11-02T14:13:30.921+07:00</updated><title type='text'>Pembuatan Pati Ganyong</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/Su6GmRrbNzI/AAAAAAAAADg/IgXtP-JBb9Q/s1600-h/ganyong.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; FLOAT: left; CLEAR: both" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/Su6GmRrbNzI/AAAAAAAAADg/IgXtP-JBb9Q/s320/ganyong.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;  Pengolahan ganyong menjadi pati dilakukan sesuai dengan tahapan penelitian Utomo dan Antarlina (1997) yang telah dimodifikasi dengan tahapan proses produksi di desa Tawangsari dengan tahapan secara lengkap adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.    Tahap penyortiran dan Pencucian&lt;br /&gt;Sortasi dilakukan untuk memilih umbi yang utuh, masih segar, tidak busuk. Pencucian dilakukan untuk membersihkan sisa kotoran (tanah) yang masih tertinggal dan membuang akar-akar yang terdapat pada permukaan kulit ganyong.&lt;br /&gt;2.    Penimbangan&lt;br /&gt;Ganyong yang telah dibersihkan kemudian ditimbang untuk mengetahui berat yang diinginkan (timbangan telah dikirim ke UKM). Ganyong yang akan diolah sebanyak 50 kg. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Pemarutan&lt;br /&gt;Pemarutan bertujuan untuk memperkecil ukuran sehingga mempermudah proses pemisahan. Pemarutan dilakukan tanpa proses pengupasan kulit umbi. Pada tahap pemarutan ini bahan yang tertinggal pada mesin diasumsikan sebesar 0,1 %.&lt;br /&gt;4.    Ekstraksi dan Penyaringan&lt;br /&gt;Proses ekstraksi dilakukan dengan penambahan air dengan perbandingan umbi:air adalah 1:3, sehingga bubur ganyong yang dihasilkan 199,95 kg.. Pemisahan dilakukan dengan penyaringan menggunakan kain saring sampai diperoleh ampas dan cairan (suspensi pati). Ampas yang diperoleh dari proses penyaringan diekstraksi kembali dengan penambahan air (ampas:air=1:2), kemudian disaring kembali untuk mendapatkan susu pati. Pengepres otomatis telah dikirim ke UKM.&lt;br /&gt;5.    Pengendapan dan pembuangan air&lt;br /&gt;Cairan berupa susu pati yang diperoleh dari penyaringan 1 dan 2 dicampur dan diendapkan selama 1 jam, kemudian air hasil pengendapan dibuang sehingga diperoleh pati basah. Pati basah yang dihasilkan kemudian dicuci kembali dengan menambahkan air, di aduk dan didiamkan selama 1 jam. Pencucian ini dilakukan sebanyak 3 kali. Pencucian ini dilakukan agar pati yang dihasilkan putih bersih.&lt;br /&gt;6.    Pengeringan&lt;br /&gt;Pati basah hasil pencucian dikeringkan pada suhu 600 C selama 5 jam menggunakan mesin pengering untuk mengurangi kadar air bahan sehingga diperoleh produk yang kering. Pada tahap pengeringan ini dilakukan pemindahan posisi produk yang dikeringkan pada 2,5 jam pertama. Tujuannya agar produk kering secara merata.&lt;br /&gt;7.    Penggilingan&lt;br /&gt;Penggilingan dilakukan dengan menggunakan mesin penepungan dengan ukuran mesh 80-100, sehingga tidak perlu adanya proses pengayakan. Proses penggilingan bertujuan untuk mendapatkan butiran pati yang seragam.&lt;div style='clear:both; text-align:LEFT'&gt;&lt;a href='http://picasa.google.com/blogger/' target='ext'&gt;&lt;img src='http://photos1.blogger.com/pbp.gif' alt='Posted by Picasa' style='border: 0px none ; padding: 0px; background: transparent none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-origin: initial; -moz-background-inline-policy: initial;' align='middle' border='0' /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-3911201453091270322?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/3911201453091270322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=3911201453091270322' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3911201453091270322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3911201453091270322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/11/pembuatan-pati-ganyong_02.html' title='Pembuatan Pati Ganyong'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/Su6GmRrbNzI/AAAAAAAAADg/IgXtP-JBb9Q/s72-c/ganyong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-3566862299243656993</id><published>2009-10-22T05:06:00.001+07:00</published><updated>2009-10-22T05:06:30.304+07:00</updated><title type='text'>Proses Pembuatan Minuman Probiotik Sari Ubi Jalar Oranye</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Pemotongan &lt;strong&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;        Ubi jalar yang sudah dikupas dan dicuci kemudian dipotong kecil-kecil untuk memudahkan dalam penghancuran pada tahapan selanjutnya serta berguna pada saat proses &lt;em&gt;blanching&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;&lt;em&gt;Blanching&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;    Blanching adalah pemanasan awal bahan baku yang bertujuan membunuh mikroba ikutan yang umumnya ada di permukaan bahan. Dilakukan pada suhu ±60-80°C selama 10 menit supaya tidak merusak kandungan beta karoten  serta pati yang terdapat pada sari ubi jalar tidak mengalami pegendapan, hal ini kemungkinan terjadi gelatinisasi pati. Suhu gelatinisasi adalah suhu pada saat granula pati pecah (Winarno, 1991) serta dapat mencegah terjadinya &lt;em&gt;browning&lt;/em&gt;. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Penghancuran&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;    Dilakukan menggunakan blender untuk mendapatkan sari ubi jalar   dengan perbandingan ubi jalar : air = 1 : 2 agar mempermudah penyaringan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Penyaringan&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;    Penyaringan dilakukan menggunakan kain saring untuk memisahkan ampas dengan sarinya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Pengendapan&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;    Sari yang sudah didapatkan diendapkan menggunakan sentrifugator yang dapat memisahkan pati, supaya tidak merusak kualitas minuman probiotik yang dihasilkan, sehingga didapatkan  &lt;em&gt;filtrate&lt;/em&gt; / sari yang jernih.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Pemanasan&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;						&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;          Melalui pemanasan pada suhu ±80°C selama 10 menit, tujuannya untuk membunuh mikroba yang terikut selama proses sehingga dapat menjaga keawetan sari ubi jalar oranye. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Pencampuran&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 1pt'&gt;        Pada proses ini ditambahkan bahan tambahan seperti susu skim ke dalam sari ubi jalar oranye sebagai tambahan nutrisi bagi &lt;em&gt;Bifidobacterium bifidum&lt;/em&gt;  dan untuk menambah total padatan, membentuk tekstur yang bagus, membentuk aroma dan cita rasa, serta memperbaiki kualitas akhir produk probiotik yang dihasilkan. Pencampuran bertujuan agar bahan-bahan dapat larut dengan baik dan tidak menggumpal sehingga dapat memperbaiki kualitas akhir dan kenampakan produk.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Pemanasan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 1pt'&gt;        Menurut Winarno (1991) pemanasan dilakukan pada suhu kurang dari 80°C selama 10 menit sebab bila dilakukan lebih dari itu dapat merusak kandungan nutrisi yang ada. Pemanasan akan menghilangkan oksigen, memacu pertumbuhan bakteri asam laktat, memecah beberapa zat dan memacu perubahan kimiawi yang menghasilkan faktor-faktor untuk pertumbuhan &lt;em&gt;Bifidobacterium bifidum&lt;/em&gt;, serta dapat membunuh bakteri patogen.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Pendinginan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 1pt'&gt;        Pendinginan dilakukan pada suhu ruang sampai suhu produk mencapai ±40°C agar sesuai untuk pertumbuhan &lt;em&gt;Bifidobacterium bifidum&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Pengenceran &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 1pt'&gt;    Pengenceran dilakukan dengan tujuan menurunkan kandungan pati yang tidak dapat dipisahkan dengan cara disentrifugasi yang dapat merusak kualitas minuman  probiotik seperti yang telah dijelaskan di atas. Pengenceran yaitu 0,5; 1; 1,5; 0,29 dan 0,71 (v/v air yang ditambahkan ke dalam sari ubi jalar oranye).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Inokulasi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 1pt'&gt;        Inokulasi dilakukan dengan penambahan kultur starter sebanyak 2% (v/v) yang dilakukan secara aseptis, setelah itu dilakukan perhitungan jumlah &lt;em&gt;Bifidobacterium bifidum &lt;/em&gt;dengan menggunakan &lt;em&gt;haemacytometer&lt;/em&gt; sebagai jumlah bakteri awal yaitu sebanyak 10&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt; log cfu/ml sebagai batas syarat tumbuh maksimal (Religinika, 2005).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style='text-align: justify'&gt;Inkubasi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 1pt'&gt;        Inkubasi dalam inkubator pada suhu yang disesuaikan dengan rancangan percobaan yaitu pada suhu 25; 35; 45; 21dan 49°C selama 15 jam.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-3566862299243656993?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/3566862299243656993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=3566862299243656993' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3566862299243656993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3566862299243656993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/10/proses-pembuatan-minuman-probiotik-sari.html' title='Proses Pembuatan Minuman Probiotik Sari Ubi Jalar Oranye'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-2635679193310014305</id><published>2009-10-17T05:28:00.001+07:00</published><updated>2009-10-17T05:28:50.851+07:00</updated><title type='text'>Biosurfaktan  dari Rhodococcus erythropolis</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:12pt'&gt;Biossurfaktan adalah molekul amfipatik yang dapat dibedakan dalam senyawa dengan berat molekul rendah seperti glikolipid, fosfolipid dan lipopeptida dan surfaktan dengan berat molekul tinggi seperti polisakarida, protein, lipoprotein atau biopolymer kompleks lainnya (Rosenberg and Ron. 1990).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:12pt'&gt;Biosurfaktan memiliki aplikasi yang menarik karena sifat-sifat fungsionalnya yang luas termasuk di dalamnya kemampuan dalam pembersihan, pembasahan, pembuihan, emulsifikasi, reduksi viskositas, pemisahan dan pelarutan. Kemampuan tersebut banyak dimanfaatkan dalam industri pembersih, pertanian, konstruksi, pangan, kertas, industri logam, tekstil, kosmetik, farmasi dan industri petrokimia termasuk dalam aplikasi di lingkungan untuk bioremediasi. Biosurfaktan memiliki kelebihan karena mudah didegradasi, toksisitasnya rendah, dan dapat dihasilkan dari substrat yang bernilai ekonomi rendah ataupun limbah (Banat, Makkar., and Cameotra. 2000).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:12pt'&gt;Surfaktan dihasilkan oleh berbagai mikrobia (bakteri dan jamur), sebagai produk ekstraselular terutama jika ditumbuhkan pada n-alkana atau yang sejenis. Namun demikian, beberapa surfaktan microbial dapat dihasilkan pada substrat yang larut air (Fiechter. 1992).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;Rhodococcus erythropolis &lt;/em&gt;mampu menghasilkan biosurfaktan saat ditumbuhkan pada gliserol dengan suhu 28&lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt;C. Biosurfaktan yang dihasilkan setelah 51 jam penumbuhan adalah sebesar 1,7 g/L dengan tegangan muka sebesar 43 mN/m dan tegangan permukaan (dengan n-heksadekana) sebesar 15 mN/m, indeks emulsifikasi (E24), dan minyak yang dapat dihilangkan 94 %. Penggunaan gliserol lebih baik dalam produksi gliserol dibandingkan sumber karbon hidrofobik (Ciapina, &lt;em&gt;et al.&lt;/em&gt; 2006).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-2635679193310014305?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/2635679193310014305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=2635679193310014305' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/2635679193310014305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/2635679193310014305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/10/biosurfaktan-dari-rhodococcus.html' title='Biosurfaktan  dari Rhodococcus erythropolis'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-533498006290272052</id><published>2009-10-01T13:47:00.001+07:00</published><updated>2009-10-01T13:47:41.159+07:00</updated><title type='text'>Kontaminan Bakteri pada Produksi Bioethanol</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;Tidak seperti operasi minuman beralkohol, fermentasi etanol untuk bahan bakar tidak dirancang pada kondisi kultur murni. Oleh sebab itu kemungkinan terjadinya kontaminasi cukuplah besar. Oleh sebab itu penggunaan kultur yang baik yang dapat berkompetisi dalam penggunaan sumber karbon dengan kontaminan sangatlah perlu. Bakteri-bakteri yang sering menjadi kontaminan adalah bakteri asam laktat dan bakteri asetat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Umuna diyakini bahwa kontaminan utama adalah bakteri asam laktat. Pada fasilitas produksi harus secara rutin dilakukan monitporing terhadap konsentrasi bakteri asam laktat dan asetat ini agar ambang batas amanya dapat tetap terjaga. Hasil survey di Korea yang menggunakan tapioca dan barley menunjukkan bahwa bakteri yang ada adalah: &lt;em&gt;Lactobacillus fermentum, L. salivarius, &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;L. casei.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adanya bakteri asam laktat adan asetat menyebabkan meningkatnya keasaman media dan menurunkan produksi etanol serta pertumbuhan khamir. Tergantung dari spesiesnya, jumlah bakteri 10&lt;sup&gt;5&lt;/sup&gt; – 10&lt;sup&gt;9&lt;/sup&gt; akan menyebabkan penurunan produksi etanol.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbagai bahan telah digunakan untuk mengendalikan bakteri pada fermentasi alcohol. Bahan-bahan antispetik yang pernah diujikan adalah hydrogen preoksida, potassium metabisulfit, dan 3,4,4-triklorokarbanilid, dan antibitotika seperti penisilin, tertrasiklin, monensin dan virginiamisin.  Saat ini yang secara komersial digunakan adalah Penisilin dan virginiamisin.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber:. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kelly A. Skinner and Timothy D. Leathers. Bacterial contaminants of fuel ethanol production. J Ind Microbiol Biotechnol (2004) 31: 401–408.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-533498006290272052?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/533498006290272052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=533498006290272052' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/533498006290272052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/533498006290272052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/10/kontaminan-bakteri-pada-produksi.html' title='Kontaminan Bakteri pada Produksi Bioethanol'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-4355177601247387841</id><published>2009-09-04T04:04:00.001+07:00</published><updated>2009-09-04T04:04:48.153+07:00</updated><title type='text'>Pasta</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:12pt'&gt;Produksi pasta terdiri dari 3 operasi dasar, yaitu pencampuran (&lt;em&gt;mixing&lt;/em&gt;), pembentukan (&lt;em&gt;forming&lt;/em&gt;), dan pengeringan (&lt;em&gt;drying&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 27pt'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:12pt'&gt;1. &lt;strong&gt;Pencampuran (&lt;em&gt;Mixing&lt;/em&gt;)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 27pt'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:12pt'&gt;Pada operasi pencampuran, cairan ditambahkan ke dalam tepung untuk membentuk adonan dengan kadar air 31%. Telur dan bahan tambahan juga ikut dimasukkan (Anonymous, 1995). Jika menggunakan telur maka penggunaan air juga dikurangi agar kadar air adonan tetap berkisar 31%. Selama pengadukan partikel tepung harus tercampur dengan air secara homogen untuk menghindari terjadinya bintik-bintik putih pada produk akhir (Marchylo &lt;em&gt;and&lt;/em&gt; Dexter, 2001). Udara juga dikeluarkan selama pengadukan agar pada produk akhir tidak ada gelembung udara (Atwell, 2001). Untuk adonan yang menggunakan telur, suhu telur tidak boleh melebihi 30-33 &lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt;C, jika suhu kurang dari itu waktu pengadukan akan menjadi lebih lama dari 12-14 menit. Air yang digunakan untuk adonan tidak boleh lebih dari kisaran 35-45 &lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt;C (Anonymous, 2000). &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 27pt'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:12pt'&gt;2. &lt;strong&gt;Pembentukan (&lt;em&gt;Forming&lt;/em&gt;)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 27pt'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:12pt'&gt;Pembentukan pasta terdiri dari dua tahap yaitu&lt;em&gt; rolling&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;cutting&lt;/em&gt;. Pada proses &lt;em&gt;rolling&lt;/em&gt; adonan akan dipres melalui mesin pasta sehingga akan dihasilkan lembaran adonan. Proses ini juga bertujuan untuk mengeluarkan udara dari adonan untuk menghindari terjadinya gelembung pada produk akhir (Anonymous, 1995). &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 27pt'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;3. Pemotongan (&lt;em&gt;Cutting)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 27pt'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:12pt'&gt;Proses &lt;em&gt;cutting&lt;/em&gt; tergantung pada pada tipe produk yang dibuat, apakah adonan akan dipotong atau ditekan melalui cetakan. Jenis pasta berbentuk pita dan tali (seperti &lt;em&gt;fettuccine, lingueni, spaghetti,&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;capellini&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;angel hair&lt;/em&gt;) dipotong dengan pisau berputar (Anonymous,2005&lt;sup&gt; d&lt;/sup&gt;).  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 27pt'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;4. Pengeringan (&lt;em&gt;Drying&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify; margin-left: 27pt'&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:12pt'&gt;Pengeringan adalah pengurangan kadar air dari suatu bahan. Air yang dikurangi mungkin berada di permukaan atau dalam bahan yang akan dikeringkan. Pengeringan pasta terdiri dari beberapa tahap. Tahap pertama ialah &lt;em&gt; pre-drying &lt;/em&gt; yaitu dengan menggunakan suhu 75-85 &lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt;C. Menurut Atwell (2001), tahap awal pengeringan hanya mengeringkan permukaan pasta saja. Walaupun hanya 10% dari waktu pengeringan, proses ini mengurangi sepertiga kadar air pasta sehingga kadar air turun menjadi 20 %. Selanjutnya diikuti dengan pengeringan akhir dengan suhu berkisar 80-95  &lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt;C, sehingga akan dihasilkan produk akhir dengan kadar air 12-13% (Landi, 1995).  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-4355177601247387841?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/4355177601247387841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=4355177601247387841' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4355177601247387841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4355177601247387841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/09/pasta.html' title='Pasta'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-207600207167675703</id><published>2009-08-07T21:09:00.001+07:00</published><updated>2009-08-07T21:09:25.951+07:00</updated><title type='text'>Probiotics may reduce cold and 'flu symptoms for children</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;By Stephen Daniells, 30-Jul-2009&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Related topics: &lt;a href='http://www.foodnavigator.com/Science-Nutrition'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Science &amp;amp; Nutrition&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href='http://www.foodnavigator.com/Product-Categories/Health-and-nutritional-ingredients'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Health and nutritional ingredients&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;A daily supplement of Lactobacillus and Bifidobacterium strains may reduce the incidence of cold and 'flu-like symptoms in children by 50 per cent, says a new study from Danisco. &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;A combination of the two strains was linked to reductions in fever incidence by 73 per cent, a reduction in the occurrence of runny noses by 59 per cent, and drop in the incidence of coughing by 62 per cent, according to findings published in &lt;em&gt;Pediatrics&lt;/em&gt;. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"Daily probiotic dietary supplementation during the winter months was a safe effective way to reduce episodes of fever, rhinorrhea, and cough, the cumulative duration of those symptoms, the incidence of antibiotic prescriptions, and the number of missed school days attributable to illness,"&lt;/em&gt; wrote the authors, led by Gregory Leyer from the Department of Research and Development for &lt;a href='http://www.foodnavigator.com/content/search?SearchText=Danisco'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Danisco&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; in Madison. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"&lt;/em&gt;L acidophilus&lt;em&gt; NCFM alone was effective. There was, however, a trend for a broader protective effect with the combination of &lt;/em&gt;L acidophilus&lt;em&gt; NCFM and &lt;/em&gt;B lactis&lt;em&gt; Bi-07."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Indeed, when &lt;em&gt;L. acidophilus&lt;/em&gt; NCFM was used alone the fever incidence was cut by 53 per cent, the occurrence of runny noses was reduced by 28 per cent, and the incidence of coughing fell by 41 per cent. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;According to UNICEF, a global average of 16 per cent of children under five suffer from acute respiratory infections. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Study details&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Leyer and his co-workers from Tongji University (Shanghai), the University of Texas at Houston, and Sprim USA (Frisco) recruited 326 children aged between three and five in a child care centre in China. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The children were randomly assigned to one of three groups, and received twice a day for six months the single &lt;em&gt;L. acidophilus&lt;/em&gt; NCFM strain, the combination of the strains, or placebo. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;In addition to the reductions in the incidence in fever, coughing, and runny noses, the researchers noted a reduction in the use of antibiotics in children either of the probiotic interventions, while these children also missed fewer days of child care. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"Although the reduced incidence of antibiotic prescriptions for all indications noted in an earlier study was confirmed, this study is the first to indicate a trend toward more-significant results with a combination versus single strain preparation,"&lt;/em&gt; wrote the authors. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The duration of symptoms was also reduced in the placebo groups, with a 32 and 48 per cent decrease observed in the single strain and combination groups, respectively. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Commenting on the mechanism, the researchers said that an immune-enhancing effect was the &lt;em&gt;"likely explanation, because numerous studies with various probiotic bacteria have demonstrated their ability to modulate immune responses through interactions&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;with toll-like receptors"&lt;/em&gt;.1 &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Furthermore, they note that part of the rationale behind the strain choice for this study lay in the strains' ability to stimulate cells called dendritic cells that play a role in immune systems function. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Source: &lt;em&gt;Pediatrics&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;2009, Volume 124: e172-e179&lt;br/&gt;&lt;em&gt;"Probiotic Effects on Cold and Influenza-Like Symptom Incidence and Duration in Children"&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;Authors: G.J. Leyer, S .Li, M.E. Mubasher, C. Reifer, A.C. Ouwehand &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-207600207167675703?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/207600207167675703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=207600207167675703' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/207600207167675703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/207600207167675703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/08/probiotics-may-reduce-cold-and-symptoms.html' title='Probiotics may reduce cold and &amp;#39;flu symptoms for children'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-4401699510635921709</id><published>2009-08-05T03:42:00.001+07:00</published><updated>2009-08-05T03:42:25.539+07:00</updated><title type='text'>Oxo-bio industry says product claims valid</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;By Rory Harrington, 04-Aug-2009&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;An oxo-biodegradable industry body has refuted charges made by a rival association that its products fail to meet valid or recognised standards, and that the sector has yet to present sound scientific evidence to support its claims. &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The &lt;a href='http://www.bakeryandsnacks.com/content/search?SearchText=oxo-biodegradable+plastics+association'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Oxo-Biodegradable Plastics Association&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (OPA) has said the standards it uses to verify the biodegradability of its products are legitimate and that claims made by the industry are founded on solid science. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Recognised standards &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Gerald Scott, Professor Emeritus in Chemistry and Polymer Science of Aston University and OPA Chairman, has rejected a series of charges laid against the sector by competitor European &lt;a href='http://www.bakeryandsnacks.com/content/search?SearchText=bioplastics'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Bioplastics&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (EP). &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;In its second attack on the oxo-bio segment, EP said the American Standard ATSM D-6954-04 was not an acknowledged standard. Furthermore, it questioned the validity of citing the test because it had no pass/fail criteria but simply described how to operate tests in the laboratory. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;But Scott, who is also chairman of the British Standards Institute Committee on Biodegradability of Plastics, said EP's accusation was incorrect. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;"&lt;em&gt;It is impossible to say that ATSM D6954 is not an acknowledged standard,&lt;/em&gt;" he told FoodProductionDaily.com. &lt;em&gt;"It not only provides detailed test methods but also provides pass/fail criteria."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The retired professor gave para 6.6.1 as an example that requires 60 per cent of the organic carbon must be converted to carbon dioxide prior to the end of the test and that gel content must be no higher than 10 per cent. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;EB had also criticised use of the standard as it did not comply with EN13432, used by its own members, that sets a deadline for this to occur within 180 days. But Scott said there was no requirement for the 60 per cent conversion to be achieved in this time because, while timescale was critical in an industrial composting process, it was not critical for biodegradation in the environment. He said that for EB to compare the two standards did not make sense as they tested for different things; compostability in the case of EN 13432, while ASTM checked biodegradability. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;"&lt;em&gt;The issues raised by EB are not about clarification- they seem to me an attempt to confuse the public by suggesting a plastic is not biodegradable unless it can pass the 90 per cent mineralization test in EN 13432 and similar standards,"&lt;/em&gt; said Scott . "&lt;em&gt;EB knows perfectly well that this test is appropriate for composting but not for products designed to biodegrade in the environment."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Independent tests but results confidential&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The OPA chairman also dismissed EP charges that the oxo-bio sector made "&lt;em&gt;self-declared"&lt;/em&gt; claims, saying the products were subject to independent testing and their validity based on well-established science. The tests were conducted according to ASTM D-6954 by independent laboratories such as US and UK-based Smithers-RAPRA, Applus in Spain and Belgian testers OWS, said the body citing a number of examples. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Oxo-bio products degrade according to the definition as those "&lt;em&gt;breaking down to a specific extent within a given time"&lt;/em&gt;, said Scott in contradiction to another EB claim. He said that oxo-bio products meet definitions of oxo-degradation and oxo-degradability as defined by TC249/WG9 of CEN (the European Standards Organisation). &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Scott said he had seen commercially confidential company reports verifying performance on degradability. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;'I am satisfied that if properly manufactured oxo-bio products will totally degrade in the presence of oxygen,&lt;/em&gt;" he added. "&lt;em&gt;Timescale depends on the amount of heat, light and stress to which the materials is subjected."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Pre-treatment&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;EB claims that oxo-bio products could only be degraded under laboratory conditions after a pre-treatment were dismissed as irrelevant by the rival organisation. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Scott said that conditions in the laboratory were designed to simulate, so far as possible, conditions in the real world but had to be accelerated so tests could be done in a reasonable time. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"Pre-treatment does not invalidate the results as extrapolated to real-world conditions,"&lt;/em&gt; he said. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-4401699510635921709?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/4401699510635921709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=4401699510635921709' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4401699510635921709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4401699510635921709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/08/oxo-bio-industry-says-product-claims.html' title='Oxo-bio industry says product claims valid'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-5168884400779517926</id><published>2009-08-04T08:30:00.001+07:00</published><updated>2009-08-04T08:30:30.806+07:00</updated><title type='text'>Scientists Find a Microbe Haven at Ocean’s Surface</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The New York Times &amp;lt;http://www.nytimes.com/&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;July 28, 2009&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;By CARL ZIMMER &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The world's oceans are like an alien world. The National Oceanic and Atmospheric Administration estimates that 95 percent of them remain unexplored. But the mysteries do not start a mile below the surface of the sea. They start with the surface itself.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Scientists are now discovering that the top hundredth-inch of the ocean is somewhat like a sheet of jelly. And this odd habitat, thinner than a human hair, is home to an unusual menagerie of microbes. It's really a distinct ecosystem of its own, said Oliver Wurl, of Canada's Institute of Ocean Sciences.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;This so-called sea-surface microlayer is important, scientists say, in part because it influences the chemistry of the ocean and the atmosphere. One of the most significant things that happens on our&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;planet is the transport of gases in and out of the ocean, said Michael Cunliffe, a marine biologist at the University of Warwick in England. The ocean stores a large fraction of the global-warming gases we produce; at the microlayer, the gases are pulled down.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;It's the ocean breathing through its skin, Dr. Cunliffe said.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sailors have long known that the surface can be covered with oily slicks (hence the phrase pouring oil on troubled waters). But when scientists began studying the surface in the mid-20th century they found it vexing. A scientist cannot just dunk a bucket into the ocean without dredging up deeper water as well. Even defining the surface is hard, since it's moving up and down, said Peter Liss, a professor of environmental sciences at the University of East Anglia in England.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;So scientists had to invent some tools to skim the surface. Dr. Liss and his colleagues, for example, chill a piece of glass with liquid nitrogen and lower it into the sea, freezing water it contacts.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;These tools have allowed scientists to discover that the top hundredth of an inch is chemically distinct. It is loaded with molecules carried up by air bubbles and concentrated at the surface.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Recent surveys carried out by Dr. Wurl and his colleagues have revealed that the microlayer has a rich supply of sticky clumps of carbohydrates. These carbohydrates are made by single-cell organisms called phytoplankton that live lower in the ocean to stick together in colonies. Eventually the carbohydrates break off the phytoplankton and clump together. Dr. Wurl's studies indicate that many of them rise to the microlayer, forming a film.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;I really imagine it as tiny pieces of jelly floating on the ocean, Dr. Wurl said.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;It may be hard to imagine such a fine coat of slime holding together for long on top of the heaving ocean. But Dr. Wurl has found that it is quite durable. We have collected microlayer samples with wind conditions of 16 to 18 knots, he said. It's not pleasant to be in a small boat at that wind speed. That tells us the microlayer is pretty stable.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dr. Wurl and his colleagues report the findings in a paper to be published in the journal Marine Chemistry &amp;lt;http://www.elsevier.com/wps/find/journaldescription.cws_home/503349/description#description&amp;gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;He suspects that when waves disrupt the jellylike microlayer, air bubbles deliver sticky material back to the surface.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dr. Cunliffe, who has replicated Dr. Wurl's results, argues that these studies mean that the microlayer is a special kind of habitat for microbes. The gelatinous film calms the turbulence in the microlayer, which may make it easier for bacteria to attach to the particles and feed on the molecules flowing past.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;To document the sort of microbes that live in the microlayer, Dr. Cunliffe and other researchers are collecting surface water, breaking open the cells it contains, and sequencing the genes they hold. They compare the microlayer residents to the microbes that live a few inches deeper.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;We're finding consistently different communities, Dr. Cunliffe said. The microlayer communities are dominated by groups of microbes well known for forming biofilms on more familiar surfaces, like rocks in streams, our teeth and the insides of sewer pipes.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;They're always the usual suspects, Dr. Cunliffe went on. If our hypothesis is correct, it makes complete sense.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dr. Liss called the finding a really interesting result, because it shows that the microlayer is a really different environment.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Scientists say it is important to become better acquainted with this mysterious ocean skin, because it may play a critical role in the environmental well-being of the planet. Studies have shown, for example, that pollutants like pesticides and flame retardants can be trapped in the microlayer.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dr. Cunliffe and his colleagues have identified bacteria in the microlayer that devour important chemicals like methane and carbon monoxide. The microlayer is also crucial to the ocean's ability to absorb carbon dioxide, a potent greenhouse gas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;It's actually sucking the carbon dioxide down into the water column, Dr. Cunliffe said.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dr. Liss said the microlayer was clearly important, because it's where the ocean and the atmosphere interact.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;But it's difficult to study, he added, so it hasn't received as much attention as it ought to.&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Courier New; font-size:10pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-5168884400779517926?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/5168884400779517926/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=5168884400779517926' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5168884400779517926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5168884400779517926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/08/scientists-find-microbe-haven-at-oceans.html' title='Scientists Find a Microbe Haven at Ocean’s Surface'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-4088793882607270201</id><published>2009-08-01T05:40:00.001+07:00</published><updated>2009-08-01T05:40:30.448+07:00</updated><title type='text'>Bioplastic bodies trade blows as row breaks out</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;By Rory Harrington, 23-Jul-2009&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Related topics: &lt;a href='http://www.foodproductiondaily.com/Packaging'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Packaging&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href='http://www.foodproductiondaily.com/Product-Categories/End-of-Line-Packaging'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;End-of-Line Packaging&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href='http://www.foodproductiondaily.com/Product-Categories/Packaging-Materials'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Packaging Materials&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href='http://www.foodproductiondaily.com/Product-Categories/Primary-Packaging'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Primary Packaging&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;A war of words has broken out within the bioplastics packaging industry with two trade bodies levelling a series of negative allegations about the different sectors. &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The controversy was ignited yesterday after industry association European &lt;a href='http://www.foodproductiondaily.com/content/search?SearchText=bioplastics'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Bioplastics&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (EB) publicly denounced claims made by the oxo-biodegradeable (OB) industry as &lt;em&gt;"misleading"&lt;/em&gt; and &lt;em&gt;"free of substance".&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The &lt;a href='http://www.foodproductiondaily.com/content/search?SearchText=oxo-biodegradable'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Oxo-Biodegradable&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Plastics Association (OBPA) hit back by saying its products were superior and EB had gone on the attack in a bid to protect its market share. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;EB issued a position paper distancing itself from the OB sector, saying there were &lt;em&gt;"serious concerns amongst many plastics, composting and waste management experts that these products do not meet their claimed environmental promises".&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The oxo-biodegradation industry says its plastics &lt;em&gt;"self-destruct"&lt;/em&gt; or biodegrade when they are exposed to UV irradiation or heat because substances such as cobalt, nickel and zinc are added to conventional plastics at the time of manufacture. These reduce the molecular weight of the material over a pre-determined period and they fragment – allowing them to be consumed by bacteria and fungi. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;But EB challenged these claims because it says at present they cannot be verified with reference to international standards. The organisation said OB products did not biodegrade but only fragment into invisible pieces, saying &lt;em&gt;"this is not generally considered as a feasible manner of solving the problem of plastic waste".&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"Bioplastics are still a relatively young industry",&lt;/em&gt; said Andy Sweetman, Chairman of the Board of European Bioplastics. "&lt;em&gt;Inherent implications made on the environmental suitability of our products are subject to close scrutiny by all kinds of stakeholders. It is, therefore, vital that claims on biodegradability or compostability are backed by internationally accepted standards."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;He added that it was vital that the public not be confused by claims on biodegradability and compostability resulting from differing methods. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;"&lt;em&gt;If certain products that claim to be &lt;a href='http://www.foodproductiondaily.com/content/search?SearchText=biodegradable'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;biodegradable&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; or &lt;a href='http://www.foodproductiondaily.com/content/search?SearchText=compostable'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;compostable&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; are proven not to fulfill acknowledged standards, this is liable to impact negatively on our own members' products, even though they do fully comply",&lt;/em&gt; Sweetman said. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;He added it was vital its own compostability mark, known as the seedling, not be associated with any oxo-biodegradable product as they did not comply with recognized European standards. This is why EB had successfully fought against attempts by the OB industry to &lt;em&gt;"water down"&lt;/em&gt; EN 13432, said Sweetman. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;EB also raised concerns that a public misperception of OB products could encourage more littering and interfere with organic and recycling schemes. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;But the Oxo-Biodegradable Plastics Association (OBPA) dismissed EB arguments saying its products were tested for degradability, biodegradability and non-eco toxicity against criteria laid down in American Standard ASTM D6954-04. Authorities in France had published a standard for OB products, while the UK was in the process of developing one, it added. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The OB body also rejected charges of trying to dilute European standards. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"EP fought to prevent the amendment of EN13432 because they have a commercial interest against a European Standard with tests appropriate to oxo-bio,"&lt;/em&gt; an OBPA spokesman told FoodProductionDaily.com. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;It added that composting was not the same as biodegradation in the environment as it was an artificial process operated according to a much shorter timescale than the processes of nature. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"Therefore, Standards such as EN13432, ISO 17088, and their American (ASTM D6400) and Australian (AS 4736-2006) equivalents, designed for compostable plastic, cannot be used for plastic which is designed to biodegrade if it gets into the environment,"&lt;/em&gt; added the spokesman. &lt;em&gt;"The hydrobiodegradable industry has consistently lobbied for standards and legislation which give its product an artificial advantage, and has consistently blocked proposals for change."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Regarding concerns that its products could lead to more litter, it said there was no evidence to suggest this would happen. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;OBPA concluded: &lt;em&gt;"Composting of organic waste makes sense, but compostable plastic does not. It is up to 400% more expensive than ordinary plastic; it is thicker and heavier and requires more trucks to transport it. If buried in landfill, compostable plastic will emit methane."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-4088793882607270201?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/4088793882607270201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=4088793882607270201' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4088793882607270201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4088793882607270201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/08/bioplastic-bodies-trade-blows-as-row.html' title='Bioplastic bodies trade blows as row breaks out'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-5430990521243741338</id><published>2009-07-17T11:15:00.001+07:00</published><updated>2009-07-17T11:15:15.143+07:00</updated><title type='text'>Pre-, probiotics combo may reduce food allergy: Danone study</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;By Stephen Daniells, 16-Jul-2009&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Related topics: &lt;a href='http://www.ap-foodtechnology.com/Formulation'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Formulation&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;A supplement combining a prebiotic fibre and a probiotic strain may reduce allergic responses to cow's milk, when used in conjunction with small amounts of whey, says a new study. &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Mice fed the synbiotic mixture and undergoing oral sensitisation with whey displayed less allergic skin response and a decreased anaphylactic reaction, compared with whey-sensitised mice not receiving the supplement, according to findings published in the &lt;em&gt;Journal of Nutrition&lt;/em&gt;. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"Dietary supplementation with [prebiotic] Immunofortis, [probiotic] Bifidobacterium breve M-16V, and particularly the synbiotic mixture, provided during sensitization, reduces the allergic effector response in a murine model of IgE-mediated hypersensitivity that mimics the human route of sensitization,"&lt;/em&gt; wrote the researchers led by Leon Knippels from &lt;a href='http://www.ap-foodtechnology.com/content/search?SearchText=Danone'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Danone&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Research–Centre for Specialised Nutrition and the University of Utrecht. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Immunoglobulin E (IgE) is the predominant antibody associated with an allergic response. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"This model shows the potential for dietary intervention with synbiotics in reducing the allergic response to food allergens."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;If the results can be repeated in humans, synbiotics may offer hope for the increasing number of people suffering from allergic disease. An estimated eight per cent of children in the EU suffering from food allergies, according to the European Federation of Allergy and Airways Diseases Patients' Associations. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The most common food allergen ingredients and their derivatives are cereals containing gluten, fish, crustaceans, egg, peanut, soybeans, milk and dairy products including lactose, nuts, celery, mustard, sesame seed, and sulphites. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"Cow milk allergy is the most common &lt;a href='http://www.ap-foodtechnology.com/content/search?SearchText=food+allergy'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;food allergy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; in children,"&lt;/em&gt; explained Knippels and his co-workers. &lt;em&gt;"So far, no effective treatment is available to prevent or cure food allergy."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Study details&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Using a mouse model of orally induced cow's milk allergy, the Netherlands-based researchers tested the effects of dietary supplementation with a prebiotic mixture (2 per cent, Immunofortis, a mix of galacto-oligosaccharides and fructo-oligosaccharides), a probiotic strain (2 per cent, &lt;em&gt;B. breve&lt;/em&gt; M-16V, Morinaga Milk Industry), or a synbiotic (2 per cent) mix of both. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"Mice fed pro- and prebiotic diets had a significantly reduced acute allergic skin response upon whey challenge in the ear compared with whey-sensitized mice fed the control diet,"&lt;/em&gt; report the researchers. &lt;em&gt;"The synbiotic diet was even more effective and almost completely prevented occurrence of the acute skin response as well as anaphylactic shock reactions."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;While IgE levels were not affected by any of the interventions, said the researchers, but IgG2a levels were – the antibody specific to whey. These increases in IgG2a may reflect a response by T-cells in the pro-, pre-, or synbiotic diet, said the researchers. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"Synbiotics comprise a promising concept that may be more effective in reducing allergic symptoms than single preparations of pre- or probiotics,"&lt;/em&gt; concluded the researchers. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Definitions&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;According the FAO/WHO, &lt;a href='http://www.ap-foodtechnology.com/content/search?SearchText=probiotics'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;probiotics&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; are defined as "live microorganisms which when administered in adequate amounts confer a health benefit on the host". Prebiotics are "nondigestible substances that provide a beneficial physiological effect on the host by selectively stimulating the favourable growth or activity of a limited number of indigenous bacteria". &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Prebiotics are defined as: "A selectively fermented ingredient that allows specific changes, both in the composition and/or activity in the gastrointestinal microflora, that confers benefits upon health wellbeing and health." (2004) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Source: &lt;em&gt;Journal of Nutrition&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;July 2009, Volume 139, Pages 1398-1403, doi:10.3945/jn.109.108514&lt;br/&gt;&lt;em&gt;"Cow Milk Allergy Symptoms Are Reduced in Mice Fed Dietary Synbiotics during Oral Sensitization with Whey"&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;Authors: B. Schouten, B.C.A.M. van Esch, G.A. Hofman, S.A.C.M. van Doorn, J. Knol, A.J. Nauta, J. Garssen, L.E.M. Willemsen, L.M.J. Knippels &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-5430990521243741338?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/5430990521243741338/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=5430990521243741338' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5430990521243741338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5430990521243741338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/07/pre-probiotics-combo-may-reduce-food.html' title='Pre-, probiotics combo may reduce food allergy: Danone study'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-3497678933603514003</id><published>2009-06-29T22:16:00.000+07:00</published><updated>2009-06-29T22:18:01.435+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemulung'/><title type='text'>pemulung?</title><content type='html'>Pertama saya ketemu, dia hanya seorang diri, duduk termangu.. dg baju lusuh membawa karung sampah dan dg pandangan kosong,.. seperti tak ada harapan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya putuskan untuk mendekati, saya tanya: apa sudah makan? dia bilang belum..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan dia bilang: "saya pengin sekolah bu..." pengin ikut ibu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bilang: ok, ok... tapi kamu bilang dulu sama bapakmu, saya takut orang tua mu marah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bilang: "Bu..., bapa saya gak bisa ngomong...?&lt;br /&gt;Maksudmu apa...., apa dia bisu...??&lt;br /&gt;Dia mengangguk...&lt;br /&gt;Ohh Yaa Allah...(batinku..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia bercerita lagi: Bapa sering disiram minyak sama ibu saya bu...(anak itu cerita sambil berlinang air mata)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OHHH...Yaa Allah..., ketika itu juga rasanya semua tulang2 saya lepas, dan teriris iris ngilu... (betapa kasihannya batin anak ini... sesungguhnya..)&lt;br /&gt;Saya rasanya tak ingin pulang dulu sebelum bisa membuat anak ini tenang dan sedikit ada harapan...&lt;br /&gt;Rasanya juga pengin saya ajak pulang,.... untuk tinggal di warung kecil saya (karena rumah ku juga belum memungkinkan untuk di tinggali orang asing)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tenang,... saya janji untuk esoknya sy kembali lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya kembali, dia ajak adiknya yang masih 5th dan 6th...&lt;br /&gt;Juga ada temen2 nya yang sudah sekolah walopun anak pemulung...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah saya juga sudah menemukan sekolah yang kira2 dapat menampung mereka..&lt;br /&gt;Tinggal kemantapan mereka saja, dalam sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah mereka sudah datang sekali ke warung kecil saya, sehingga InsyaAllah bisa sering komunikasi dan membantu mereka se mampu sy tanpa harus saya cari mereka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya ber andai-andai, seandainya saya punya tanah kosong dan uang lebih... saya buatkan mereka rumah singgah... yang dapat membuat mereka selalu bisa mengembangkan bakat dan berbagi dalam hidup ini.... sehingga meringankan beban mereka dan mereka juga punya harapan masa depan yang lebih baik..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah swt mengabulkan apa yang sy harapkan ini... Amien...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita diatas bukan riya' tapi ingin rasanya kita sama2 mengajak teman-teman untuk berbagi jika menemukan anak-anak yang kondisinya seperti itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;eni&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-3497678933603514003?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/3497678933603514003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=3497678933603514003' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3497678933603514003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3497678933603514003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/06/pemulung.html' title='pemulung?'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-8313642716630664633</id><published>2009-05-20T02:07:00.000+07:00</published><updated>2009-05-20T02:10:23.485+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='virus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pathogens'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bakteri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='food'/><title type='text'>Bacteria eating viruses help fight food pathogens: EFSA study</title><content type='html'>&lt;h5 class="author_date"&gt;By MIke Stones, 18-May-2009&lt;/h5&gt;       &lt;h4 class="introduction"&gt; &lt;p&gt; “Bacteria eating” viruses, known as bacteriophages, could be an effective way of eliminating specific food pathogens, according to a recent report from the European Food Safety Authority’s BIOHAZ Panel. &lt;/p&gt; &lt;/h4&gt;                            &lt;p&gt;Some bacteriophages, under specific conditions, could be used to eliminate specific pathogens in milk and meat products, concluded the study. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; The panel, which deals with biological hazards in the field of food safety and food-borne diseases, noted that &lt;a href="http://www.bakeryandsnacks.com/content/search?SearchText=bacteriophages"&gt;bacteriophages&lt;/a&gt; tend to persist longer than their hosts and behave as inert particles in the environment. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;But, their long-term antibacterial activity is reduced on dry surfaces and their persistence in food varies with each bacteriophage, and with the conditions of application. Factors include: Dose, and physical and chemical factors associated with the food such as pH and moisture levels. For example, refrigeration temperatures improve the persistence of bacteriophages on the surfaces of meat and dairy products. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; &lt;b&gt;Environmental factors&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; &lt;b&gt; &lt;/b&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; However, after reviewing peer-reviewed scientific literature, the panel was unable to conclude whether or not bacteriophages can protect against bacteria in cases where the food becomes re-contaminated. The effectiveness of bacteriophages against re-contamination of food may vary according to the characteristics of the food, the type of bacteriophage and how it is used, and environmental factors. &lt;/p&gt;        &lt;p&gt;The panel recommended further research to gauge the persistence of bacteriophages in foods and their ability to prevent recontamination with bacterial pathogens. Research should focus on specific combinations of bacteriophages, pathogens and foods, it said. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;The panel’s study stemmed from a request from European Commission for the European Food Safety Authority (EFSA) to advise on the use of bacteriophages on food of animal origin. It was asked to particularly focus on the mode of action of bacteriophages on carcasses, meat and dairy products. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; &lt;b&gt;Bacterial cells&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Bacteriophages occur in a broad range of habitats in nature and can be isolated from meat, milk and derived products. They replicate best on growing bacterial cells, but can also reproduce on cells which are not in a growing phase. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;The US Food and Drug Administration first approved the use of bacteria eating viruses as food additives in ready-to-eat meat and poultry to protect against Listeria three years ago. &lt;/p&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-8313642716630664633?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.bakeryandsnacks.com/Publications/Food-Beverage-Nutrition/FoodProductionDaily.com/Quality-Safety/Bacteria-eating-viruses-help-fight-food-pathogens-EFSA-study/?c=Mw3I8ARrLy9tka7BWXB0MQ%3D%3D&amp;utm_source=newsletter_daily&amp;utm_medium=email&amp;utm_c' title='Bacteria eating viruses help fight food pathogens: EFSA study'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/8313642716630664633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=8313642716630664633' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/8313642716630664633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/8313642716630664633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/05/bacteria-eating-viruses-help-fight-food.html' title='Bacteria eating viruses help fight food pathogens: EFSA study'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-1180395042897494439</id><published>2009-05-18T10:40:00.000+07:00</published><updated>2009-05-18T10:44:09.169+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fermentation'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bu sri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kedelai'/><title type='text'>Fermentasi Kedelai Berkelanjutan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Arial,Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:-2;"&gt;12 Mei 2009&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial,Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:-1;"&gt;Dalam rangka melakukan penelitian yang berkolaborasi dengan Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE), Prof. Dr. Ir. Sri Kumalaningsih, M.App.Sc melakukan kunjungan ke Thailand pada Senin (27/4)-Kamis (7/5). Diwawancarai &lt;i&gt;P&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:-2;"&gt;RASETYA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:-1;"&gt; Online&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:-1;"&gt;, Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian ini menyatakan bahwa proposal yang akan diajukannya berjudul "Sustainability of Fermented Soybean to Alleviate Poor People". Dalam penelitian tersebut, pihaknya berupaya untuk menyusun aneka teknologi fermentasi yang murah dan tepat guna di berbagai kawasan di Asia dengan menggunakan kedelai varietas lokal. Beberapa negara yang menjadi acuan diantaranya adalah Thailand, Indonesia, China, dll. Di Thailand, pihaknya secara khusus melakukan observasi pengolahan kedelai untuk pembuatan kecap dan tauco dalam skala industri besar. Sementara di Indonesia, observasi serupa pun dilaksanakan dengan pengamatan khusus pada pembuatan tempe secara tradisional dalam skala industri kecil dan menengah. Hal yang menjadi perhatian khususnya ketika berkunjung ke Thailand adalah pengolahan kedelai untuk menjadi aneka produk tanpa menyisakan sedikitpun limbah dengan proses yang lebih cepat dan manajemen yang tertata. "Mereka bekerja dengan disiplin dan etos kerja tinggi yang disertai manajemen yang tertata sehingga lebih efisien dan produktif. Selain itu, mereka juga telah memperhatikan manajemen lingkungan sehingga proses produksi relatif lebih higienis", terangnya. Program kali ini merupakan salah satu perwujudan dari visinya yaitu teknologi tinggi untuk masyarakat tak berdaya (&lt;i&gt;high technology for poor people&lt;/i&gt;). Terkait hal ini, ia secara khusus menyoroti program plasma di Thailand dimana industri skala besar berkolaborasi dengan Usaha Kecil Menengah (UKM) diantaranya dalam hal &lt;i&gt;supply&lt;/i&gt; bahan baku dan penanganan &lt;i&gt;sub product&lt;/i&gt; maupun &lt;i&gt;by product&lt;/i&gt;. Melalui kunjungannya kali ini, ia bermaksud untuk melakukan studi banding dan tukar wawasan dalam berbagai proses pengolahan kedelai di Asia. Manajemen ini pula, yang menurut rencana akan ia gunakan dalam merealisasikan idenya untuk memasok susu kedelai ke berbagai rumah sakit di Indonesia. [nok]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-1180395042897494439?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/1180395042897494439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=1180395042897494439' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1180395042897494439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1180395042897494439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/05/fermentasi-kedelai-berkelanjutan.html' title='Fermentasi Kedelai Berkelanjutan'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-658668079645908820</id><published>2009-05-03T12:50:00.001+07:00</published><updated>2009-05-03T12:50:57.920+07:00</updated><title type='text'>Jamur Tiram - Purwokerto</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;Assalamualaikum, buat semuanya&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Memang cukup mudah untuk membudidayakan jamur tiram. Tetapi terkadang bahan baku sulit didapat terutama bibit dan serbuk gergaji apalagi untuk daerah perkotaan yang justru merupakan lahan pemasaran yang sangat bagus. Dengan permasalahan yang demikian tidak mustahil asa untuk berbudidaya jamur jadi berkurang atau malah mungkin tidak dijalankan karena malas yang mengakibatkan kerugian.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika anda ingin memulai usaha ini mungkin anda bisa bermitra dengan saya. Saya juga menjual media jamur tiram siap panen. Bentuknya sudah dibungkus dg plastik PP (polypropilen), sudah memalui tahap pencampuran, pengukusan pemberian bibit dsb. Jadi anda tinggal melakukan perawatan dg menyemprotkan air 3-5 kali setiap hari. Dan anda tinggal memanen dalam beberapa hari (tergantung umur dari pembibitannya)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika ada yang berminat hub. no. 02817951188, (0281) 622274 atau &lt;a href='http://id.mc771.mail.yahoo.com/mc/compose?to=zanzan74@yahoo.com'&gt;zanzan74@yahoo.com&lt;/a&gt; . &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Buat Pak Nur jika ada yang berminat mohon bantuannya untuk ditujukan ke no diatas. Kami melakukan pelayanan pesan antar untuk daerah manapun. Sekedar informasi domisili saya di Purwokerto.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-658668079645908820?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/658668079645908820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=658668079645908820' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/658668079645908820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/658668079645908820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/05/jamur-tiram-purwokerto.html' title='Jamur Tiram - Purwokerto'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-6444492976053503121</id><published>2009-04-22T21:00:00.001+07:00</published><updated>2009-04-22T21:00:07.041+07:00</updated><title type='text'>Food grade polypropylene may be on the horizon</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;By staff reporter, 20-Apr-2009&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Related topics: &lt;a href='http://www.ap-foodtechnology.com/Packaging'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Packaging&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;A research project that aims to ascertain the feasibility of recycling polypropylene (PP) into food grade packaging is underway in the UK. &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The UK government funded Waste &amp;amp; Resources Action Programme (WRAP), which is charged with ensuring that the UK meets EU requirements on reducing waste, said the new scoping study will be conducted by Axion Consulting, in partnership with Greenstar WES, Fraunhofer IVV and Pira Consulting. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;PP makes up a significant proportion of plastic food packaging including yoghurt pots, margarine tubs and sauce bottles; &lt;a href='http://www.ap-foodtechnology.com/content/search?SearchText=WRAP'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;WRAP&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; claims that the ultimate objective of this project is to develop a process to enable &lt;a href='http://www.ap-foodtechnology.com/content/search?SearchText=PP'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;PP&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; to be recycled and thus make it a more sustainable type of packaging. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;High density polyethylene (HDPE) and polyethylene terephthalate (PET) bottles are increasingly recycled back into new plastic bottles and into food grade packaging too, but the infrastructure to recycle PP into food grade packaging does not exist, even though it is regularly recycled into industry plastics application such as buckets and pallets. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;According to Axion Consulting, the study will test whether the food grade &lt;a href='http://www.ap-foodtechnology.com/content/search?SearchText=HDPE'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;HDPE&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; recycling process already in existence can be used to recycle PP so that it meets food grade standards. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Demanding process&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Paul Davidson, special advisor on plastics at WRAP said that the agency recognises that retailers, brand owners and packaging companies all want PP to be available for food grade packaging: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"However with its many different grades and colours used in packaging, developing such a process will be demanding. We are pleased to be working with experts in this area to help scope this work, and enable the industry as a whole to move towards more sustainable packaging." &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The scoping study ends in August, said WRAP, with its findings set to be published in the autumn. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Supply restrictions&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;However, according to the British Soft Drinks Association (BSDA), while a drive for greener packaging is ensuring a rapid demand increase for recycled materials in products, the supply currently remains limited for materials such as recycled &lt;a href='http://www.ap-foodtechnology.com/content/search?SearchText=PET'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;PET&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (rPET). &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;And BSDA spokesperson Liz Bastone claims that governments have to do more to do to ensure the use of recycled packaging remains viable. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"It is essential that recycling rates grow and as part of the BSDA's sustainability strategy, the industry is keen to work with national and local government to further improve kerbside recycling schemes and recycling infrastructure,"&lt;/em&gt; Bastone stated. &lt;em&gt;"Clear, simple and consistent schemes will encourage consumers to recycle and will improve collection rates." &lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href='http://www.ap-foodtechnology.com/Packaging/Food-grade-polypropylene-may-be-on-the-horizon'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;http://www.ap-foodtechnology.com/Packaging/Food-grade-polypropylene-may-be-on-the-horizon&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-6444492976053503121?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/6444492976053503121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=6444492976053503121' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/6444492976053503121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/6444492976053503121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/04/food-grade-polypropylene-may-be-on.html' title='Food grade polypropylene may be on the horizon'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-34121430634116146</id><published>2009-04-20T04:56:00.003+07:00</published><updated>2009-04-20T05:04:22.417+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bioarang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyuluhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PKM'/><title type='text'>Penyuluhan pembuatan Bioarang dari Daun Tebu oleh TIM PKM UB</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/Seufzuv3QTI/AAAAAAAAACo/y7V-yOUh5h4/s1600-h/pkmarang.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/Seufzuv3QTI/AAAAAAAAACo/y7V-yOUh5h4/s320/pkmarang.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326526695366672690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;TIM PKM Fakultas Teknologi Pertanian UB kemarin, Minggu, 19 April 2009 mengadakan penyuluhan tentang pembuatan bioarang dari daun tebu di desa Sukonolo Bululawang Malang. TIM didampingi oleh pembimbing (Nur Hidayat) dan dihadiri oleh aparat dan warga. Antusias warga cukup tinggi karena memang disana merupakan daerah penghasil tebu.&lt;br /&gt;Selama penyuluhan juga diputarkan video tentang materi yang sama.&lt;br /&gt;penyuluhan tentang anlisis biaya produksi akan dibeikan dua minggu lagi, kemungkinan warga akan lebih banyak yang hadir.&lt;br /&gt;selamat ya mbak dan mas, dan siapkan diri lebih baik untuk penyuluhan mendatang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-34121430634116146?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/34121430634116146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=34121430634116146' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/34121430634116146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/34121430634116146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/04/penyuluhan-pembuatan-bioarang-dari-daun.html' title='Penyuluhan pembuatan Bioarang dari Daun Tebu oleh TIM PKM UB'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/Seufzuv3QTI/AAAAAAAAACo/y7V-yOUh5h4/s72-c/pkmarang.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-4640969683491753151</id><published>2009-04-15T22:03:00.001+07:00</published><updated>2009-04-15T22:03:58.088+07:00</updated><title type='text'>‘Great potential’ of probiotic ice-cream</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;By Stephen Daniells, 08-Apr-2009&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Related topics: &lt;a href='http://www.nutraingredients.com/On-your-radar/Probiotics'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Probiotics&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href='http://www.nutraingredients.com/Research'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Research&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href='http://www.nutraingredients.com/Product-Categories/Probiotics-and-prebiotics'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Probiotics and prebiotics&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Ice-cream as a vehicle for delivering probiotic strains has 'great potential', giving a health boost without affecting the sensory profile of ice-cream, say Brazilian scientists. &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;But the products must be backed up by the science and accompanied by consumer education to change eating habits of &lt;a href='http://www.nutraingredients.com/content/search?SearchText=ice-cream'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;ice-cream&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; from an occasional to a frequently consumed food, according to a new review published in &lt;em&gt;Food Research International&lt;/em&gt;. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"The incorporation of &lt;a href='http://www.nutraingredients.com/content/search?SearchText=probiotic'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;probiotic&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; bacteria into ice-creams is highly advantageous since, in addition to being a rich food from the nutritional point of view, containing dairy raw material, vitamins and minerals in its composition, it is usually consumed by everybody, being well accepted by the public,"&lt;/em&gt; wrote the reviewers, led by Adriano Cruz from Universidade Estadual de Campinas in Sao Paulo. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"In the specific case of probiotic ice-cream, this is a concrete challenge as, most of the times, ice-cream is not consumed daily by most of the consumers, and this frozen dessert is more frequently consumed during the summer in most of the countries, and it is hence considered as an occasional food."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The review was welcomed as &lt;em&gt;"timely"&lt;/em&gt; by probiotic expert Professor Gregor Reid from the Canadian R&amp;amp;D Centre for Probiotics at the Lawson Health Research Institute, and The University of Western Ontario. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"In the end, I suspect it will not give more than other delivery vehicles, just an alternative source for consumers,"&lt;/em&gt; Prof Reid told NutraIngredients.com.. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Technological issues&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Successful formulation of probiotic ice-cream is dependent on overcoming certain technical challenges. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;According to the reviewers, frozen products like ice-cream present particular challenges, such as the beating in of air - known as overrun. There is also the issue of storage under freezing temperatures, which would affect the viability of the strains over time. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Additional issues to be considered by formulators is which strain to use, how and when the bacterial inoculum is added to the product, in what quantities, as well as the choice of other ingredients, &lt;em&gt;"especially any fruit pulp/juice, which will give the final flavor to the product"&lt;/em&gt;, wrote Cruz and his colleagues. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Confirming the finished product is probiotic&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"Even though several studies have shown adequate viability of the probiotic cultures during storage of ice-creams, more clinical studies on the consumption of probiotic ice-creams are recommended," &lt;/em&gt;wrote Dr Cruz and his colleagues.&lt;em&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"Also, it is important to confirm if, after long storage periods, the probiotic cultures are still able to confer the same health benefits already observed in other foods with shorter shelf-lives and higher storage temperatures, such as yoghurts and fermented milks."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Professor Reid agree, telling this website: &lt;em&gt;"Key issues [of delivering a probiotic ice cream] will be reproducibility of the viable count, calculating what a single dose is and proving that such a dose confers specific health benefits,"&lt;/em&gt; said Prof Reid. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Already on the market&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;A scan of Mintel's New Products Database reveals there were 35 probiotic frozen dessert launches between 2006 and summer 2008 in countries such as Spain, Ireland, Belgium, Columbia, India and China. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Indian company Gujarat Co-operative Milk Marketing Federation launched two probiotic ice creams - Amul Sugar Free Probiotic Frozen Dessert and Amul Prolife Probiotic Wellness Ice Cream - in 2007 with the former targeting diabetics and the latter being sold on a broader wellness platform. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Unilever, the world's biggest ice cream maker, added an iced lolly containing probiotic bacteria to its Walls Milk Time range, and is aimed at children in the UK. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;In Latin America, Chr Hansen has developed a probiotic ice cream with a Costa Rican ice cream producer. Euromonitor predicted Unilever, which is also the Latin American market leader, would not be far behind. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Professor Reid noted that &lt;em&gt;"a so-called probiotic yogurt ice cream"&lt;/em&gt; is already on the market in Canada, &lt;em&gt;"which states that 'probiotics reduce the risk of cancer'"&lt;/em&gt;, he said. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"Whatever the claims made directly or indirectly, companies will need to do the human studies to verify them,"&lt;/em&gt; said Prof Reid. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Source: &lt;em&gt;Food Research International&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;Published online ahead of print, doi: 10.1016/j.foodres.2009.03.020&lt;br/&gt;&lt;em&gt;"Ice-cream as a Probiotic Food Carrier"&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;Authors: A.G. Cruz, A.E.C. Antunes, A.O.P. Sousa, J.A.F. Faria, S.M.I. Saad &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-4640969683491753151?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/4640969683491753151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=4640969683491753151' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4640969683491753151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4640969683491753151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/04/great-potential-of-probiotic-ice-cream.html' title='‘Great potential’ of probiotic ice-cream'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-338062886062564004</id><published>2009-04-14T06:00:00.001+07:00</published><updated>2009-04-14T06:00:08.782+07:00</updated><title type='text'>Edible carrageenan films enhance flavour encapsulation</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;By Stephen Daniells, 08-Apr-2009&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Related topics: &lt;a href='http://www.foodnavigator-usa.com/Science-Nutrition'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;Science &amp;amp; Nutrition&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Combining fat and iota- carrageenans could form edible films for flavour encapsulation, says fundamental new research from France and Spain. &lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Encapsulating aroma compound in iota-carrageenan fat led to modification to the structure on both sides of the film, thereby affecting the permeability, according to findings published in the &lt;em&gt;Journal of Food Engineering&lt;/em&gt;. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"This study on the relative &lt;a href='http://www.foodnavigator-usa.com/content/search?SearchText=encapsulation'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;encapsulation&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; of aroma compound by the fat and by i-carrageenan matrix leads to promising potential applications for &lt;a href='http://www.foodnavigator-usa.com/content/search?SearchText=flavour'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;flavour&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; encapsulation as well as flavouring by using food surface coating technologies,"&lt;/em&gt; wrote the researchers. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Microcapsules are tiny particles that contain an active agent or core material surrounded by a shell or coating, and are now increasingly being used in food ingredients preparation. The technology can be used to deliver a host of ingredients - flavours, oils, peptides, amino acids, enzymes, acidulants, colours and sweeteners - in a range of food formulations, from functional foods to ice cream. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The technology is attracted growing interest because it can also decrease costs for food makers, particularly those using sensitive ingredients like probiotics, and by reducing the need for preservatives. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Study details&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The researchers, led by Frédéric Debeaufort from the University of Burgundy, investigated how factors such as microstructure, composition, surface properties and the different interactions affect the release of flavour from iota-carrageenan microcapsules. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Iota-carrageenan (Cargill) emulsion-based &lt;a href='http://www.foodnavigator-usa.com/content/search?SearchText=edible+films'&gt;&lt;span style='color:blue; text-decoration:underline'&gt;edible films&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; were formulated with anhydrous glycerol (Fluka Chemical) as the plasticizer, a fat (GBS, Danisco Bradbrand) to act as the carrier of the flavour compound (n-hexanal), and glycerol monostearate (GMS, Prolabo Merck eurolab) as the emulsifier. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;According to their findings, the edible iota-carrageenan films exhibited good emulsion stability and mechanical properties, and reduced the transfer of oxygen, and therefore spoilage of the flavour. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;The results also showed that interactions between n-hexanal and iota-carrageenan and n-hexanal and fat has an effect of the surface structure on both sides of the film. This would affect the permeability, said the researchers. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"The encapsulated n-hexanal interacts with CH2OH and/or sulphated groups of i-carrageenan lateral chains inducing a lower permeability," &lt;/em&gt;said Debeaufort amd his co-workers. &lt;em&gt;"The addition of fat also induces the formation of aggregated globules which decreases the aroma permeability."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Take home message&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"This study develops new understanding of the influence of the composition and structure of the matrix of films on aroma barrier properties and surface absorption characteristics,"&lt;/em&gt; wrote the researchers. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;"The addition of additives and other active molecules causes interactions with the film matrix, inducing changes in the film properties from one side to another."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Source: &lt;em&gt;Journal of Food Engineering&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;Volume 93, Issue 1, Pages 80-88&lt;br/&gt;&lt;em&gt;"Interface and aroma barrier properties of iota-carrageenan emulsion–based films used for encapsulation of active food compounds"&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;Authors: A. Hambleton, M.-J. Fabra, F. Debeaufort, C. Dury-Brun, A. Voilley &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-338062886062564004?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/338062886062564004/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=338062886062564004' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/338062886062564004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/338062886062564004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/04/edible-carrageenan-films-enhance.html' title='Edible carrageenan films enhance flavour encapsulation'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-4196197711285741320</id><published>2009-04-13T14:38:00.001+07:00</published><updated>2009-04-13T14:38:48.697+07:00</updated><title type='text'>Rumput Laut di Lembar Kertas</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-size:12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman'&gt;01 January 2008&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Verdana'&gt;&lt;strong&gt;Kertas diproses dari limbah agar-agar tanpa bahan kimia, berserat agalosa yang homogen, massal dan ramah lingkungan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-size:12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Verdana'&gt;Seorang lelaki tinggi besar berpotongan rambut crew cut menyodorkan selembar kertas di depan Trobos dan beberapa kuli tinta lainnya. Tak ada yang ajaib pada kertas putih bersih tersebut. Hanya saja ketika diraba, permukaan kertas itu lebih halus, seperti kertas mahal yang dipakai majalah Time. &lt;br/&gt;Churl Hak You¯nama lelaki itu¯mengatakan,  kertas itu memang bukan kertas biasa yang berbahan baku kayu, melainkan kertas yang dihasilkan dari rumput laut klas algae merah (&lt;em&gt;Rhdophyta&lt;/em&gt;). &lt;br/&gt;You yang berkebangsaan Korea Selatan kemudian berkisah, suatu hari agar-agar yang menjadi menu dietnya jatuh ke lantai rumahnya. Dia punguti ceceran makanan kenyal itu yang sekilas mirip bubuk kertas. Di saat itu pula otaknya bekerja lalu sampai pada pertanyaan, "Mengapa agar-agar ini tidak dibuat kertas?" ujarnya.&lt;br/&gt;You yang sebenarnya tamatan fakultas sastra lantas mencari referensi jenis rumput laut yang bisa menjadi bahan baku pulp atau bubur kertas. Untuk itu, You rela menjelajah Amerika, Jepang, China,Vietnam dan Thailand. Akhirnya pada 2003, dia mendapat paten dari Korea dan Amerika tentang proses produksi kertas berbahan baku algae merah (&lt;em&gt;Gelidium amansii&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;Pterocladia lucia&lt;/em&gt;). &lt;br/&gt;Sayangnya, di Negeri Ginseng yang subtropis, algae merah cuma bisa panen saat musim panas, Mei dan Juni. Fakta tersebut menuntun langkahnya sampai di Indonesia dan bertemu Grevo S Gerungan, dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dari Universitas Sam Ratulangi, Manado. &lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-size:12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Verdana'&gt;&lt;strong&gt;Panen Sepanjang Tahun&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;Sejak 2006 You dan Grevo melakukan budidaya algae merah di pesisir Nusa Lembongan, Bali dan Lombok. "Kami bekerjasama dengan Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) juga dengan Balai Budidaya Laut (BBL) Lombok," kata You. Di Indonesia, budidaya algae merah bisa dipanen sepanjang tahun yaitu dalam waktu 70 hari dengan hasil 4 kali biomass bibit. &lt;br/&gt;Yang menggembirakan lagi, "Dari hasil survei kami, sepanjang pantai selatan mulai dari Pamengpeuk (Garut) sampai Kupang (NTT) sangat berpotensi untuk budidaya algae merah". Tak heran jika kemudian You mendirikan perusahaan Pegasus Internasional guna mendanai riset di Lombok. Dan Samsung Corporation, konglomerat asal Korsel berada di belakangnya. &lt;br/&gt;"Sekarang kami sedang menangani &lt;em&gt;Ptilophora, Pterocladia capillacea&lt;/em&gt; (Gelidium) dan satu jenis lagi yang akan dikembangkan, nama lokalnya beludru," imbuh Grevo. Saat ini, katanya, telah ada 5000 thallus benih. Sementara untuk keperluan budidaya dibutuhkan 100 ribu thallus per-hektar lahan. Grevo mengaku, proses pembenihan ini tidak mudah karena masih harus mengambil dari alam. "Kita butuh waktu sampai 3 tahun untuk mendapatkan 5000 thallus benih, itu pun dengan berkali-kali gagal," ucapnya. &lt;br/&gt;Untuk pengembangan selanjutnya akan dibangun satu pabrik pulp di setiap 500 hektar lahan. Grevo memperkirakan, setiap hektar lahan akan butuh 2 petani. Setiap hektar akan menghasilkan 200 ton rumput laut per-tahun. Pulp yang bisa dihasilkan mencapai 30% dari rumput laut kering. &lt;br/&gt;You menambahkan, dana pembangunan satu pabrik pulp mencapai US$ 2 juta atau sekitar Rp 18 miliar. Meski demikian, masyarakat juga bisa membuat pabrik ini karena teknologinya sederhana. "Seperti menggunakan mesin mixer," jelas You. Grevo memprediksi pada awal 2009 sudah bisa terealisasi. Disain pabrik rencananya akan mengambil dari Jepang. &lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-size:12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Verdana'&gt;&lt;strong&gt;Tak Ada Limbah&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;Proses pembuatan kertas dari rumput laut, tidak berbeda dari pembuatan kertas dari kayu. Ada lima proses pokok, yakni penyiapan bahan baku, pemasakan rumput laut, ekstraksi rumput laut, pemutihan dan pencetakan &lt;br/&gt;Secara runtut, proses produksi dimulai dari panen rumput laut merah, kemudian dijemur, dibersihkan, dan dipotong-potong. Lalu dimasukan dalam tungku dan dimasak pada suhu tinggi (boiling), sehingga keluar ekstrak "inti" berupa agar untuk pangan. &lt;br/&gt;Ampas rumput laut—yang telah diambil agarnya—kemudian diputihkan (bleaching) lalu dihancurkan jadi bubur rumput laut merah (pulp). Bubur inilah yang kemudian diolah jadi kertas. "Industri kertas ini tidak bersaing dengan industri agar-agar. Kita jusru memanfaatkan limbah agar-agar," ujar Grevo&lt;br/&gt;Bila dibandingkan, proses produksi kertas dari kayu, sarat akan bahan kimia seperti NaOH dan Na2S (untuk memisahkan serat selulosa dari bahan organik). Dan, berefek gas yang berbau dan mengandung hidrogen sulfida (H2S), methyl mercaptan (CH3SH), dimethyl sulphide (CH3SH3), dimethyl disulphide (CH3S2CH3) dan senyawa gas sulfur. &lt;br/&gt;Hal inilah yang membuat operasional pabrik kertas berbahan baku kayu hampir selalu berbenturan dengan kepentingan lingkungan hidup. Sementara pengolahan produksi kertas dari rumput laut, diproses nyaris tanpa bahan kimia selain pemutihan dengan klorin. Dan yang terpenting, menurut You, hampir tidak ada limbah yang keluar, sehingga tidak berdampak bagi kesehatan.&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-size:12pt'&gt;&lt;span style='font-family:Verdana'&gt;&lt;strong&gt;Selengkapnya baca Majalah TROBOS edisi Januari 2008&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-4196197711285741320?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/4196197711285741320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=4196197711285741320' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4196197711285741320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/4196197711285741320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/04/rumput-laut-di-lembar-kertas.html' title='Rumput Laut di Lembar Kertas'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-7717204381489868860</id><published>2009-04-07T05:39:00.001+07:00</published><updated>2009-04-07T05:39:49.251+07:00</updated><title type='text'>Kampung Tempe, Bebas Krisis Ekonomi</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;em&gt;Liputan 6 - Kamis, Maret 19, 2009&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Liputan6.com, Malang: &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Dunia boleh saja diterpa krisis ekonomi global, tapi imbasnya ternyata tak sampai ke Kampung Sanan di Malang, Jawa Timur. Sudah turun-temurun penduduk kampung ini sibuk dengan rutinitas memproduksi tempe. Hampir 80 persen warga kampung bekerja sebagai produsen tempe. Itu sebabnya kampung ini kerap pula disebut Kampung Tempe.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Berkat tempe, bisa dibilang hampir tak ada pengangguran di kampung ini. Persaingan bisnis yang sehat membantu pengembangan produksi tempe di kampung ini. Tak hanya menyuplai tempe mentah, warga di kampung ini juga membuat produk tempe olahan, seperti kripik tempe.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Berkat tempe pula warga Kampung Sanan sekarang mempunyai bisnis sampingan baru, yakni penggemukan sapi. Peternak tinggal memanfaatkan ampas kedelai atau limbah produksi tempe sebagai makanan utama sapi. Selain mudah mendapatkannya, sapi pun lebih cepat gemuk ketimbang mengkonsumsi rumput.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Berkembangnya bisnis di kampung ini membuat roda ekonomi terus berputar dan hampir tidak terkena dampak krisis. Bahkan kini di kampung tersebut mulai banyak berdiri sentra penjualan oleh-oleh. Produsen dari kampung lain pun banyak menitipkan produk makanan ringannya di sini.(TES/Noor Ramadhan dan Eko Saktia)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-7717204381489868860?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/7717204381489868860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=7717204381489868860' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/7717204381489868860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/7717204381489868860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/04/kampung-tempe-bebas-krisis-ekonomi.html' title='Kampung Tempe, Bebas Krisis Ekonomi'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-2407493482850670100</id><published>2009-03-14T16:40:00.001+07:00</published><updated>2009-03-14T16:40:35.480+07:00</updated><title type='text'>Bahaya Impersonation</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;Senin, 23/02/2009 08:45 WIB &lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Jangan Umbar Data, Teman dan Foto di Facebook! &lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;Penulis: Donny B.U. - detikinet&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Facebooker (dbu) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jakarta - Jangan terlalu lengkap memasang profil diri dan foto di Facebook! Jangan terlalu gampang berteman di Facebook! Waduh, seruan tersebut tentunya tidak terlalu populer, atau cenderung diabaikan, bagi para Facebooker sejati. Ya memang, karena dengan bergesernya konsep dan ide sebuah pertemanan, maka tak apalah pada kenyataannya kita hanya punya segelintir teman di dunia nyata sepanjang punya berjibun (ratusan, ribuan) teman di situs jejaring sosial.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Seolah-olah dengan demikian keeksisan Anda adalah seberapa banyak teman yang dimiliki. Padahal dengan semakin banyak teman, yang kadang hanya teman sekedar kenal atau bahkan tak ingat lagi siapa dia atau bertemu dimana, maka semakin rentan terekspos data diri kita ke pihak-pihak di luar kontrol kita.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Walhasil, dengan demikian Anda akan semakin mudah menjadi korban 'impersonation' . &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Kasus&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Tulisan ini sengaja saya buat dan saya titipkan ke detikINET, karena ada satu kasus yang langsung menimpa salah satu mahasiswi saya di sebuah perguruan tinggi swasta tempat saya mengajar. Si mahasiswi tersebut belum lama berselang mengadukan kisahnya kepada saya bahwa hampir tiap saat dirinya melalui ponsel dihubungi orang yang tidak dikenal, bahkan di tengah malam sekalipun.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah saya gali informasi lebih lanjut, ternyata saya temukan bahwa data dirinya di Facebook, entah oleh siapa, di-copy dan dijadikan sebuah blog di Blogspot.com. Blog tersebut seolah-olah dikelola langsung oleh si mahasiswi tersebut. Inilah yang disebut dengan kasus 'impersonation'&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bahkan si pelaku (impersonator) , memindahkan sebagian foto-foto si mahasiswi tadi dari Facebook ke sebuah situs penyimpanan foto gratisan, imageshack.us. Isi blog tersebut, cenderung berupa pencemaran nama baik dan melecehkan martabatnyat sebagai wanita.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Celakanya lagi, di blog tersebut dicantumkan pula nomor ponsel yang sehari-hari digunakan oleh mahasiswi tersebut. Maka, hampir tiap saat dia harus menjelaskan bahwa dirinya bukanlah seperti apa yang tertulis di blog pada setiap penelpon yang masuk.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Penyelesaian&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Kasus ini agak rumit, karena tempat si impersonator meletakkan data-data dan foto-fotonya berada di luar ranah Indonesia . Tetapi upaya tetap harus dilakukan. Di blogspot.com atau blogger.com, ada fasilitas untuk melakukan 'flag blog', dengan pilihan 'impersonation' . Kita harus meng-attached hasil scan KTP atau SIM yang dapat membuktikan bahwa kita adalah korban dari pelaku impersonation. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah kita men-submit, maka kita tinggal menunggu keputusan dari pengelola layanan blog tersebut untuk mencabut atau menghapus alamat blog yang menjadi keberatan kita.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pun setali tiga uang dengan foto-foto yang terlanjur tersimpan di imageshack. Ada fitur untuk melaporkan dan meminta penghapusan foto-foto yang kita anggap materi berhak cipta, mengandung unsur pornografi ataupun kekerasan. Asumsinya, foto yang diambil dari akun Facebook kita tanpa seijin kita, adalah foto yang melanggar hak cipta.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Pencegahan&lt;br/&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Agar kasus tersebut tidak terulang kepada siapapun, maka ada baiknya langkah-langkah pencegahan berikut ini bisa dijalankan ketika di dunia Facebook:&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1). Jangan terlalu lengkap memasang profil atau data diri di Facebook. Tentunya semakin lengkap profil/data diri terpasang, semakin mudah mendapatkan teman. Tetapi di sisi lain, semakin beresiko pula data diri kita disalah-gunakan (abused)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2). Jangan memasang foto-foto diri Anda yang sekiranya Anda sendiri tidak akan merasa nyaman apabila foto tersebut tersebarluaskan secara bebas. Ingatlah, walau foto tersebut "hanya" diposting di akun Facebook Anda, sebenarnya itu sama saja dengan menyebarlukaskan foto tersebut ke publik. Sekali terposting dan tersebar, maka sangat sulit (dan nyaris mustahil) Anda bisa mencabut foto Anda dari Internet. Maka, selektiflah dalam berpose dan memposting foto Anda..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3). Jangan sembarangan 'add friend' atau melakukan approval atas permintaan seseorang untuk menjadi teman Anda. Cara memilah dan memilihnya mudah, yaitu lihat saja berapa jumlah "mutual friends" antara Anda dengan seseorang tersebut. Semakin sedikit "mutual friends"-nya, berarti semakin sedikit teman-teman Anda yang kenal dengan dirinya, yang berarti semakin beresiko tinggi. Pastikan Anda hanya menerima "pertemanan" yang "mutual friends"-nya cukup banyak.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;4). Jangan sembarangan menerima tag photo. Bolehlah kita "banci tagging", tetapi berupayalah lebih selektif. Artinya, sekali Anda terjun ke Facebook, rajin-rajinlah memeriksa "keadaan sekeliling". Karena kita kadang menemukan foto diri kita yang di-upload dan di-tag oleh orang lain, padahal kita tidak suka foto tersebut disebarluaskan. Segera saja kita "untag" diri kita dari foto tersebut dan kalau perlu minta teman kita yang melakukan upload foto tersebut untuk mencabutnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;5). Jangan tunda-tunda, ketika Anda menemukan data atau profil Anda digunakan oleh pihak lain untuk hal-hal di luar kontrol Anda, segeralah bertindak. Membiarkannya, justru akan membuatnya makin berlarut dan berdampak destruktif, setidaknya untuk kenyamanan diri sendiri. Laporkan langsung ke pengelola layanan tempat kejadian 'impersonation' , untuk segera mencabut informasi aspal (asli tapi palsu) tersebut. Atau, mintalah bantuan pada orang atau pihak yang sekiranya bisa atau paham bagaimana mengatasi hal di atas.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;*) Penulis, Donny B.U., adalah penggiat kampanye "Be Wise While Online" dalam program Internet Sehat - ICT Watch. Untuk artikel terkait lainnya, dapat dibaca di &lt;a target='_blank' href='http://www.ictwatch.com/internetsehat'&gt;http://www.ictwatch .com/internetseh at&lt;/a&gt; atau &lt;a href='http://www.internetsehat.org'&gt;http://www.internetsehat.org&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-2407493482850670100?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/2407493482850670100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=2407493482850670100' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/2407493482850670100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/2407493482850670100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/03/bahaya-impersonation.html' title='Bahaya Impersonation'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-7836950028655524728</id><published>2009-03-13T10:22:00.001+07:00</published><updated>2009-03-13T10:22:34.974+07:00</updated><title type='text'>Himatitan Great Event</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:7pt'&gt;&lt;a name='himatitan'/&gt;12 Maret 2009&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian (Himatitan) akan menyelenggarakan kegiatan bertajuk HI-Great (HIMATITAN Great Event). Menurut rencana kegiatan ini dipusatkan di gedung widyaloka pada Sabtu-Minggu (4-5/4) mendatang. Aneka kegiatan didalamnya meliputi seminal nasional dan training motivasi serta kompetisi nasional desain produk agroindustri. Untuk seminar nasional diambil tema "Peluang dan Persaingan Usaha dalam Menghadapi Ketidakstabilan Perekonomian Indonesia", sementara untuk training motivation diambil tema "Business Revolution" dan "Perancangan dan Pengembangan Produk Agroindustri Pangan dan Non Pangan" sebagai tema dalam kompetisi agroindustri. Direncanakan, dalam acara tersebut akan hadir motivator ternama yang juga pengusaha, Mr. Tung Desem Waringin dan M. Fadhil Hasan. Kegiatan seminar nasional dan training motivation ini bertujuan untuk membuka wawasan mengenai wirausaha serta meningkatkan jiwa berwirausaha bagi masyarakat Indonesia. Sementara kompetisi agroindustri bertujuan untuk memperkaya produk agroindustri baik pangan maupun non pangan serta memberikan solusi bagi permasalahan pengembangan jiwa berwirausaha dalam bidang agroindustri sehingga mampu bersaing di pasar internasional. Sasaran kegiatan ini adalah mahasiswa, pelajar SMA, serta masyarakat umum. Bagi yang berminat dapat menghubungi sekretariat panitia dengan alamat email: higreathimatitan@gmail.com atau Herman Eko P. (085746087844) dan Rheysa P (085649969023). [nok]&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-7836950028655524728?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/7836950028655524728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=7836950028655524728' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/7836950028655524728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/7836950028655524728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/03/himatitan-great-event.html' title='Himatitan Great Event'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-929516659638037386</id><published>2009-03-13T10:21:00.001+07:00</published><updated>2009-03-13T10:21:44.607+07:00</updated><title type='text'>Pengumuman UBAQA 2008: 17 UB Top</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:7pt'&gt;&lt;a name='ubaqa08'/&gt;12 Maret 2009&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Pembantu Rektor I Prof. Dr. Bambang Suharto didampingi Ketua PJM Prof. Dr. Soebarinoto menyampaikan penghargaan kepada perwakilan fakultas dan jurusan penerima Universitas Brawijaya Annual Quality Award (UBAQA). Penghargaan diberikan kepada unit kerja akademik terbaik yang telah menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Akademik (SPMA).&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Dalam acara yang diselenggarakan di gedung PPI pada hari Selasa (10/3) tersebut, disampaikan penghargaan kepada 5 (lima) fakultas/program terbaik, 10 (sepuluh) jurusan terbaik yang tergolong Lama dan 2 (dua) Program Studi terbaik yang tergolong Baru untuk menerima UBAQA tahun 2008.&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Unit kerja yang disetujui Rektor untuk menerima UBAQA 2008 untuk tingkat fakultas adalah Fakultas Pertanian (FP), Fakultas Peternakan (FPt), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas MIPA (FMIPA), dan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP). Untuk tingkat jurusan (lama) secara berurutan adalah Kimia (FMIPA), Keteknikan Pertanian (FP), Ekonomi Pembangunan (FE), Akuntansi (FE), Budidaya Pertanian (FP), Teknologi Hasil Pertanian (FTP), Biologi (FMIPA), Matematika (FMIPA), Teknologi Industri Pertanian (FTP), serta Teknik Pengairan (FT). Sedangkan penerima UBAQA untuk tingkat program studi kategori baru adalah Sastra Inggris (Program Bahasa dan Sastra) dan Keperawatan (FK).&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Hadiah yang disampaikan berupa satu buah laptop secara simbolis dalam bentuk Sertifikat Rektor UB 01/UBAQA-UB/2008 di Ruang Sidang Lt 2 Gedung PPI tanggal 10 Maret 2009. Dalam sambutannya Pembantu Rektor I menyampaikan penghargaan kepada seluruh unit kerja di UB atas perbaikan kinerjanya dan kontribusinya dalam perbaikan penyelenggaraan akademik UB. Selanjutnya PR I mengucapkan selamat kepada fakultas/jurusan/program studi yang mendapatkan hadiah, dengan harapan agar kinerja yang sudah bagus dapat dipertahankan dan ditingkatkan secara berkelanjutan. Bagi yang belum memperoleh penghargaan, PR I mengharapkan ada peningkatan kinerja lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Ketua PJM menyampaikan bahwa pada tahun 2009, UBAQA 2009 akan memberikan hadiah 17 buah laptop dan 1 buah mobil Avanza untuk unit kerja terbaik.&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;&lt;strong&gt;Memenuhi Kriteria&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Sejak tahun 2008, UB mengembangkan Reward System in Quality Assurance yang diberikan untuk unit kerja UB yang menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Akademik (SPMA). Semua unit kerja akademik di UB yang berjumlah 12 fakultas/program dan 37 Jurusan atau Program Studi (PS) telah melaporkan kepada Rektor hasil implementasi SPMA yang dikembangkan. Dengan demikian maka seluruh unit kerja tersebut telah memenuhi persyaratan Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) UB.&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Arial; font-size:10pt'&gt;Unit-unit kerja yang berhasil keluar sebagai penerima UBAQA 2008 dianggap telah memenuhi kriteria penilaian berdasarkan Berdasarkan MP-ISO.PJM-UB.16 tentang Pelaksanaan Universitas Brawijaya Annual Quality Award (UBAQA) dan Surat Tugas Rektor No. 4331/J.10/LL/2008 tanggal 23 Desember 2008, Tim UBAQA Tahun 2008 yang terdiri atas Kepatuhan pada AIMA Batch I (Organisasi SPMA, Dokumentasi (Format, Coding, Isi, Pengesahan Dokumen), Implementasi SPMA, Bobot 25%), Kepatuhan pada AIMA Batch II (Standar Akademik, Evaluasi Kinerja, Temuan Ketidak-patuhan, Borang Data Dukung AIMA, Bobot 50%), Kapasitas Planning (Renstra, Program Kerja, EPSBED, Akreditasi PS, Bobot 15%), dan Kesiapan World Class University (Functional website, research publication number, teaching quality, Bobot 10%). (fjr)&lt;/span&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-929516659638037386?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/929516659638037386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=929516659638037386' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/929516659638037386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/929516659638037386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/03/pengumuman-ubaqa-2008-17-ub-top.html' title='Pengumuman UBAQA 2008: 17 UB Top'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-7050808060744377953</id><published>2009-03-10T08:47:00.001+07:00</published><updated>2009-03-10T08:47:00.064+07:00</updated><title type='text'>Pendidik, Bukan Pemburu</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;Sumber:m &lt;a href='http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/03/07/03214961/pendidik..bukan.pemburu'&gt;http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/03/07/03214961/pendidik..bukan.pemburu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;			&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Rhenald Kasali Pengajar di Universitas Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hari Senin, 2 Maret 2009, David H Wijaya, mahasiswa pintar  asal Indonesia, tewas di Nanyang Tech University, Singapura. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semula, diberitakan ia kepepet, menusuk profesornya, lalu bunuh diri. Kejadian seperti ini sering dilihat dari sisi kriminalitas (urusan polisi). Namun, benarkah demikian?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalau David masih hidup, para pendidik bisa belajar banyak darinya. Versi lain menyebutkan, David bukan pencemas, kurang pandai bergaul, atau rendah kecerdasan sosialnya. Akan ada versi-versi lain yang perlu dilihat dari kacamata pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Naluri saya yang bergelut di bidang pendidikan selama lebih dari 20 tahun mengatakan sebaliknya. Besar kemungkinan mereka adalah korban dari sistem dan perilaku pemburu dalam pendidikan. Apalagi Pemerintah Singapura amat berkepentingan memburu anak-anak pintar etnis tertentu untuk mengimbangi populasi bangsanya. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi, diperlukan kehati-hatian dalam menafsirkan versi awal yang tidak dilandasi pada cara berpikir dari kacamata pendidikan.  Pemburu bukan pendidik &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bangku sekolah tentu bukan hutan belantara yang didiami aneka satwa liar nan buas. Sekolah adalah entitas sosial yang mendidik masyarakat agar hidup dalam peradaban ilmiah, saling menghargai, dan mencapai kesejahteraan atau kebahagiaan. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, entah mengapa, sekolah telah berubah menjadi lembaga yang meresahkan anak didik. Bukan pemburu bersenjata, melainkan guru yang menuntut bekerja tertib, berkompetisi, dan prestasi akademis.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Daripada menghargai keunikan masing-masing, kita membuat standar, lalu menempatkan mereka dalam struktur dan ranking. Akibatnya, bersaing mengejar ranking dan berebut masuk standar untuk mendapat pengakuan, beasiswa, dan penghargaan. Mereka yang memiliki keunikan dianggap bodoh meski di masyarakat terbukti sukses dan karya- karya mereka amat dihargai.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Guru, atau dosen, yang mengabaikan faktor keunikan anak didiknya adalah pemburu, dan bagi saya pemburu bukan pendidik. Pemburu menatap tajam anak didiknya yang tak masuk ranking, menghukum dan kadang menyiksa. Di televisi sering kita saksikan rekaman gambar guru yang menyiksa murid-muridnya. Anak-anak pintar pun tak luput dari penyiksaan  pemburu. Mereka dituntut menunjukkan kehebatan dan selesai lebih cepat dari jadwal. Keunikan masing-masing tidak diterima sebagai kehebatan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat mengepalai program doktor, saya sering terpaksa menggeser penguji, bukan karena mereka kurang hebat, tetapi karena lebih cocok jadi pemburu. Pemburu membombardir anak didiknya dengan berbagai pertanyaan sinis, out of context, dengan tujuan menjatuhkan daripada membantu mereka menemukan masa depannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt; Sisi anak didik&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;David mungkin saja tidak memiliki kecerdasan sosial dan emosional seperti kata sejumlah kalangan. Namun, para guru di BPK Penabur mengatakan, David bukan penyendiri. Di kampus, ia juga aktif dalam kegiatan olahraga dan menjadi utusan Indonesia dalam Olimpiade Matematika di Meksiko. Karena David sudah tiada, mungkin kita bisa belajar dari David-David lain.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Orinda, California, pada tahun 1985, seorang anak perempuan membunuh teman sekelasnya yang pintar dan populer. Saat diinterogasi polisi dan diperiksa kesehatan jiwanya, diketahui ia merasa tertekan karena dirinya nothing, invisible (tak ada yang menghiraukan), dan worthless (tak bernilai). Perasaan dan pikiran yang demikian membentuk keyakinan (belief). Matthew McKay dan Patrick Fanning (1991) bahkan menyebutkan, banyak sekali anak didik yang memiliki keunikan menjadi prisoners of belief (narapidana keyakinan) yang membuat mereka tidak bahagia dan sulit mengendalikan diri.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada masa krisis kita akan banyak bergulat dengan narapidana-narapidana keyakinan yang terbelenggu dan sulit menerima kesulitan hidup, kegagalan, dan aneka keterbatasan, baik  karena peristiwa ekonomi maupun kepemimpinan atasan yang buruk. Mereka memaksa dirinya masuk dalam standar dan menyangkal keunikan dirinya semata-mata karena belenggu sekolah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keyakinan inti (core-belief) tak pernah disentuh para pendidik karena banyak sebab. Pertama, tak sedikit pendidik yang juga menjadi narapidana keyakinan. Kedua, diperlukan therapy, dan therapy ini bukan kurikulum inti yang dianggap penting oleh pengelola pendidikan. Ketiga, tak banyak orang paham men-therapy belief seseorang.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;10 elemen&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya pernah memasukkannya, dan hingga kini masih menggunakannya untuk membongkar belenggu-belenggu yang mengikat anak didik, tetapi pengalaman mengatakan, implementasinya banyak menemui hujatan dari para &lt;strong&gt;pemburu&lt;/strong&gt;. Untuk mencegah kasus David-David lain, kita harus memeriksa core-belief inventory yang tersembunyi di balik pikiran anak-anak didik dan para pendidik. Inventory ini terdiri dari 10 elemen, yaitu percaya diri, rasa nyaman, kontrol diri, cinta, otonomi, keluarga, rasa adil, kinerja, perubahan, kepercayaan (trust).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Elemen-elemen itu dapat dibagi tiga: rasa percaya, hubungan personal, dan pengendalian hidup. Ketiganya memengaruhi tingkat kecemasan, pengambilan keputusan, asumsi terhadap orang lain, ketenangan/kecemasan, dan keberhasilan hidup.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kategori pertama diwakili oleh percaya diri dan perasaan bernilai, percaya kepada orang lain, dan merasa diperlakukan adil. Monolognya mengalir dalam pernyataan seperti &lt;strong&gt;saya cukup bernilai,&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;strong&gt;mereka dapat dipercaya, mereka memperlakukan saya dengan adil&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kategori kedua, kenyamanan, cinta (love), dan keluarga (belonging). Orang-orang yang hidupnya seimbang cenderung penuh cinta dan ada yang memikirkan. Kata mereka, &lt;strong&gt;Kalau hari ini saya hilang, pasti ada yang kehilangan dan menangisi kepergian saya&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kategori ketiga, kemampuan kita mengendalikan diri sendiri, pekerjaan/sekolah (kinerja), kemandirian, dan pengambilan risiko (perubahan). Kelompok terakhir ini dapat disimpulkan dengan pernyataan &lt;strong&gt;saya bisa mengendalikan dorongan-dorongan liar dalam jiwa saya, saya punya prestasi, saya cukup punya otoritasi, serta kalau menjadi lebih baik, mengapa takut menghadapi perubahan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Andaikan David masih ada dan polisi Singapura cukup terbuka, mungkin kita bisa menemukan jawabnya dengan memeriksa kesepuluh elemen itu, baik pada David maupun dosen pembimbingnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari pengalaman anak-anak didik yang dianggap bermasalah oleh para gurunya, diyakini David bukan anak jahat atau lemah kecerdasan sosialnya. David telah menjadi &lt;strong&gt;narapidana keyakinan&lt;/strong&gt; yang tersudut dalam hutan perburuan dan kita tak memberikan ruang untuk membebaskan atau menghargai keunikannya.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-7050808060744377953?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/7050808060744377953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=7050808060744377953' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/7050808060744377953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/7050808060744377953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/03/pendidik-bukan-pemburu.html' title='Pendidik, Bukan Pemburu'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-8971206056998865533</id><published>2009-03-04T21:44:00.001+07:00</published><updated>2009-03-04T21:44:43.534+07:00</updated><title type='text'>112 Industri Kecil di Winongo Belum Punya IPAL</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Rabu, 4 Maret 2009 | 19:46 WIB&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;Laporan wartawan KOMPAS Defri Werdiono&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;&lt;strong&gt;YOGYAKARTA, RABU — &lt;/strong&gt;Sekitar 112 industri skala kecil di sepanjang bantaran Sungai Winongo di Kota Yogyakarta belum memiliki instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) komunal. Ada indikasi mereka membuang sisa hasil produksi ke sungai.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Kepala Subseksi Bidang Pemulihan Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Pieter Lawoasal mengatakan, industri tersebut terdiri atas industri tahu, tempe, mie, dan kecap. Kawasan industri kecil lainnya yang belum memiliki IPAL komunal berada di Patuk, yakni industri makanan kecil bakpia. Menurut Pieter, mereka membuang ke saluran limbah yang diperuntukkan bagi limbah rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Karena belum ada IPAL maka timbul bau menyengat dan pencemaran lingkungan, ujar Pieter di sela-sela sosialisasi pembangunan IPAL komunal di Darakan, Kota Gede, Rabu (4/3). Selain warga dan pihak pemerintah, turut hadir pada kegiatan ini LSM Environmental Services Program (ESP) dan LSM Lestari.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Keberadaan IPAL komunal, menurut Pieter, memiliki fungsi penting untuk menjaga kondisi lingkungan, baik itu air maupun tanah dari zat-zat pencemar. Pieter mencontohkan, kandungan bakteri ecoli di daerah yang memiliki IPAL komunal menunjukkan perbaikan. Jika pada pengukuran sampel (sebelum ada IPAL) jumlah bakteri ecoli mencapai 2400 mnp. "Setahun kemudian (setelah ada IPAL) menunjukkan angka ecoli-nya 100 mnp," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;BLH sendiri tahun ini akan membangun satu unit IPAL komunal di lingkungan industri kecil tahu dan tempe di wilayah Prenggan senilai Rp 200 juta menggunakan dana alokasi khusus. Tahun lalu, telah dibangun satu unit IPAL serupa di daerah Wirobrajan. Bahkan, gas yang dihasilkan oleh IPAL ini telah dimanfaatkan oleh sekitar 25 industri rumah tangga. Sedangkan tahun 2000 telah dibangun empat unit IPAL komunal di Ngampilan dan dimanfaatkan oleh 20 industri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Community Base Water and Sanitation ESP Oni Hartono mengatakan, penerapan IPAL komunal untuk limbah industri tahu dan tempe berbeda dengan limbah rumah tangga (MCK). Diperlukan penanganan tersendiri untuk mengelolanya. Selama ini ESP banyak terlibat dalam penanganan IPAL komunal rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Meski di bantaran Winonggo berdiri banyak industri kecil, ternyata kadar pencemar masih di bawah Gajah Wong. Penyebabnya, kondisi daerah aliran Gajah Wong tidak sepanjang Winongo. Ada informasi dari peternak ikan bahwa kolam yang memperoleh air dari Gajah Wong harganya cenderung lebih rendah. Rasanya juga tidak terlalu enak, meski semua ini masih perlu dibuktikan, ujar Agus Hartono, Direktur LSM Lestari.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-8971206056998865533?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/8971206056998865533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=8971206056998865533' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/8971206056998865533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/8971206056998865533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/03/112-industri-kecil-di-winongo-belum.html' title='112 Industri Kecil di Winongo Belum Punya IPAL'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-1398543851053116988</id><published>2009-03-04T06:35:00.001+07:00</published><updated>2009-03-04T06:35:40.630+07:00</updated><title type='text'>Hibah Penelitian Strategis 2009</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;Seluruh staf dan laboran Bioindustri mengucapkan selamat atas keberhasilan memperoleh dana hibah penelitian 2009 kepada:&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Sri Suhartini, STP, M.Env.Mgt. dengan judul penelitian: "Teknologi Produksi Bioenergi dan Air Bersih Melalui Pengolahan Limbah Cair Tapioka." Dengan anggota Ir. Nur Hidayat, MP dan Ir. Bambang Rahadi W. MS.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dr. Ir. Wignyanto, MS sebagai anggota dari penelitian Dr.Ir. Sumardi HS, MS dengan judul: "Pengembangan potensi biogas guna meningkatkan efektivitas pemanfaatannya di masyarakat"&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-1398543851053116988?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/1398543851053116988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=1398543851053116988' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1398543851053116988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1398543851053116988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/03/hibah-penelitian-strategis-2009.html' title='Hibah Penelitian Strategis 2009'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-7909591190907884706</id><published>2009-02-26T18:50:00.001+07:00</published><updated>2009-02-26T18:50:37.394+07:00</updated><title type='text'>Usulan proposal PKM 2008 yang Didanai</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;Pada tahun ini mahasiswa FTP yang proposal PKM nya didanai sebanyak 37 Buah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;7 buah proposal dibimbing oleh dosen TIP.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5 Proposal diantaranya dimbing oleh dosen dari Laboratorium Bioindustri, kelima judul tersebut adalah:&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembimbing Nur Hidayat&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pengembangan Usaha Minuman Ringan Legen dalam kemasan Sebagai Oleh-oleh Khas Kabupaten Malang (PKMK) oleh: Taufiq Widiarto (0611030080), Eva Novitasari Watin (0511030028) dan Herman Eko P (0611030035)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemanfaatan Seresah Tebu untuk Biket Bioarang dan Abu Gosok Sebagai Upaya Meningkatkan Pendpatan Petani di Desa Sukonolo Kec. Bululawang Kab Malang (PKMM) oleh: Yanuar Tri Mulyono (0711020040), Eva Novitasari Watin (0511030028), Chilyatul Mustafidah (0711010091)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemanfaatan Limbah Padat Agar-agar Sebagai Medium Agar untuk Media Pengujian Mikrobiologi yang Ekonomis (PKMP). Oleh: Dewi Kartika Sari (0511030022), Indah Susanti (0511030036) dan Lailatul Muniroh (0611030045)&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;Pembimbing Sri Suhartini&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pemanfaatan Biji Asam Jawa (&lt;em&gt;Tamarindus indica)&lt;/em&gt; Sebagai Koagulan Pada Proses Penyaringan Sederhana Limbah Cair Agar-agar (PKMP). Oleh: Anang Nur Cahyo (0611030009), Irwan Hidayatullah (0511010044), Esti Rosaliana (0511030026) dan Indah Susanti (0611030045) &lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemanfaatan Limbah Kertas Koran Menjadi Papan Partikel dengan Menggunakan Uji Fisik dan Mekanik (PKMP). Oleh: Andika Setiawan (0611030010), Lukman F irmansyah (0611030046) dan Agung Saputra (0711023003) &lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;Selamat bekerja semoga sukses sampai Final. Amiin.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-7909591190907884706?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/7909591190907884706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=7909591190907884706' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/7909591190907884706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/7909591190907884706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/02/usulan-proposal-pkm-2008-yang-didanai.html' title='Usulan proposal PKM 2008 yang Didanai'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-5297717246049713954</id><published>2009-02-25T06:23:00.001+07:00</published><updated>2009-02-25T06:23:33.332+07:00</updated><title type='text'>Identifikasi Aspergillus</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;strong&gt;Identifikasi genus jamur dalam  Grup I&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Spores 1-celled   ………………………………………………….…….  2&lt;span style='color:black'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Spores with more than one cell  ……………………………………….. 12&lt;span style='color:black'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Colonies, spores, and other tissues colourless or brightly coloured ……. 3&lt;span style='color:black'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;2     &lt;/span&gt;Colonies, spores, and/or other tissues dark coloured …………………..  8&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Spores produced in chains  ………………………………………….….  4&lt;span style='color:black'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;3     Spores not produced in chains   ……………………………………..…. 6&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Conidiophores with a swollen head or vesicle bearing bottle-shaped phialides &lt;span style='font-family:Wingdings'&gt;à&lt;/span&gt;&lt;em&gt;Aspergillus&lt;/em&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;br /&gt;					&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;4.    &lt;/span&gt;Conidiophores not swollen at apex   …………………………………...  5&lt;span style='color:black'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 18pt'&gt;&lt;span style='color:black'&gt;8.    &lt;/span&gt;Spores in chains, produced externally   ………………………………..  9&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 18pt'&gt;&lt;span style='color:black'&gt;8.    &lt;/span&gt;Spores not in chains, produced inside sporangia or fruiting bodies (pycnidia) 10&lt;span style='color:black'&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black'&gt;9.   &lt;/span&gt;Conidiophores with a swollen head or vesicle bearing bottle-shaped phialides; conidial chains unbranched &lt;span style='font-family:Wingdings'&gt;à&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;				&lt;em&gt;Aspergillus&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 36pt'&gt;&lt;span style='color:black'&gt;9.   &lt;/span&gt;Conidiophores lacking a swollen apex; spore chains often branched; spores often both 1- and 2-celled &lt;span style='font-family:Wingdings'&gt;à&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;				&lt;em&gt;Cladosporium&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='margin-left: 18pt'&gt;&lt;br /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;strong&gt;Identifikasi Aspergillus&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;table border='0' style='border-collapse:collapse'&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style='width:49px'/&gt;&lt;col style='width:360px'/&gt;&lt;col style='width:180px'/&gt;&lt;/colgroup&gt;&lt;tbody valign='top'&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;strong&gt;A&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p style='margin-left: 3pt'&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Diameter koloni kurang dari 30 mm setelah satu  minggu pda Czapek Agar pada suhu 25&lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt;C ...........&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;Aspergillus versicolor&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;strong&gt;Dimeter&lt;/strong&gt; koloni lebih besar dari 30 mm setelah satu  minggu pda Czapek Agar pada suhu 25&lt;sup&gt;0&lt;/sup&gt;C ...........&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;strong&gt;B&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;strong&gt;B&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Kepala konidia hitam  ...........................................&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;Aspergillus niger&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Kepala konidia tidak hitam   ..................................&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;C&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;strong&gt;C&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Kepala kondia  putih  ............................................&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;Aspergillus cabdidus&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Kepala kondia tidak putih  ....................................&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;D&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;strong&gt;D&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Kepala kondia hijau   .............................................&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;E&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Kepala kondia coklat  ..............................................&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;J&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;strong&gt;E&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Kepala kondia berwarna hijau keabu-abuan, koloni merah atau kuning dengan hifa berpigmen ............&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;Aspergillus glaucus&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Koloni dan konidia hanya dalam bayangan yang berwarna hijau saja   ..........................................&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;F&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;strong&gt;F&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Kepala konidia berbentuk radiate atau terpecah dalam koloni pada usia lanjut  ..............................&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;G&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Kepala konidia berbentuk kolom/potongan kayu   ....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;I&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;strong&gt;G&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Vesikula berbetuk gada yang memanjang .................&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;Aspergillus clavatus&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Vesikula berbentuk bulat    .......................................&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;H&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;strong&gt;H&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Metula dan fialid dijumpai pada kebanyakan konidiofor    .....................................................&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;Aspergillus flavus&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt; &lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;Hanya fialid saja yang ada pada konidiofora ..........&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style='padding-left: 7px; padding-right: 7px'&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='color:black'&gt;&lt;em&gt;Aspergillus parasiticus&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-5297717246049713954?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/5297717246049713954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=5297717246049713954' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5297717246049713954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/5297717246049713954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/02/identifikasi-aspergillus.html' title='Identifikasi Aspergillus'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-1206374538903686081</id><published>2009-02-15T05:57:00.001+07:00</published><updated>2009-02-15T05:57:08.953+07:00</updated><title type='text'>Perlunya Manajemen</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;Pada hari Sabtu, 14 Februari 2009,kami mengadakan perjalanan  ke Jember untuk suatu urusan, yaitu mengambil alat-alat bantuan pada suatu UKM yang mengalami kegagalan. Sebenarnya suatu yang menyedihkan bagi kami jika harus menarik alat yang telah kami tempatkan pada suatu UKM, namun tentunya lebih menyedihkan lagi jika alat tersebut tidak dapat dimanfaatkan dan menjadi onggokan rongsokan, sementara UKM lain mungkin dapat memanfaatkan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat bertemu dengan sang pemilik UKM, beliau menyatakan sudah tidak sanggup lagi melakukan usaha karena rasanya sudah mentok untuk berbuat dan akhirnya memutuskan untuk berhenti. Usaha bapak ini sebenarnya terbilang sukses. Pada awal kita melakukan pembinaan, usaha beliau sangat kecil dan beranjak dari menjual kerupuk bikinan orangtuanya yang cukup juah dari Jember yaitu di Ambulu.  Kemudian dengan tekun dia melakukan perubahan menjadi berproduksi beberapa produk seperti bumbu instan, terasi, ikan kemas bahkan sebenarnya untuk langkah kedepan telah kami siapkan alat untuk produk-produk kemas vakum.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika usahanya berkembang, kesalahan yang beliau alami sebenarnya terletak pada manajemennya. Beliau tidak mudah percaya begitu saja pada orang, bahkan pada karyawannya yang kita rekomendasikan untuk membantu beliau dalam bidang administrasi atau keuangan, agar beliau tidak terlalu sibuk. Dia menjadi one man show, dia bekerja mulai dari mengawasi pembelian bahan baku, proses produksi, memesan label dan kemasan, sampai mencari pasar dan mengatur keuangan. Dalam hal ini,istrinyapun tidak terlibat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah beliau pada awalnya atau saat industrinya belum begitu meluas, memang ia sanggup menangani, namun saat semakin besar, ia disibukkan oleh banyak urusan yang sebenarnya dapat ia limpahkan ke orang lain. Mestinya UKM yang mulai berkembang, sang pemilik harus mulai berusaha untuk mengatur manajemen usahanya. Mulai mendelagasikan tugas ke yang lain sehingga secara bertahap berubah dari pemilik yang juga pekerja menjadi pemilik yang juga manajer ataupun direktur.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kebingungan mengatur lajunya perusahaan ia mulai terkena persoalan yang sering terjadi dalam dunia bisnis yaitu penipuan.dia tertipu oleh seseorang dari luar pulau sehingga rugi jutaan rupiah. Setelah kita bangkkitkan lagi dia mampu berkembang lagi, sayang dia justru semakin tidak percaya kepada orang lain sehingga banyak pesanan yang mandek karena bahan baku terhambat atau proses produksi yang menalami gangguan dan yang menyedihkan justru dia memutuskan berhenti berusaha.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beliau tidak mau berusaha seperti temannya, yang hanya dari satu usaha membuat produk olahan tape dan menjual di salah satu ruang di rumahnya, kemudian dia sampai mampu membuka toko di pusat kota Jember di Jalan Trunojoyo dengan berbagai macam produk yang dihasilkan berbasis tape namun masih tetap dapat jalan-jalan kemana-mana, bahkan beliau mentraktir kami makan siang di kota Jember. &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ironi memang dua orang yang bersahabat, yang satu mau melakukan manajemen usaha sementara yang satunya sangat takut berbagai. Bahkan ketika ia menyatakan berhenti dia bilang kalau dia akan menyerahkan usahanya ke temannya karena temannya mampu melakukan manajemen dengan baik dan ia tidak sanggup untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andai ia mau berubah dan belajar dari orang lain, tentunya ia tak perlu berhenti berusaha, apalagi menjadi TKI kembali, sayang ia tidak mau.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-1206374538903686081?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/1206374538903686081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=1206374538903686081' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1206374538903686081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/1206374538903686081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/02/perlunya-manajemen.html' title='Perlunya Manajemen'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-3871709418537273167</id><published>2009-02-11T20:40:00.001+07:00</published><updated>2009-02-11T20:40:11.794+07:00</updated><title type='text'>BSA 2009, Cari Wirausahawan Muda Potensial</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA (KR)&lt;/strong&gt; – 10 Feb 2009 12:25:09 &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah sukses menggelar Shell LiveWire Business Star-up Award (BSA) 2008, kini PT Shell Indonesia kembali melakukan kegiatan serupa, yakni BSA 2009. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan anak muda dan memunculkan para wirausahawan muda yang menjadi inspirasi bagi kalangan muda juga. &lt;br/&gt;"Kami sangat mendukung dan mengapresiasi program LiveWire BSA 2009 yang diselenggarakan PT Shell Indonesia. Program ini dapat membantu mengoptimalkan potensi generasi muda Indonesia dalam turut serta membangun negerinya," kata Deputi Bidang Kewirausahaan Pemuda dan Olahraga Menpora Sudradjat Rasyid di Jakarta kemarin. &lt;br/&gt;Sri Wahyu Endah, Social Investment PT Shell Indonesia menambahkan, melalui ajang BSA 2009, Shell Indonesia mencari wirausaha muda pemula (usia 18-32 tahun) terbaik dan potensial. Untuk selanjutnya dikembangkan bisnisnya yang telah dijalankan minimal selama 3 bulan dan maksimal 24 bulan. &lt;br/&gt;"Nah, bagi mereka yang terpilih, PT Shell Indonesia akan memberikan hadiah masing-masing Rp 20 juta untuk maksimal 10 pemenang," kata Sri Wahyu Endah seraya menyebutkan, para wirausaha muda yang terpilih akan memperoleh coaching dan mentoring untuk membantu mengembangkan usaha yang digelutinya. &lt;br/&gt;Pendaftaran peserta BSA 2009 dimulai 5 Februari sampai 29 April. Informasi dapat diperoleh melalui Website Shell LiveWire Indonesia di &lt;a href='http://www.livewire-indonesia.org'&gt;www.livewire-indonesia.org&lt;/a&gt; atau UKM Center-Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia di &lt;a href='http://www.ukm-center.org'&gt;www.ukm-center.org&lt;/a&gt;. &lt;br/&gt;Dikatakan, BSA 2008 telah menghasilkan 9 pemenang dengan bidang bisnis beragam. Menurutnya, dalam kurun waktu kurang dari satu tahun mereka telah berhasil meningkatkan usaha bisnisnya berkat penghargaan, media exposure, coaching dan mentoring. "Karena itu, untuk melanjutkan prestasi, pada tahun 2009 Shell berharap akan lebih banyak lagi wirausaha muda pemula yang ikut berprestasi dalam kompetisi ini," tegasnya.    &lt;strong&gt;(Ful/San)-k&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-3871709418537273167?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/3871709418537273167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=3871709418537273167' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3871709418537273167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3871709418537273167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/02/bsa-2009-cari-wirausahawan-muda.html' title='BSA 2009, Cari Wirausahawan Muda Potensial'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-6062788699937004925</id><published>2009-02-11T05:28:00.002+07:00</published><updated>2009-02-11T06:24:41.144+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='saccaromyces'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerevisiae'/><title type='text'>Mengenal Saccaromyces cerevisiae</title><content type='html'>Saccharomyces cerevisia termasuk dalam genus Saccharomyces.  Genus ini memiliki anggota atau spesies diantaranya adalah: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;S. cerevisiae, S. dairensis, S. exiguus, S. kluyveri, S. servazii, S. telluris, S. unisporus &lt;/span&gt;dsb. Saccharomyces termasuk khamir dan dalam klasifikasi termasuk dalam ascomycetes.&lt;br /&gt;Khamir ini melakukan reproduksi secra tunas multilateral. Sel berbentuk globose, ellipsoidal atau silindris. Dapat membentuk pseudohifa tetapi tidak bersepta.&lt;br /&gt;Fase vegetatif umunnya diploid, dapat terjadi konyugasi setelah perkecambahan askospora. dan askospora diploid dapat terbentuk. Askospora globus sampai elipsoidal pendek dengan dinding halus, biasanya terdiri satu sampai empat per askus kadang kadang lebih.&lt;br /&gt;Pada medium malt ekstrak setelah 3 hari pada suhu 25 C sel berukuran 5 - 10 mikron kali 5 - 12 mikron dengan panjang dpat mencapai 30 mikron.&lt;br /&gt;Saccharomyces mampu memfermentasi glukosa galaktosa, sukrosa, maltosa namun tidak laktosa. kemampuan ini dimanfaatkan manusia untuk membuat bio-etanol maupun roti.&lt;br /&gt;Saccharomyces mampu mengasimilasi galaktosa, sukrosa, maltosa, trehalosa, rafinosa, pati terlarut dan D-Manitol.&lt;br /&gt;Saccharomyces juga telah banyak di teliti untuk kepentingan rekayasa genetika. banyak publikasi tentang khamir ini. untuk info lebih banyak (publikasi jurnal, gratis untuk edisi 4 bulan sebelum bulan ini) dapat dilihat di http://aem.asm.org&lt;br /&gt;silahkan mencari sesuai kepentingan anda.&lt;br /&gt;salam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-6062788699937004925?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/6062788699937004925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=6062788699937004925' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/6062788699937004925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/6062788699937004925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/02/mengenal-saccaromyces-cerevisiae.html' title='Mengenal Saccaromyces cerevisiae'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-3058095668057838138</id><published>2009-02-01T13:21:00.001+07:00</published><updated>2009-02-01T13:21:09.503+07:00</updated><title type='text'>Ampas Tahu Jadi Biogas</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt; Rabu, 27 Februari 2008 | 03:47 WIB &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sumber: &lt;a href='http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/02/27/03472538/ampas.tahu.jadi.biogas'&gt;http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/02/27/03472538/ampas.tahu.jadi.biogas&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;				&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sumidi (45) sibuk memaku sabuk dari ban di tengah suasana bising dan hawa panas pabrik tahu di Dusun Kanoman, Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (25/2) siang. Sabuk itu adalah salah satu bagian dari alat produksi tahu yang rusak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sejurus kemudian sang istri, Wastini (40), melintas. Siang itu ia sudah selesai masak. Ia tidak lagi cemas soal harga minyak tanah yang mahal dan sulit dicari. Wastini sekarang memasak menggunakan gas. Bukan gas hasil pembagian program konversi minyak tanah ke gas, melainkan dihasilkan dari proses pengolahan limbah pembuatan tahu dari pabrik tahu milik suami. Sudah tentu, gratis.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;"Biasanya, sehari habis dua liter minyak tanah. Sekarang bisa masak sepuasnya, kapan saja, dengan gas gratis. Uang beli minyak untuk menambah uang jajan anak sekolah," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Bukan hanya Wastini yang menikmati gas gratis. Dua rumah tangga lainnya juga menikmati biogas limbah tahu dari pabrik tahu Sumidi. "Sebenarnya bisa untuk lima rumah. Kalau ada tetangga yang mau pakai gas, kami persilakan. Namun, harus menyediakan sendiri kompor dan pipa penyalur gas," tutur Sumidi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sumidi boleh bersenang hati karena terpilih sebagai penerima bantuan pembuatan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) biogas dari Pemerintah Kabupaten Boyolali. Dengan biaya sekitar Rp 40 juta, di belakang rumahnya dibangun semacam sumur sedalam lima meter dan bangunan bertutup bulat seperti tempurung kelapa yang hampir rata tanah dan berkedalaman dua meter. Instalasi ini untuk mengolah air limbah secara sederhana. Di samping sumur, terdapat pipa penyalur gas yang dihasilkan dari limbah tahu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;"Saya hanya menyediakan tanah 10 x 10 meter persegi untuk tempat instalasi. Sebenarnya ini bisa buat dua pabrik, tetapi karena jarak pabrik berjauhan, sulit dilakukan," ujar Sumidi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Perajin tahu lainnya, Budi Amiarso, juga gembira menerima bantuan IPAL biogas lima bulan lalu. Ada lima rumah yang memanfaatkan biogas limbah tahunya untuk memasak dan menyalakan petromaks.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;"Biasanya lima liter minyak habis untuk tiga hari. Sekarang 15 hari belum tentu habis," kata Haryono, kakak Budi yang juga memanfaatkan biogas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Ia juga memanfaatkan biogas untuk menyalakan petromaks. Namun, petromaks biogas hanya digunakan bila listrik padam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Selain menghasilkan biogas, limbah akhir yang dihasilkan lewat IPAL biogas tidak berbau dan lebih cair. Perajin tahu biasanya membuang limbah pembuatan tahu tanpa diolah ke sungai ataupun ke selokan yang berakhir di persawahan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sebenarnya keluhan warga sekitar bukan tidak muncul terhadap limbah tahu yang dibuang begitu saja. Namun, karena sebagian besar warga mendirikan usaha pembuatan tahu, kondisi itu seperti dimaklumi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style='font-family:Times New Roman; font-size:12pt'&gt;Sayangnya, teknologi IPAL biogas ini makan biaya besar sehingga sulit dijangkau perajin yang kebanyakan berskala usaha rumah tangga. Padahal, mereka berminat menerapkan model IPAL biogas yang lebih ramah lingkungan dan bermanfaat. (Sri Rejeki)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-3058095668057838138?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/3058095668057838138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=3058095668057838138' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3058095668057838138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/3058095668057838138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/02/ampas-tahu-jadi-biogas.html' title='Ampas Tahu Jadi Biogas'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-94185126461079436</id><published>2009-01-10T08:55:00.001+07:00</published><updated>2009-01-10T08:55:55.987+07:00</updated><title type='text'>Benchmarking</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p&gt;Benchmarking adalah sebuah proses mengukur kinerja internal organisasi, membandingkan dengan performa terbaik di kelas yang sama dan menganalisis bagimana mereka mencapai stadar tersebut. Informasi tersebut digunakan untuk menyusun target, strategi dan implementasi perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada persaingan dengan perusahaan-perusahaan publik, maka sebuah standar industri sangat mudah dibuat, paling tidak untuk parameter keuangan yang dipublikasikan minimal dua kali setahun. Parameter tersebut dikelompokkan berdsarkan jenisnya dan terlihatlah angka rata-rata dari satu jenis industri untuk parameter tertentu, misalnya besarnya raw material cost, biaya produksi dan rasio-rasio keuangan yang lain. Selain angka rata-rata juga dapat dilihat perusahaan mana yang lebih baik dari angka rata-rata dan siapa yang terbaik (pemegang rekor/pencinta standar). Apabila anka-angak tersebut dimonitor selama bertahun-tahun maka akan mudah dilihat kinerja dari tiap perusahaan seiring berjalannya waktu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Benchmarking bisanya merupakan bagian dari sebuah usaha yang lebih besar misalnya dalam sebuah Quality Improvement Project atau proses re-engineering. Sekali kita sudah menentukan parameter apa yang akan diukur dan bagaimana cara mengukurnya, maka obyektif selanjutnya adalah mengidentifikasi bagaimana sanga juara mencapai predikatnya dan apa yang harus dilakukan untuk dapat mencapai kesana.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal yang terpenting dalam benchmarking adalah kita dapat menentukan dimana posisi kita sekarang dibandingkan dengan rata-rata perusahaan lain di dalam industri. Apakah posisi saat ini berada di atas rata-rata atau malah sudah ditinggalkan oleh perusahaan lain yang sejenis. Dengan mengetahui posisi relatif terhadap perusahaan sejenis maka dapat ditentukan strategi apa yang harus diambil sehubungan dengan posisi tersebut. Perusahaan kita mungkin tertinggal dalam hal raw material cost tetapi mungkin juara dalam hal efisiensi tenaga kerja atau produktivitas. Benchmarking akan membantu menentukan dimana posisi pesaing utama sehingga secara obyektif bisa menimbang-nimbang kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Benchmarking akan membantu dalam mengidentifikasi dimana terdapat potential cost saving dan dapat pula membantu dalam menentukan target performance untuk setiap departemen di Perusahaan. Bencmarkng juga dapat membantu memonitor  kinerja perusahaan  selama bertahun-tahun serta kecenderungannya. Apakah perusahan kita semakin kompetitif ataukan semakin tertinggal dari perusahaan lain.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melakukan benchmarking akan membantu memahami tren industri yang digeluti dan best parctice yang terjadi di dlam dan di luar perusahaan. Membandingkan kinerja operasional perusahaan dengan rata-rata industri merupakan proses yang sangat obyektif dan meyakinkan bagi seluruh jajaran perusahaan. Seluruh staf akan merasa terpacu karena dinilai secara obyektif. Analisisi terhadap posisi persaingan menjadi sangat mudah, transparan serta tidak memakan waktu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber : Suseno Hadi Purnomo. Foodreview Indonesia desember 2008&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-94185126461079436?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/94185126461079436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=94185126461079436' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/94185126461079436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/94185126461079436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2009/01/benchmarking.html' title='Benchmarking'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-532304910005483082</id><published>2008-12-24T14:51:00.002+07:00</published><updated>2008-12-24T14:56:09.110+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ZA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nata'/><title type='text'>Cerita tentang nata dan ZA</title><content type='html'>Buat teman2 cerita ini sangat bermanfaat untuk kita.sekarang  kita belanja harus diperhatikan betul man yng perlu/tidak. .karena nata de coco bukan wajib dimakan juga... tapi penting untuk diketahui..thanks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya baru tahu kalau dari pupuk ZA (Zwavelzuur Amonia - Belanda) = (Ammonium Sulphate) dapat untuk memproses nata de coco (padahal saya kerja di pabrik pupuk ini sudah puluhan tahun). Ini ceritanya; kemarin, saya kebagian jaga stand di Agro &amp;amp; Food Expo di JCC. Persis di depan stand perusahaan saya adalah stand  perusahaan minuman yang dikemas dalam gelas&lt;br /&gt;lastik: ada rasa orange, kopi, teh dan nata decoco. Selain jual minuman, dia juga jual bahan-bahan  kimia (entah apa saja namanya, saya lupa) tapi salah satunya adalah pupuk ZA. Sebenarnya saya heran juga, apa korelasi minuman dengan bahan kimia tersebut? Dapat dari mana dia pupuk ZA, wong pabrik pupuk ZA satu-satunya di Indonesia hanya perusahaan tempat saya kerja. Ketika tahu di stand saya juga dipajang pupuk ZA, sang boss (cewek) mulai tanya2 kepada  saya, bahkan sempat cerita rencana untuk  mendirikan pabrik pupuk ZA. Sebagai seorang sales promotion yang baik, tentu saya berusaha mencegah semampu saya agar&lt;br /&gt;dia mengurungkan niat untuk mendirikan pabrik tersebut. Tujuan saya  cuma satu: kamu enggak usah jadi pesaing saya, beli saja dari saya. (Bener nggak?) Singkat cerita, setiap hari saya dapat jatah satu gelas  gratis nata de coco yang memang paling saya suka. Demi "hubungan baik", ketika expo bubar, saya beli satu doz buat oleh-oleh anak saya di rumah. Nah, ini yang&lt;br /&gt;baru saya sadari: setelah  itu minuman habis dikeroyok oleh ketiga anak saya, di malam harinya si bungsu mulai batuk2. Pagi harinya, suhu badannya meningkat, frekuensi batuk semakin sering disertai bunyi nafas yang grok-grok.  Ketika email ini saya buka, seorang teman yang juga membelikan oleh2 buat anaknya, saya tanya kemungkinan mengalami  hal seperti anak saya. Jawabnya sama persis, si bungsunya (umurnya hampir sama dengan umur bungsu saya) juga mengalami hal yang sama. Be careful... Tahukah anda bahwa:  Nata de coco merupakan hasil&lt;br /&gt;fermentasi air kelapa. Ini OK dan aman. Namun ternyata para pembuat nata de coco mempercepat produksi dengan menambahkan pupuk ZA yang sebenarnya tidak layak untuk food production. Perusahaan besar seperti Sari Coco, dsb. yang dijual di pasar grosir, mengumpulkan produk dari pembuat nata de coco rumah tangga dan lalu mengemasnya menjadi menarik.  Catatan (*):  Saya sempat cross-check  pada karyawan saya yang mempunyai usaha Nata de Coco bahwa betul dipakainya bahan campuran pupuk ZA (Zink Amonia)  untuk mempercepat proses fermentasi, dengan takaran : 90 litre air @ 250 ml pupuk ZA.&lt;br /&gt;nama pengirim: Iwan Purwantono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;komentar:&lt;br /&gt;yang salah bukan di nata de coconya bos ZA, tapi pemanis yang digunakan untuk membuat sirup pada nata tadi.&lt;br /&gt;nata pada dasarnya setelah fermentasi kemudian dicuci mestinya hanyalah selulosa yang membawa air. nah diperdagangan banyak nata dijual dalam bentuk kotak-kotak kecil dengan cairan sirup (ini yang harus diwapadai). baiknya beli saja nata utuh lalu dicuci dan dipotong sendiri beri sirup sendiri. dulu saya pernah jual nata utuh malah laris. sekarang tidak lagi. sama seperti alasan panjenengan. supaya tidak saingan dengan produsen nata.&lt;br /&gt;maklum saya juga punya binaan nata di jember jadi salahkan gula yang dipakai untuk sirup di cairan nata itu nggih.&lt;br /&gt;salam&lt;br /&gt;mugi-mugi bos tidak salah tafsir&lt;br /&gt;amiin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-532304910005483082?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/532304910005483082/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=532304910005483082' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/532304910005483082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/532304910005483082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2008/12/cerita-tentang-nata-dan-za.html' title='Cerita tentang nata dan ZA'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-7283783228742119285</id><published>2008-12-23T15:32:00.003+07:00</published><updated>2008-12-23T15:40:18.333+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penghargaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sri'/><title type='text'>Selamat pada Prof. Sri Kumalaningsih</title><content type='html'>Seluruh staf dan laboran Laboratorium Bioindustri mengucapkan selamat atas penghargaan yangn diberikan kepada Prof. Sri Kumalaningsih sebagai tokoh perempuan berprestasi dalam pengembangan industri pangan pada hari ibu yang dierahkan langsung oleh Bapak Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berikut beritanya dari berita sore.com&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12;"  &gt;Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12;"  &gt; ( Berita ) : &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin [22/12] pagi, menghadiri acara peringatan ke-80 Hari Ibu dan Pencanangan Tahun Indonesia Kreatif 2009.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-16038"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12;"  &gt;Peringatan Hari Ibu tahun 2008 bertema “Dengan Semangat Satu Abad Kebangkitan Nasional, Kita Tingkatkan Kiprah Perempuan Indonesia Dalam Membangun Karakter dan Pekerti Bangsa Menuju Indonesia Yang Adil, Demokratis, dan Sejahtera”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12;"  &gt;Dalam acara tersebut Presiden didampingi oleh Ibu Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Kalla. Menurut keterangan dari Humas Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan, tema peringatan Hari Ibu kali ini sekaligus menunjukkan peran perempuan bukan hanya sebagai seorang ibu namun juga pendidik utama dalam keluarga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12;"  &gt;Peringatan Hari Ibu merujuk pada dimulainya Kongres I Perserikatan Perempuan Indonesia pada 22 Desember 1928 dimana perempuan Indonesia menunjukkan perannya untuk mewujudkan Indonesia merdeka serta mempertahankannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12;"  &gt;Pada acara itu juga akan diserahkan penghargaan kepada tiga tokoh perempuan yaitu Prof. Dr. Ir. Sri Kumalaningsih, M.App, Sc (guru besar Universitas Brawijaya Malang) sebagai tokoh berprestasi dalam bidang pengembangan teknologi pangan tradisional dari potensi daerah lokal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12;"  &gt;Iravati M Sudiarso akan menerima penghargaan sebagai pianis berprestasi internasional. Dia adalah seorang pencinta dan pengajar seni dan Trisutji Djuliati Kamal (pianis dan komponis handal yang telah menciptakan lebih dari 200 karya komposisi untuk piano).&lt;br /&gt;dari harian kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penghargaan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Presiden Yudhoyono pun menyerahkan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang diberikan kepada pemerintah provinsi, kabupaten/kota yang melaksanakan strategi pengarusutamaan gender, y akni untuk tingkat provinsi: Jawa Tengah (APE Utama), Lampung (APE Utama), Jawa Timur (APE Utama), Kalimantan Barat (APE Utama), Sumatera Barat (APE Utama), Banten (APE Madya), Jambi (APE Madya) dan Kepulauan Riau (APE Pratama).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk tingkat kabupaten/kota yang mendapat penghargaan APE Utama yakni kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Brebes, Kabupaten Sragen, Kabupaten Tulungagung, dan kota Magelang. Sedangkan penghargaan APE Madya untuk Kabupaten Malang dan Kabupaten Bandung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tingkat pusat, penghargaan APE Pratama diberikan kepada Kejaksaan Agung, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Departemen Pekerjaan Umum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Menneg PP Meutia Hatta menyerahkan penghargaan untuk tiga tokoh perempuan berprestasi yaitu, Prof Dr Ir Sri Kumalaningsih M.App,Sc (pengembangan teknologi pangan), Iravati M Sudiarso (berprestasi dan pendidik di bidang seni musik), Trisutji Djuliati Kamal (pianis-komponis).&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-7283783228742119285?l=bioindustri.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.suaramerdeka.com/beta1/index.php?fuseaction=news.detailNews&amp;id_news=19931' title='Selamat pada Prof. Sri Kumalaningsih'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bioindustri.blogspot.com/feeds/7283783228742119285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6630859503748837097&amp;postID=7283783228742119285' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/7283783228742119285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6630859503748837097/posts/default/7283783228742119285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bioindustri.blogspot.com/2008/12/selamat-pad-prof-sri-kumalaningsih.html' title='Selamat pada Prof. Sri Kumalaningsih'/><author><name>nurhidayat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02889377841750053748</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6630859503748837097.post-6143624841020633078</id><published>2008-12-12T09:07:00.001+07:00</published><updated>2008-12-12T09:09:41.473+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jamur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jogja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelatihan'/><title type='text'>Pelatihan Budidaya jamur di Jogja</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SUHHt0Kw8JI/AAAAAAAAACY/rLLjSUXmvzc/s1600-h/ratidjo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 275px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yLrgTh7MZiQ/SUHHt0Kw8JI/AAAAAAAAACY/rLLjSUXmvzc/s320/ratidjo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278719828166766738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak di antara pengunjung blog ini yang menanyakan berbagai hal tentang jamur tiram, mulai dari mencari bibit hingga pemasarannya. Banyak pula yang telah memberi komentar untuk menjawab pertanyaan atau memberi informasi bahkan menjadi penyalur atau menerima kiriman jamur. Sayang tidak semua pengunjung mau membaca seluruh komentar yang isinya bahkan lebih penting dari tulisan itu sendiri, sehingga sering pertanyaan yang sama diajukan ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menambah tulisan agar sedikit membantu teman-teman yang ada di Jogja dan sekitarnya maka pada tulisan ini kamu muat profil tempat pelatihan jamur dari jogja. Bagi teman-teman yang juga memiliki tempat pelatihan tentang jamur atau yang lainnya ang dapat membantu saudara-saudara kita mengembangkan usaha kami persilahkan membuat artikel pendek untuk kami muat sebagai tulisan (anggaplah sebagai media promosi) yang tidak perlu bayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini yang kita promosikan adalah pelatihan jamur dari Bapak Ratudjo, pria kelahiran Singojayan Yogyakarta 64 tahun lalu. Beliau tinggal di Dusun Miron Desa Pandowoharjo Sleman, 800 meter dari Jalan Magelang (perempatan Beran). Bersama istrinya beliau membuka rumah makan ”jejamuran” yang memiliki banyak penggemar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di belakang rumahnya ada dua kubung (rumah jamur) ukuran besar untuk percontohan budidaya jamur. Disebelahnya ada ruang untuk melakukan pembibitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha beliau semula adalah prmbibitan jamur. Agar usahanya laku maka beliau membuat percontohan budidaya. Setelah banyak petani yang melakukan budidaya beliau melihat petani kesulitan dalam pemasaran, harga lebih ditentukan oleh tengkulak sehingga petani sering rugi. Lalu beliau membuka usaha rumah makan untuk menampung hasil budidaya petani sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat pelatihan beliau adalah Pusat Pendidikan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Volva Indonesia. Di tempat sahanya selain dilakukan pelatihan pembibitan, budidaya juga pasca panen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda berminat?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6630859503748837097-6143624841020633078?l=bioindu
